Revitalisasi 156 Sekolah di Garut, Kasi PAIS Kemenag Garut: Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Penguatan Karakter

Jumat, 9 Januari 2026 - 07:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Revitalisasi 156 Sekolah di Garut, Kasi PAIS Kemenag Garut: Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Penguatan Karakter

Revitalisasi 156 Sekolah di Garut, Kasi PAIS Kemenag Garut: Bukan Sekadar Bangunan, Tapi Penguatan Karakter

WARTAGARUT.COMKasi Pendidikan Agama Islam (PAIS), Kemenag Garut H. Miftah Zaelani, S.Ag, mengapresiasi revitalisasi 156 satuan pendidikan di Garut  yang dilakukan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., di Lapangan SD Muhammadiyah 4 Garut, Kamis (8/1/2026).

H. Miftah Zaelani menilai program revitalisasi tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat mutu pendidikan secara menyeluruh, termasuk pendidikan keagamaan yang selama ini menjadi fondasi pembentukan karakter peserta didik.

“Revitalisasi sekolah ini tidak hanya memperbaiki sarana fisik, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan kondusif bagi penguatan nilai-nilai keagamaan,” ujar H. Miftah Zaelani.

Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap satuan pendidika, menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua, tanpa diskriminasi.

Baca Juga :  Argentina vs Spanyol Jadi Final Penentu Pergantian Generasi Sepak Bola Dunia

Miftah menyebut, selesainya revitalisasi 156 satuan pendidikan di Kabupaten Garut dengan total anggaran Rp133,94 miliar merupakan capaian signifikan yang berdampak langsung pada kualitas pembelajaran di daerah.

“Ketika fasilitas sekolah membaik, proses pembelajaran akan lebih optimal. Ini sangat mendukung penguatan pendidikan agama Islam yang menekankan keseimbangan antara pengetahuan, akhlak, dan karakter,” katanya.

Ia juga mengapresiasi skema pelaksanaan revitalisasi secara swakelola yang dinilai efektif dan memberdayakan masyarakat sekitar.

Menurut Miftah, keterlibatan satuan pendidikan dalam proses pembangunan menciptakan rasa memiliki sekaligus tanggung jawab terhadap keberlanjutan fasilitas sekolah.

“Model swakelola ini patut dipertahankan karena memberikan dampak ganda, baik dari sisi kualitas hasil maupun pemberdayaan sumber daya manusia lokal,” ujarnya.

Lebih lanjut, Miftah menyoroti perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas guru yang berjalan seiring dengan pembangunan fisik sekolah.

Baca Juga :  Man Utd vs Wrexham Berakhir Pahit, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Ia menilai kebijakan pelatihan guru, peningkatan kesejahteraan, serta penguatan kompetensi menjadi faktor penting dalam meningkatkan mutu pendidikan agama di sekolah.

“Guru agama membutuhkan ruang untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi. Kebijakan satu hari belajar guru dan berbagai pelatihan sangat relevan untuk menjawab tantangan pendidikan ke depan,” tuturnya.

Sebagai perwakilan Kementerian Agama di daerah, H. Miftah Zaelani berharap revitalisasi satuan pendidikan dapat terus dilanjutkan dan diperluas, terutama bagi sekolah-sekolah yang menyelenggarakan pendidikan keagamaan.

“Kami berharap program ini berkelanjutan, sehingga sekolah-sekolah berbasis keagamaan di Garut semakin kuat dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing,” pungkasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenag Garut Dukung Penuh Seleksi Pimpinan BAZNAS, Ini Kompetensi yang Dicari
Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026 Dibuka, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi  
Garut Raih Juara Umum II Pentas PAI Jawa Barat, Dua Gelar MTQ Jadi Penentu
APBD Garut 2027 Tembus Rp4,76 Triliun, Ini Prioritas Anggarannya
Pesan Kepala Kemenag Garut di MATAMUDA: MAN 1 Garut Harus Jadi Madrasah Rujukan
Kemenag Garut Ungkap Peran Besar Muhammadiyah Bojot dalam Pendidikan Islam
Sambut 1 Muharam 1448 H, Kepala Kemenag Garut Serukan Muhasabah dan Persatuan
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H Datang, Menag Ingatkan Hal yang Sering Dilupakan
Berita ini 59 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:50 WIB

Kemenag Garut Dukung Penuh Seleksi Pimpinan BAZNAS, Ini Kompetensi yang Dicari

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:27 WIB

Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026 Dibuka, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi  

Senin, 20 Juli 2026 - 13:23 WIB

Garut Raih Juara Umum II Pentas PAI Jawa Barat, Dua Gelar MTQ Jadi Penentu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:06 WIB

APBD Garut 2027 Tembus Rp4,76 Triliun, Ini Prioritas Anggarannya

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:00 WIB

Pesan Kepala Kemenag Garut di MATAMUDA: MAN 1 Garut Harus Jadi Madrasah Rujukan

Berita Terbaru

Ilustrasi selebrasi Mateus Fernandes setelah mencetak gol kemenangan Tottenham Hotspur.

SEPUTAR OLAHRAGA

Tottenham vs MK Dons Berakhir Tipis, Ada Sinyal Besar untuk Musim Baru

Kamis, 23 Jul 2026 - 19:16 WIB

Ilustrasi duel sengit Persib Bandung dan Arema FC pada laga pembuka Piala Presiden 2026.

SEPUTAR OLAHRAGA

Persib vs Arema Jam Berapa? Cek Jadwal Lengkap Piala Presiden 2026

Kamis, 23 Jul 2026 - 18:00 WIB