WARTAGARUT.COM – Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Garut terus menunjukkan perkembangan. Hingga akhir Juli 2026, dari target 217 KDMP, sekitar 63 unit telah selesai dibangun, sementara sisanya masih berada dalam berbagai tahapan penyelesaian sebelum dapat beroperasi penuh.
Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Garut, Drs. H. Hendra Siswara Gumilang, M.M., usai kegiatan Tasyakur Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026 bertema Koperasi Berdaya Indonesia Berjaya di Kantor Dekopinda Garut, Selasa (28/7/2026).
Menurut Hendra, setelah pembangunan fisik selesai, aset akan diserahkan kepada desa atau pemilik lahan sebelum koperasi mulai menjalankan aktivitas usahanya.
KDMP Garut Masih Berproses Menuju Operasional
Hendra menjelaskan, pembangunan KDMP saat ini masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait kesiapan lahan di beberapa desa dan kelurahan.
“Yang sedang dibangun ada 217. Yang sudah selesai sekitar 63 unit. Setelah itu akan diserahkan kepada desa atau pemilik tanah, baru koperasinya mulai beroperasi,” ujarnya.
Ia menegaskan pemerintah daerah terus memantau setiap tahapan pembangunan agar seluruh target dapat diselesaikan sesuai rencana.
Kepala Dinas Koperasi Garut: KDMP Punya Konsep Berbeda
Berbeda dengan koperasi konvensional, KDMP dirancang memiliki bidang usaha yang telah ditetapkan sesuai kebutuhan masyarakat desa.
Konsep tersebut diharapkan mampu menyalurkan kebutuhan warga sekaligus menampung hasil produksi masyarakat sehingga perputaran ekonomi dapat berlangsung di tingkat desa.
Selain fokus pada KDMP, Dinas Koperasi juga terus melakukan pembinaan terhadap koperasi yang sudah berjalan melalui penguatan kelembagaan, pemberdayaan usaha, dan peningkatan kapasitas pengurus.
Regenerasi Koperasi Masih Menjadi Tantangan
Hendra mengakui regenerasi masih menjadi pekerjaan rumah. Menurutnya, pelaku UMKM saat ini lebih banyak berasal dari kalangan muda, sedangkan koperasi masih didominasi generasi senior.
Karena itu, pemerintah akan terus memperkenalkan manfaat koperasi kepada generasi muda agar mereka tertarik menjadi anggota sekaligus berpartisipasi dalam pengelolaannya.
Ia juga mengajak masyarakat tidak hanya bergabung sebagai anggota koperasi, tetapi ikut berperan aktif karena keberhasilan koperasi sangat ditentukan oleh partisipasi anggotanya.
Penulis : Soni Tarsoni

















Komentar