Ratusan Siswa Garut Keracunan, Ceng Malki Desak Evaluasi MBG

Rabu, 24 September 2025 - 12:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Siswa Garut Keracunan, Ceng Malki Desak Evaluasi MBG

Ratusan Siswa Garut Keracunan, Ceng Malki Desak Evaluasi MBG

WARTAGARUT.COM – Ratusan siswa di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, diduga mengalami keracunan massal usai menyantap makanan dari program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG).

Peristiwa ini terjadi pada Selasa sore, 16 September 2025, dan hingga Rabu malam, 17 September 2025, tercatat 194 siswa terdampak, dengan 177 di antaranya mengalami gejala ringan, sedangkan 19 siswa lainnya harus mendapatkan perawatan intensif di UPT Puskesmas Kadungora.

Korban yang dirawat terdiri dari berbagai sekolah, yakni MA Maarif Cilageni (12 orang), SMP Siti Aisyah (3 orang), SMA Siti Aisyah (1 orang), serta SDN 2 Mandalasari (3 orang).

Baca Juga :  Tawaran Kerja Berujung Dugaan Eksploitasi, Polisi Usut Kasus TPPO di Garut

Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, melalui Kasi Humas Ipda Adi, membenarkan insiden tersebut.

Ia menjelaskan, kepolisian telah melakukan sejumlah langkah cepat, mulai dari mendatangi lokasi kejadian, mendata korban, memeriksa saksi, hingga mengirimkan sampel makanan dan muntah ke laboratorium.

“Polres Garut akan terus melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab keracunan massal ini. Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Puskesmas dan dinas terkait,” ujar Ipda Adi.

Diketahui, makanan program MBG yang didistribusikan melalui dapur SPPG Yayasan Al-Bayyinah 2 Garut berisi nasi putih, ayam woku, tempe orek, lalapan sayur, serta buah stroberi.

Baca Juga :  Proyektil Bersarang di Mata Pelajar, Polisi Tangkap Tersangka

Setelah menyantap hidangan tersebut, sejumlah siswa mulai merasakan mual, muntah, dan pusing.

Menanggapi hal ini, anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Aceng Malki menyampaikan keprihatinannya.

Ia menilai kasus ini harus menjadi evaluasi serius agar program MBG tidak justru menimbulkan masalah baru.

“Program Makan Bergizi Gratis seharusnya meningkatkan kesehatan siswa, bukan menimbulkan risiko. Saya mendorong agar kualitas bahan makanan, higienitas dapur, serta distribusi pengawasan lebih diperketat,” tegasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKB Garut Tegaskan Kawal Pemerintahan Syakur-Putri hingga Akhir Jabatan
Fraksi PKS Garut Kunjungi Posko Korban Kapal Virgo 8, Yusup Musyaffa Sampaikan Belasungkawa
Subhan Fahmi Tampung 14 Aspirasi Buruh, DPRD Garut Dorong Raperda Ketenagakerjaan
Peduli Korban Kebakaran, H. Aceng Malki Salurkan Bantuan di Cigedug
Temui Bupati Syakur Amin, PKB Garut Tegaskan Peran Mitra dan Pengawas
Sumur Bor di Kersamanah Garut Direalisasikan, Hj. Intannia Tinjau Akses Air Bersih Warga
Bimtek Laga Perubahan 2.0, Sekretaris Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Garut Dorong Politik Berbasis Gagasan
HUT RI ke-81 di Cisurupan, Subhan Fahmi: Desa Bersih Cermin Masyarakat Merdeka

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:39 WIB

PKB Garut Tegaskan Kawal Pemerintahan Syakur-Putri hingga Akhir Jabatan

Sabtu, 19 September 2026 - 15:23 WIB

Fraksi PKS Garut Kunjungi Posko Korban Kapal Virgo 8, Yusup Musyaffa Sampaikan Belasungkawa

Selasa, 15 September 2026 - 07:00 WIB

Subhan Fahmi Tampung 14 Aspirasi Buruh, DPRD Garut Dorong Raperda Ketenagakerjaan

Senin, 14 September 2026 - 13:30 WIB

Peduli Korban Kebakaran, H. Aceng Malki Salurkan Bantuan di Cigedug

Minggu, 13 September 2026 - 20:47 WIB

Temui Bupati Syakur Amin, PKB Garut Tegaskan Peran Mitra dan Pengawas

Berita Terbaru

Ilustrasi pertandingan Persib Bandung menjelang menghadapi Dewa United.

Olahraga

Persib vs Dewa United: Maung Bandung Diuji Jadwal Padat

Minggu, 11 Okt 2026 - 09:44 WIB