WARTAGARUT.COM – Rencana besar tengah digodok oleh Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Intan Garut.
Setelah Sekda Garut mendorong pemanfaatan mata air Cihaneut, Direktur Utama, Dr. H. Dadan Hidayatulloh, M.I.Pol, memastikan langkah strategis sedang disiapkan untuk memperluas layanan air bersih di Kabupaten Garut.
“Mata air Cihaneut itu sudah milik kita sendiri, yang di Pasirwangi. Jaraknya kurang lebih 8 km sampai ke reservoir. Itu butuh biaya besar, tapi ini tugas direksi untuk mencoba akses investasi, bahkan sampai Jakarta, agar bisa masuk investasi,” ungkap H. Dadan Hidayatulloh usai Sertijab Doreksi di halaman Kantor PDAM Tirta Intan Garut , Pada Selasa, 19 Agustus 2025.
Menurutnya, jika proyek Cihaneut terealisasi, akan ada penambahan sambungan rumah (SR) baru hingga 3.000–4.000 unit.
“Dari Cihaneut itu bisa menambah ribuan sambungan rumah baru, maka cakupan layanan bisa semakin luas,” ujarnya.
Ketika ditanya soal kebutuhan anggaran, H. Dadan Hidayatulloh menyebut angka fantastis.
“Untuk Cihaneut saja, besarannya sekitar Rp45 miliar. Jadi memang perlu investasi besar. Kalau hanya mengandalkan dari Garut, saya pikir berat. Harus ada ikhtiar cari investor,” tegasnya.
Dadan Hidayatulloh optimistis peluang kerja sama investasi masih terbuka lebar.
“Ya harus, harus, harus usaha. Namanya ikhtiar. Insya Allah kita berusaha, peluang ada banyak,” katanya menegaskan komitmen direksi dalam mencari sumber pendanaan alternatif.
Rencana pengembangan ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dan BUMD untuk menjamin akses air bersih yang lebih merata, khususnya di wilayah perkotaan dan pedesaan.
Jika terealisasi, bukan hanya layanan pelanggan yang meningkat, tapi juga kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Garut akan terdongkrak.***
Penulis : Soni Tarsoni










