WARTAGARUT.COM – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Aceng Malki, menanggapi uji coba kebijakan larangan ASN membawa kendaraan pribadi setiap Senin dan Jumat yang mulai diterapkan Pemerintah Kabupaten Garut pada Jumat, 28 November 2025, dengan meminta agar program tersebut dibarengi penguatan layanan transportasi publik agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Menurutnya, langkah Pemkab Garut cukup progresif karena Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, turun langsung mencoba naik angkutan umum pada hari perdana kebijakan diberlakukan.
Kepada Warta Garut, Aceng Malki menyatakan bahwa program itu sejalan dengan upaya mendorong penggunaan angkutan umum dan mengurangi kemacetan, tetapi pemerintah daerah harus memastikan kesiapan sarana transportasi.
“Kebijakan ini baik untuk menggerakkan angkutan umum dan mengatasi kemacetan. Namun implementasinya harus matang, terutama dari sisi kapasitas armada dan kenyamanan layanan,” ujar Aceng Malki.
Ia menegaskan bahwa ASN dapat menjadi contoh perilaku mobilitas yang lebih efisien dan ramah lingkungan, tetapi masyarakat juga harus merasakan manfaatnya melalui ekonomi transportasi lokal yang lebih hidup.
“Jika angkutan umum kembali ramai, tentu para sopir dan pelaku transportasi akan terbantu. Itu tujuan yang bagus, tapi perlu pengawasan agar keamanan, tarif, dan ketepatan waktu tetap terjaga,” katanya.
Aceng Malki juga mengapresiasi keberanian Wakil Bupati Garut Putri Karlina yang secara simbolik naik angkot di hari perdana uji coba, menyebut hal itu sebagai bentuk teladan bagi ASN dan publik.
“Pemimpin harus merasakan sendiri layanan publik yang dipromosikannya. Itu bagian penting dari leadership,” kata Aceng.
Meski demikian, ia menekankan bahwa kebijakan ini sebaiknya dievaluasi secara berkala, terutama untuk mengukur efektivitas, kenyamanan ASN, serta respons masyarakat pengguna transportasi umum.
“Program ini bisa berkelanjutan jika dibarengi data evaluasi yang kuat. ASN jangan sampai terganggu produktivitasnya, dan masyarakat harus benar-benar merasakan efek ekonomi yang positif,” ucapnya.
Aceng berharap kebijakan Pemkab Garut ini menjadi momentum memperkuat ekosistem transportasi publik yang lebih ramah, terjangkau, dan layak bagi semua kalangan.
“Kami mendukung kebijakan yang berpihak pada transportasi publik. Tinggal bagaimana memastikan sistemnya konsisten, aman, dan efisien,” tutup Ceng Malki ***
____
Jangan lewatkan berita penting se-Garut!
Klik 🔔 Lonceng Merah di pojok kanan bawah sekarang, lalu ikuti Saluran WhatsApp “WARTA GARUT” untuk dapat kabar tercepat, akurat, dan terpercaya setiap hari.
Gratis selamanya!
Penulis : Soni Tarsoni









