Garut Kekurangan Dokter Gigi, Putri Karlina Soroti Wilayah Selatan Garut

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Garut Putri Karlina menyampaikan pandangannya mengenai kebutuhan dan pemerataan dokter gigi di Kabupaten Garut dalam kegiatan visitasi usulan pembukaan Fakultas Kedokteran Gigi IKKHG di Kampus 3 IKKHG, Selasa (13/10/2026). Gunakan keterangan ini jika foto benar-benar menggambarkan momen tersebut.

Wakil Bupati Garut Putri Karlina menyampaikan pandangannya mengenai kebutuhan dan pemerataan dokter gigi di Kabupaten Garut dalam kegiatan visitasi usulan pembukaan Fakultas Kedokteran Gigi IKKHG di Kampus 3 IKKHG, Selasa (13/10/2026). Gunakan keterangan ini jika foto benar-benar menggambarkan momen tersebut.

WARTAGARUT.COM – Ketersediaan dokter gigi masih menjadi tantangan pelayanan kesehatan di Kabupaten Garut, terutama di wilayah selatan yang relatif jauh dari pusat pelayanan.

Persoalan pemerataan tenaga medis ini menjadi salah satu catatan Wakil Bupati Garut, drg. Luthfianisa Putri Karlina di tengah proses visitasi usulan pembukaan Fakultas Kedokteran Gigi Institut Kesehatan Karsa Husada Garut (IKKHG) di Kampus 3 IKKHG, Selasa (13/10/2026).

Putri Karlina menyebut, dari 67 puskesmas yang ada di Kabupaten Garut, baru sekitar 40-an yang telah memiliki dokter gigi.

Ia juga menyampaikan angka sekitar 74 dokter gigi, dengan kurang lebih 25 orang di antaranya berstatus aparatur sipil negara (ASN).

Wilayah Selatan Garut Masih Membutuhkan Dokter Gigi

Menurut Putri Karlina persoalan ketersediaan dokter gigi tidak hanya berkaitan dengan jumlah tenaga medis, tetapi juga distribusinya.

Wilayah yang jauh dari pusat perkotaan masih menghadapi tantangan dalam pemenuhan tenaga kesehatan.

“Terutama yang jauh-jauh, ya. Selatan paling banyak,” ujar Putri Karlina saat menjelaskan wilayah yang masih membutuhkan tenaga dokter gigi.

Ia menilai, minat tenaga dokter gigi untuk berpraktik di wilayah yang jauh dari pusat pelayanan masih menjadi salah satu kendala.

“Tantangan terbesar layanan kita adalah ketersediaan dokter gigi. Minat untuk praktik di tempat-tempat yang jauh itu masih agak kurang,” katanya.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena pemerataan tenaga kesehatan diperlukan agar masyarakat di berbagai wilayah memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan gigi.

Baca Juga :  82 Ahli Waris di Garut Terima Santunan JKM Rp2,659 Miliar

Putri Karlina juga menyinggung perlunya strategi bersama yang melibatkan pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan institusi kesehatan untuk mengatasi kekurangan tenaga medis di daerah yang sulit dijangkau.

PDGI Dukung Persiapan Fakultas Kedokteran Gigi IKKHG

Dalam visitasi usulan pembukaan Fakultas Kedokteran Gigi IKKHG, Putri Karlina menyampaikan dukungan terhadap proses yang sedang berjalan.

Namun, ia mengakui masih ada tahapan yang perlu diselesaikan sebelum usulan tersebut dapat ditindaklanjuti.

“Namanya masih proses, jadi pasti ada hal yang harus dilengkapi,” ujarnya.

Putri Karlina, yang dalam wawancara juga menyampaikan pandangannya sebagai Ketua PDGI Kabupaten Garut, mengatakan dukungan organisasi profesi dapat diberikan sesuai kebutuhan dan kapasitas yang tersedia.

Salah satu bentuk dukungan yang disorot ialah keterlibatan dokter gigi sebagai tenaga pendidik.

“Paling banyak dari PDGI itu menyumbang rekan-rekan tenaga pendidik, karena dokter giginya semuanya dari PDGI,” kata Putri Karlina.

Keterlibatan tenaga pendidik menjadi salah satu aspek penting dalam persiapan pendidikan kedokteran gigi.

Meski demikian, kesiapan program tetap perlu mengikuti persyaratan dan tahapan yang berlaku.

Pemkab Garut Pertimbangkan Peluang Beasiswa Dokter Gigi

Dari sisi pemerintah daerah, Putri Karlina menyebut dukungan anggaran belum dapat diberikan dalam jumlah besar karena Kabupaten Garut masih memiliki sejumlah kebutuhan prioritas.

Ia menyinggung kebutuhan pembangunan infrastruktur serta pembiayaan kepesertaan BPJS Kesehatan melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang masih memerlukan perhatian.

Meski demikian, peluang dukungan jangka panjang bagi calon dokter gigi asal Garut tetap terbuka.

