CSR Astra Bangun 85 Rumah Gratis bagi Petani Kopi di Pakenjeng dan Cikajang

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CSR Astra Bangun 85 Rumah Gratis bagi Petani Kopi di Pakenjeng dan Cikajang

CSR Astra Bangun 85 Rumah Gratis bagi Petani Kopi di Pakenjeng dan Cikajang

WARTAGARUT.COM – Sebanyak 85 petani kopi di Garut Selatan kini mulai menempati rumah yang lebih layak setelah Pemerintah Kabupaten Garut menerima penyaluran program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Astra International Tbk berupa pembangunan rumah manfaat di tiga desa, Kamis (30/4/2026).

Program hunian tersebut menyasar petani kopi binaan di Desa Jayamekar dan Desa Talagawangi, Kecamatan Pakenjeng, serta Desa Margamulya, Kecamatan Cikajang.

Penyaluran bantuan itu diterima Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) sebagai bagian dari kolaborasi CSR perusahaan dengan program peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Direktur SEKPP Kementerian PKP, Sonny Surachman Ramli, menjelaskan kunjungannya ke Garut dilakukan untuk memonitor lokasi pembangunan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) sekaligus meninjau langsung penerima Bantuan Stimulus Perumahan Swadaya (BSPS) yang didukung PT Astra.

Menurutnya, keterlibatan sektor swasta seperti Astra menjadi bukti bahwa pembangunan kesejahteraan masyarakat tidak bisa hanya mengandalkan APBD maupun APBN semata.

“Saya sangat mengapresiasi PT Astra dan Pemerintah Kabupaten Garut yang terus menjaga eksistensi pelaksanaan CSR. Ke depan mudah-mudahan kerja sama antara PT Astra, Kementerian PKP, dan Kabupaten Garut bisa lebih ditingkatkan agar masyarakat semakin sejahtera,” ujar Sonny.

Baca Juga :  Garudayaksa vs Persib: Peralta Buka Gol, Adam Alis Jadi Penentu

Perwakilan PT Astra International Tbk, Handika, mengungkapkan total ada 85 unit rumah manfaat yang dibangun untuk para petani lokal binaan Astra di Kabupaten Garut.

Ia menyebut program tersebut bukan sekadar pembangunan fisik rumah, tetapi bagian dari upaya mendorong kualitas hidup petani agar lebih nyaman, tenang, dan produktif dalam menjalankan aktivitas ekonominya.

“Harapan kami rumah yang sudah dibangun ini bisa membuat petani lebih bahagia, benar-benar bermanfaat, dan dijaga dengan baik. Kami juga masih berdiskusi untuk kemungkinan penambahan unit rumah manfaat di wilayah lain sebagai komitmen berkelanjutan,” ungkap Handika.

Sekretaris Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Garut, Dang Sani Imansyah, mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi Pemerintah Kabupaten Garut, terutama karena sebagian besar penerima berada di wilayah prioritas penanganan kesejahteraan.

Baca Juga :  Ketua PDM Garut: Kejurda Tapak Suci Jadi Pembuka 20 Agenda Milad Muhammadiyah ke-114

Menurutnya, Kecamatan Pakenjeng masuk kategori Desil 1, sehingga program rumah manfaat ini menjadi suntikan nyata dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat yang selama ini membutuhkan dukungan hunian layak.

“Alhamdulillah, atas nama Pemerintah Kabupaten Garut kami sangat terbantu dengan adanya program CSR ini. Harapan kami kerja sama ini tidak berhenti di sini dan dapat merambah ke sektor lainnya untuk mendongkrak perekonomian masyarakat,” tutur Dang Sani.

Hal senada disampaikan Camat Pakenjeng, Deni Sugiani, yang menilai pembangunan rumah manfaat tersebut menjadi dambaan lama warga Desa Jayamekar dan Talagawangi.

Salah satu penerima bantuan, Tatan Santana, mengaku haru karena rumah yang selama ini diimpikan akhirnya bisa terwujud berkat kolaborasi PT Astra, Kementerian PKP, dan Pemkab Garut melalui Koperasi Produsen Kopi Madalagiri.

Ia menyampaikan rasa terima kasih mendalam karena bantuan hunian tersebut memberi kenyamanan baru sekaligus harapan hidup yang lebih baik bagi keluarganya,

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan
Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut
Kondisi Terbaru Dede Sunandar Usai Pingsan Dipukul Vicky Prasetyo
1 Oktober 2026 Hari Apa? Ini Hari Penting dan Status Liburnya
Guruh Soekarnoputra Wafat, Ini Jejak Seni dan Politiknya
Polsek Cilawu Pasang Traffic Mirror di 3 Tikungan Rawan Blind Spot
Daratan Baru Muncul di Dekat Krakatau, Luasnya Capai 30,3 Hektare
Planet Venus dan Bulan Sabit Berdekatan di Langit Indonesia, Ada Fenomena Okultasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:48 WIB

RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Kondisi Terbaru Dede Sunandar Usai Pingsan Dipukul Vicky Prasetyo

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

1 Oktober 2026 Hari Apa? Ini Hari Penting dan Status Liburnya

Sabtu, 26 September 2026 - 16:26 WIB

Guruh Soekarnoputra Wafat, Ini Jejak Seni dan Politiknya

Berita Terbaru

Anggota Tapak Suci Unit 4 SMK Muhammadiyah Garut dalam kegiatan pembinaan bela diri dan karakter pelajar.

PENDIDIKAN

14 Murid SMK Muhammadiyah Garut Ikuti Kejurda Tapak Suci 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:48 WIB