PLN Indonesia Power (PLN IP) UBP Kamojang Bantu Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan di Gunung Guntur

- Jurnalis

Jumat, 23 Agustus 2024 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Respon Tanggap Bencana PLN Indonesia Power UBP Kamojang memastikan titik api sudah padam

Tim Respon Tanggap Bencana PLN Indonesia Power UBP Kamojang memastikan titik api sudah padam

WARTAGARUT.COM – PLN Indonesia Power (PLN IP) Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Kamojang telah turun tangan membantu penanganan bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di kawasan Gunung Guntur, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Titik lokasi yang terbakar mencakup Blok Cigenjreng di Lereng Gunung Guntur, Desa Rancabango, dan telah meluas hingga ke Puncak 1, Puncak 2, Puncak 3, Tapal Kuda, serta Pos 3 Jalur Pendakian Pasawahan.

Kebakaran ini telah menghanguskan lahan di Blok Cigenjreng, Puncak 1 dan 2, Tapal Kuda, serta Pos 3 Jalur Pendakian.

Objek yang terbakar sebagian besar terdiri dari pepohonan pinus, kaliandra, dan semak-semak.

Dampak dari kebakaran ini tidak hanya menimbulkan hawa panas, tetapi juga mencemari udara di sekitar kawasan tersebut akibat abu yang terbawa angin.

Tim respon tanggap bencana UBP Kamojang segera melakukan penyisiran dan pengecekan di lokasi kebakaran untuk memastikan api sudah padam sepenuhnya di tiga titik.

Selain itu, penyekatan juga dilakukan di area Pos 3 dengan titik koordinat 07.153872°S dan 107.859591°E sebagai langkah pencegahan terhadap kemungkinan munculnya titik api baru, terutama mengingat kondisi cuaca yang masih dalam musim kemarau.L

Langkah cepat dari tim UBP Kamojang ini diharapkan dapat mencegah meluasnya kebakaran dan meminimalkan dampak negatif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.**

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Ribuan Koi Meriahkan Garut Young Koi Show 2026, Peserta Datang dari Jakarta hingga Balikpapan
PDAM Tirta Intan Garut Bantu Perbaiki Rumah Ibu Novi, Kolaborasi Lawan Kemiskinan Ekstrem
Jaga Kontinuitas Layanan, Perumda Tirta Intan Garut Kirim Air ke Area Terdampak
Kuota Haji Jabar 2026 Turun Jadi 29.643, Masa Tunggu Kini Disamaratakan 26 Tahun
Reuni Akbar Preman Pensiun 1–10 Berlangsung Meriah, Diwarnai Santunan Anak Yatim dan Hiburan Seru
Kemenhaj Tegaskan Konflik Timur Tengah Tak Ganggu Pemberangkatan Haji
171 Jemaah Haji Garut Siap Berangkat 7 Mei, Ini Jadwal dan Rutenya
Ngeri! Pria Ngamuk Bawa Golok di Pantai Santolo, Dua Petugas Terluka

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 14:41 WIB

Ribuan Koi Meriahkan Garut Young Koi Show 2026, Peserta Datang dari Jakarta hingga Balikpapan

Rabu, 15 April 2026 - 11:59 WIB

PDAM Tirta Intan Garut Bantu Perbaiki Rumah Ibu Novi, Kolaborasi Lawan Kemiskinan Ekstrem

Minggu, 12 April 2026 - 19:00 WIB

Jaga Kontinuitas Layanan, Perumda Tirta Intan Garut Kirim Air ke Area Terdampak

Minggu, 12 April 2026 - 15:33 WIB

Kuota Haji Jabar 2026 Turun Jadi 29.643, Masa Tunggu Kini Disamaratakan 26 Tahun

Jumat, 10 April 2026 - 09:42 WIB

Reuni Akbar Preman Pensiun 1–10 Berlangsung Meriah, Diwarnai Santunan Anak Yatim dan Hiburan Seru

Berita Terbaru

Bawaslu Garut Kunjungi IKKHG, Bahas Kerja Sama Pengawasan Partisipatif

Perguruan Tinggi

Bawaslu Garut Kunjungi IKKHG, Bahas Kerja Sama Pengawasan Partisipatif

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:27 WIB

Ketua PDM Garut ( ketiga dari kiri) Dorong IMDA Buka Prodi Sains untuk Jadi Universitas

Perguruan Tinggi

Ketua PDM Garut Dorong IMDA Buka Prodi Sains untuk Jadi Universitas

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:11 WIB

error: Content is protected !!