WARTAGARUT.COM – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri Pengajian Silaturahmi Ba’da Idulfitri 1447 Hijriah yang digelar Muhammadiyah Kabupaten Garut di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan Pembangunan, Tarogong Kidul, Minggu (29/3/2026), dengan menyoroti isu krusial kesehatan dan dampak penggunaan gadget pada generasi muda.
Dalam sambutannya, Bupati Garut menyampaikan apresiasi terhadap peran aktif Muhammadiyah dalam mendukung pembangunan daerah, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, kontribusi organisasi tersebut telah dirasakan luas oleh masyarakat Garut, sehingga perlu terus diperkuat melalui kolaborasi yang berkelanjutan dengan pemerintah daerah.
Namun demikian, Abdusy Syakur Amin juga menyoroti tantangan serius di sektor kesehatan.
Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Garut masih kekurangan tenaga medis, khususnya dokter, serta membutuhkan peningkatan fasilitas rumah sakit yang lebih memadai.
“Kabupaten Garut masih kurang tenaga medis seperti dokter dan rumah sakit. Kami mendorong agar ke depannya Muhammadiyah memiliki rumah sakit sendiri untuk menunjang kebutuhan masyarakat Garut dalam berbagai aspek kesehatan. Ini adalah tantangan nyata ke depan yang harus kita kerjakan bersama,” ujar Bupati.
Selain isu kesehatan, Bupati juga menaruh perhatian pada kondisi generasi muda yang semakin bergantung pada perangkat gawai.
Ia menilai ketergantungan tersebut berpotensi menghambat perkembangan keterampilan hidup yang penting bagi masa depan anak-anak.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Garut akan mendorong berbagai program yang mampu mengalihkan fokus anak-anak ke aktivitas yang lebih produktif dan edukatif di luar ruang kelas.
“Kita akan dorong supaya anak-anak kita banyak aktivitas di luar kelas tapi produktif. Salah satunya dengan menyelenggarakan pertandingan cerdas cermat antar sekolah swasta untuk menunjukkan kualitas pendidikan agar semakin baik,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati menitipkan pesan penting terkait pembangunan masyarakat yang sehat secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga mental dan sosial.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan Muhammadiyah terus diperkuat melalui komunikasi yang intensif dan kolaborasi nyata di berbagai sektor strategis pembangunan daerah.
Penulis : Soni Tarsoni


















Komentar