“Kalau di kemudian hari bisa menjadi program jangka panjang Pemkab Garut, tidak menutup kemungkinan kita bisa memberikan semacam beasiswa bagi calon dokter gigi putra daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  PDM Garut Dukung Seruan Muhammadiyah Hormati Putusan MK, Ini Pesan Pentingnya

Pernyataan tersebut masih berupa kemungkinan.

Putri Karlina belum menyampaikan keputusan mengenai besaran anggaran, jumlah penerima, maupun waktu pelaksanaan program beasiswa tersebut.

Penugasan Dokter Gigi Perlu Didukung Sistem Pemerintah

Putri Karlina juga menyoroti tantangan untuk memastikan tenaga dokter gigi yang dihasilkan nantinya dapat berkontribusi bagi masyarakat Garut, termasuk di wilayah yang masih kekurangan tenaga kesehatan.

Menurut dia, penempatan tenaga medis di wilayah terpencil tidak cukup hanya mengandalkan kesediaan individu.

Diperlukan sistem penugasan yang dikelola pemerintah agar distribusi tenaga kesehatan dapat berjalan lebih terarah.

“Tadi sistemnya harus dikelola oleh pemerintah. Kita tidak bisa memaksa orang untuk menaruh di tempat yang terpencil, tetapi kalau sistem bisa memaksa orang,” kata Putri Karlina.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya pembahasan mengenai distribusi tenaga kesehatan sebagai bagian dari upaya mengatasi ketimpangan layanan, meskipun mekanisme penugasan yang dimaksud masih memerlukan penjelasan lebih lanjut.

Pemkab Garut Masih Menunggu Proses IKKHG

Terkait langkah lanjutan setelah visitasi, Putri menyatakan Pemerintah Kabupaten Garut belum menetapkan langkah konkret yang signifikan.

Pemerintah daerah masih menunggu proses pengajuan yang dilakukan oleh IKKHG.

“Kalau Pemda Garut, belum ada langkah signifikannya karena masih menunggu. Jadi prosesnya, bola masih ada di IKKHG untuk memproses semuanya,” ujarnya.

Dengan demikian, usulan pembukaan Fakultas Kedokteran Gigi IKKHG masih berada dalam tahapan proses.

Dukungan pemerintah daerah dan organisasi profesi menjadi bagian dari pembahasan, sementara tindak lanjutnya tetap bergantung pada pemenuhan persyaratan serta perkembangan proses pengajuan.

Bagi Kabupaten Garut, pemerataan dokter gigi menjadi persoalan yang perlu diperhatikan seiring dengan upaya memperkuat layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah selatan dan daerah yang jauh dari pusat pelayanan.***

Penulis : Soni Tarsoni

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Influenza A Jadi Perhatian, Ini Gejala, Risiko dan Cara Mencegahnya
Klinik Utama Rotinsulu Garut Diproyeksikan Naik Status, Ini Dukungan Pemkab
Hanya 73 Dokter Gigi Layani 2,7 Juta Warga Garut, PDGI Dukung IKKHG Buka Fakultas Kedokteran Gigi
2 Juta Mulut di Garut Butuh Layanan Gigi, Rudy Gunawan Dorong FKG IKKHG Jadi Solusi
Tak Sekadar Syukuran, YDHIG Garut Umumkan Tiga Agenda Besar untuk Masa Depan Pendidikan Kesehatan di IKKHG
Tambal Gigi dan Scaling Gratis Pakai BPJS, Ini 8 Layanan yang Bisa Didapat di Puskesmas
Rektor Uniga Bangga, 41 Apoteker Baru Lulus 100 Persen dan Siap Perkuat Layanan Kesehatan Garut
Ketua AIPGI Pusat: Sarjana Gizi Bisa Kerja di Rumah Sakit hingga Industri Makanan Sehat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 06:16 WIB

Garut Kekurangan Dokter Gigi, Putri Karlina Soroti Wilayah Selatan Garut

Kamis, 24 September 2026 - 09:06 WIB

Influenza A Jadi Perhatian, Ini Gejala, Risiko dan Cara Mencegahnya

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:48 WIB

Klinik Utama Rotinsulu Garut Diproyeksikan Naik Status, Ini Dukungan Pemkab

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:12 WIB

Hanya 73 Dokter Gigi Layani 2,7 Juta Warga Garut, PDGI Dukung IKKHG Buka Fakultas Kedokteran Gigi

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:11 WIB

2 Juta Mulut di Garut Butuh Layanan Gigi, Rudy Gunawan Dorong FKG IKKHG Jadi Solusi

Berita Terbaru

Komite Etik Bidang Hukum Yayasan Dharma Husada Insani Garut, H. Rudy Gunawan, S.H., M.H., memberikan keterangan terkait visitasi usulan pembukaan Fakultas Kedokteran Gigi IKKHG di Kampus 3, Selasa (13/10/2026).

PENDIDIKAN

H. Rudy Gunawan Dorong FKG IKKHG untuk Perkuat SDM Kesehatan

Rabu, 14 Okt 2026 - 05:39 WIB