WARTAGARUT.COM – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKB, H. Aceng Malki, menilai peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) 2025 sebagai momentum strategis untuk memperkuat solidaritas sosial masyarakat, sejalan dengan tema “Solidaritas Tanpa Batas Menuju Indonesia Emas 2045”.
Ia menegaskan pentingnya HKSN yang diperingati setiap tanggal 20 Desember ini, tidak hanya dimaknai seremonial, tetapi diwujudkan dalam kebijakan nyata yang menyentuh kelompok rentan dan memperkuat kohesi sosial di daerah.
Menurut AcengMalki, tema HKSN 2025 sangat relevan dengan tantangan sosial yang dihadapi bangsa, terutama di Jawa Barat yang memiliki keragaman sosial, ekonomi, dan geografis.
“Saya mendukung penuh semangat HKSN 2025. Solidaritas tanpa batas harus dimaknai sebagai keberpihakan nyata negara kepada masyarakat yang membutuhkan, tanpa sekat wilayah maupun latar belakang,” ujar Ceng Malki melalui rilis kepada WartaGarut.com pada Sabtu, 20 Desember 2025.
Legislator Asal Garut ini menjelaskan, solidaritas sosial menjadi fondasi penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, terutama melalui penguatan ketahanan sosial, pengurangan kesenjangan, dan peningkatan kepedulian antarwarga.
Namun demikian, Aceng mengingatkan agar semangat solidaritas tersebut diterjemahkan ke dalam program yang terukur dan berkelanjutan.
Sebagai anggota Komisi V DPRD Jabar yang membidangi kesejahteraan sosial, Ceng Dewan memberikan catatan teknis agar peringatan HKSN berdampak langsung bagi masyarakat.
Ia mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi lintas sektor, mulai dari dinas sosial, dunia usaha, hingga komunitas sosial. “Solidaritas tidak cukup dengan slogan. Harus ada kolaborasi nyata, termasuk optimalisasi CSR dan partisipasi masyarakat,” katanya.
Ceng Malki juga menekankan pentingnya data sosial yang akurat agar program bantuan tepat sasaran. Menurutnya, tanpa basis data yang valid, semangat kesetiakawanan berisiko tidak efektif.
“Kita harus memastikan bantuan sosial dan program pemberdayaan benar-benar menjangkau mereka yang membutuhkan,” ucapnya.
Selain itu, ia mengapresiasi peran masyarakat dan relawan sosial yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membantu kelompok rentan.
Aceng berharap pemerintah daerah memberi ruang dan dukungan lebih besar bagi komunitas sosial agar semangat HKSN terus hidup sepanjang tahun, bukan hanya pada momentum peringatan.
“HKSN 2025 harus menjadi pengingat bahwa membangun Indonesia Emas dimulai dari memperkuat kepedulian sosial hari ini,” pungkas Ceng Malki. ***
Penulis : Soni Tarsoni









