Pemprov Jabar Raih Rekor MURI , Kategori Provinsi Terbanyak Berikan Jaminan Ketenagakerjaan Se-Indonesia.

Kamis, 9 September 2021 - 05:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SERAHKAN.Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Barat Dodo Suharto bersama Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Jawa Barat, H Barnas Adjidin menyerahkan santunan Jaminan Kematian Kepada Ahli waris Tenaga Pendidik Kerohanian

SERAHKAN.Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Barat Dodo Suharto bersama Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Jawa Barat, H Barnas Adjidin menyerahkan santunan Jaminan Kematian Kepada Ahli waris Tenaga Pendidik Kerohanian

TAROGONG KALER, GARUT –  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Garut menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris Salahudin salah seorang tenaga pendidik kerohanian di MTs Al Yusufiyah Kecaataman  leiwugoong.

Santunan JKM sebesar 42 Juta itu, diserahkan secara simbolis di Harmoni Hotel Garut Jalan Cipanas Baru Nomor 78  Pananjung Kecamatan Tarogong Kaler, Selasa (7/9/2021).

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Barat Dodo Suharto mengucapkan terimakasih  

atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang telah memberikan perlindungan kepada 150.842 tenaga kerohanian (Guru mengaji).

 Ia menyebut, manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan terbukti sangat membantu dan dirasakan ketika Pemerintah Provinsi memberikan perlindungan kepada Tenaga Kerohanian.

Baca Juga :  Raisya Fakhira dari MA Al Mashduqi IIBS Garut Melaju ke Provinsi OMI Fisika 2026

“Ada 24 orang guru ngaji yang ahli warisnya mendapatkan santunan Jaminan Kematian dari Ketenagakerjaan,”tuturnya.

Ia menerangkan, dana Santunan Program Jaminan Kematian (JKM) yang diberikan kepada ahli waris sebesar 42.000.000.

“ Kita harapkan bisa membantu keluarga yang ditinggal untuk meneruskan kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang,”katanya.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Jawa Barat, H Barnas Adjidin mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menganggarkan Jaminan Sosial Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Untuk Tenaga Pendidik Kerohanian di wialyah Provinsi Jawa Barat.

Ia menegaskan, untuk BPJS Ketenagakerjaan, Pihaknya mendaftakan dua program yakni, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK)  Jaminan Kematian (JKM) kepada 150.842 Tenaga Guru Ngaji pada 27 Kabupaten/Kota di Wilayah Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga :  Head to Head Napoli vs Arsenal: The Gunners Unggul dalam 5 Pertemuan

“ Dari Jaminan yang diberikan dua bulan lalu, sampai saat ini, sudah tercatat ada 24 orang yang meninggal, dan ahli warisnya mendapatkan Jaminan Kematian  masing masing sebesar 42 Juta,”ujarnya, Ia menilai, manfaat BP Jamsostek luar biasa, karena memberikan jaminan santunan  kepada ahli waris.

WhatsApp Image 2021 09 09 at 05.33.50
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Garut Widya Satrianto poto bersama Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Jawa Barat, H Barnas Adjidin dan Kasubag Kelembagaan Pemprov Jabar Rahmat, di Hotel Harmoni Garut, Rabu (8/9/2021)

Kemudian, kata dia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Program BPJS Ketenagakerjaan, mendapatkan penghargaan dari Musium Rekor Indonesia ( Muri) , sebagai Provinsi terbanya memberikan Jaminan Ketenagakerjaan terbanyak sei-Indonesia.

Pihaknya berharap, Tahun 2022 ada peningkatan Jumlah Peserta tenaga Pendidik Kerohanian.

“Kita sudah mengggarkan untuk 320 ribu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, mudah-mudahan segera terdata dari sekarang. Sehingga pada swaktunya terjamin seperti sekarang ini,”ucapnya.

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenag Garut Perkuat Penyuluh Agama Hadapi Derasnya Informasi di Medsos
Kepala Kemenag Garut Dorong Kolaborasi Penyuluh untuk Tekan Angka Perceraian
10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya
Kantor Baru KPU Garut Diresmikan, Bupati Tekankan Pemilu Profesional dan Berintegritas
9 Nama Masuk Seleksi Awal Sekda Garut, Bupati Belum Buka Identitas Kandidat
Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?
Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
Prof. Haedar Nashir Raih Achmad Bakrie 2026, Ini Tanggapan PDM Garut

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:48 WIB

Kemenag Garut Perkuat Penyuluh Agama Hadapi Derasnya Informasi di Medsos

Kamis, 10 September 2026 - 19:00 WIB

Kepala Kemenag Garut Dorong Kolaborasi Penyuluh untuk Tekan Angka Perceraian

Jumat, 4 September 2026 - 18:47 WIB

10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya

Rabu, 2 September 2026 - 20:54 WIB

Kantor Baru KPU Garut Diresmikan, Bupati Tekankan Pemilu Profesional dan Berintegritas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:03 WIB

9 Nama Masuk Seleksi Awal Sekda Garut, Bupati Belum Buka Identitas Kandidat

Berita Terbaru

Program Studi Magister Pendidikan Matematika Sekolah Pascasarjana IPI Garut meraih Akreditasi Unggul berdasarkan SK LAMDIK Nomor 1910/SK/LAMDIK/AK/M/IX/2026.

Perguruan Tinggi

Magister Pendidikan Matematika IPI Garut

Senin, 14 Sep 2026 - 08:35 WIB

Ilustrasi pertandingan Levante vs Barcelona setelah kemenangan Barcelona 4-2 pada LaLiga 2026/2027.

Olahraga

Klasemen Levante vs Barcelona Usai Barca Menang 4-2

Senin, 14 Sep 2026 - 03:45 WIB

Ilustrasi pertandingan Manchester United vs Manchester City dan perubahan posisi kedua klub dalam klasemen Premier League 2026/2027

Olahraga

Klasemen Premier League Usai Man Utd vs Man City 0-1

Senin, 14 Sep 2026 - 03:24 WIB

Ilustrasi jurnalistik pertandingan Man Utd vs Man City dalam lanjutan Premier League 2026/2027 di Old Trafford

Olahraga

Man Utd vs Man City 0-1, Gol Haaland Disahkan VAR

Senin, 14 Sep 2026 - 03:05 WIB