WARTAGARUT.COM — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat secara resmi melepas santri angkatan ke-3 Al Mashduqi International Islamic Boarding School (IIBS) Garut yang akan melanjutkan pendidikan ke Universitas Al Azhar Cairo, Mesir.
Prosesi pelepasan berlangsung di Auditorium Drs. H. Dede Satibi pada Sabtu (6/12/2025), dengan menghadirkan pimpinan yayasan, tokoh daerah, hingga pejabat pemerintah pusat dan provinsi.
Acara yang diisi penampilan santri dari berbagai jenjang pendidikan itu menjadi momentum penting bagi Al Mashduqi sebagai satu-satunya Sekolah Islam Cabang Al Azhar Cairo Mesir di Jawa Barat.
Hadir dalam kegiatan ini Ketua Dewan Pembina Hj. Ida Sri Indriati Dede Satibi, Ketua Umum Yayasan Al Masduqiyyah Garut Rizal Pahlawan, S.Kom., Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Hoerudin Amin, serta Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat H. Dudu Rohman.
Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Garut Aris Munandar, Kepala Kemenag Garut Dr. H. Saepulloh, S.Ag., M.Pd.I., hingga Direktur Utama PT Antam Tbk Ir. Achmad Ardianto, M.B.A. yang menyerahkan bantuan laptop senilai Rp150 juta melalui program CSR kepada SMP IT Al Mashduqi Garut.
Direktur Al Mashduqi Islamic School Garut, H. Arif Bakhtiar, S.Th.I., M.M., menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan Ma’had Al Azhar Cairo terhadap Al Mashduqi.
Ia menegaskan bahwa sejak penerapan kurikulum Ma’had Al Azhar di SMP dan Madrasah Aliyah, seluruh santri otomatis tercatat sebagai peserta didik Al Azhar.
“Dengan mengikuti Ujian Akhir Ma’had Al Azhar Cairo Mesir, para santri yang lulus memperoleh ijazah resmi dari Ma’had Al Azhar selain ijazah nasional dari Kemendikdasmen dan Kemenag,” jelasnya.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Kakanwil Kemenag Jawa Barat, H. Dudu Rohman. Ia menyampaikan optimisme tinggi terhadap masa depan para santri.
“Saya meyakini Al Mashduqi akan melahirkan generasi Imamul Muttaqin. Apa pun profesi mereka kelak pengusaha, anggota DPR, TNI/Polri—dengan dasar ketakwaan yang kuat, mereka akan tumbuh menjadi Ulamul Amilin,” ujarnya menegaskan.
Kegiatan tersebut menandai komitmen Al Mashduqi dalam mencetak lulusan berwawasan global namun tetap berakar pada prinsip keislaman yang kuat.
Para santri yang diberangkatkan tahun ini diharapkan mampu menjadi duta akademik sekaligus duta budaya Indonesia di kancah internasional.***
Penulis : Soni Tarsoni










