STIKes Karsa Husada Garut Dilirik Jepang! Ketua Pembina YDHIG: Peluang Besar untuk Lulusan Tenaga Kesehatan!

- Jurnalis

Rabu, 23 April 2025 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

STIKes Karsa Husada Garut Dilirik Jepang! Ketua Pembina YDHIG: Peluang Besar untuk Lulusan Tenaga Kesehatan!

STIKes Karsa Husada Garut Dilirik Jepang! Ketua Pembina YDHIG: Peluang Besar untuk Lulusan Tenaga Kesehatan!

WARTAGARUT.COM  — Dalam sebuah momen penting yang membuka peluang kerja internasional bagi tenaga kesehatan Indonesia, Ketua Pembina Yayasan Dharma Husada Insani Garut (YDHIG), Dr. H. Hadiat, MA., menerima kunjungan resmi dari Wakil Wali Kota Higashikawa, Hokkaido, Jepang, Fumihiro Sato  beserta rombongan di STIKes Karsa Husada Garut.

Pertemuan yang digelar di Kampus Stikes Karsa Husada Garut, pada Selasa, 22 April 2025  ini menjadi langkah awal yang sangat strategis dalam memperluas jejaring internasional dunia pendidikan, terutama  di bidang kesehatan.

“Ini pertemuan yang penting dan bernilai buat kita di Indonesia karena membuka peluang untuk belajar dan mendapat kesempatan go internasional,” ujar Dr. H Hadiat 

Menurutnya, Jepang merupakan negara yang sangat membutuhkan tenaga kerja, terutama di sektor kesehatan. 

Namun, Jepang juga memiliki standar tinggi dalam rekrutmen. Oleh karena itu, sebelum dapat bekerja di sana, para tenaga kesehatan dari Indonesia perlu melewati proses pendidikan tambahan dan pelatihan bahasa Jepang sesuai kurikulum serta standar Jepang.

“Mereka memberikan beasiswa, mulai dari belajar bahasa hingga bidang keilmuannya. Walau sudah lulus sebagai perawat, tetap akan disekolahkan lagi di sana,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi peluang tersebut, STIKes Karsa Husada Garut telah membuka kursus bahasa Jepang selama setahun terakhir. 

Dua kelas saat ini aktif berjalan dengan target sertifikasi minimal N4, level bahasa Jepang yang dibutuhkan untuk mengajukan beasiswa kerja di Jepang.

“Kita sudah siapkan kursus bahasa Jepang, untuk jadi modal kuat buat mahasiswa kita,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dr. Hadiat menyebut bahwa peluang ini bukan hanya untuk lulusan, tetapi juga mahasiswa aktif yang siap mengikuti standar bahasa dan pelatihan.

“Mudah-mudahan ini bermanfaat, tidak hanya bagi kampus dan mahasiswa, tapi juga bagi pemerintah daerah dan negara,” tutupnya.

Kunjungan Wakil Wali Kota Higashikawa ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama konkret dalam bidang pendidikan dan tenaga kerja, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan profesional di Jepang.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

IKKHG Garut Studi Banding ke IPB University untuk Perkuat Prodi S1 Gizi dan SDGs Center
Mahasiswa PPG IPI Garut Raih Juara 2 Pemuda Pelopor Kabupaten Garut 2026 Bidang Pendidikan
Universitas Garut dan BRIN Kembangkan Enzim Lokal untuk Industri Kulit
Murid Teknik Elektronika MAN 1 Garut Kunjungan Industri ke PT Celebit Circuit Technology Indonesia
Dua Santri Murid Al Mashduqi Islamic Primary School Raih Medali Perunggu di Kejuaraan Renang Piala Bupati Garut 2026
Ketua Adiwiyata SMK Muhammadiyah Garut Gaungkan Gerakan Hijau Sekolahku, Sejuk Masa Depanku
SMA Ciledug Al Musaddadiyah Garut Sosialisasikan SPMB 2026 dengan Fun Games Voli
Santri Al Mashduqi Islamic Primary School Garut Raih Juara 3 Nasional Bahasa Inggris di Bandung

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:22 WIB

IKKHG Garut Studi Banding ke IPB University untuk Perkuat Prodi S1 Gizi dan SDGs Center

Rabu, 13 Mei 2026 - 06:30 WIB

Mahasiswa PPG IPI Garut Raih Juara 2 Pemuda Pelopor Kabupaten Garut 2026 Bidang Pendidikan

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:59 WIB

Universitas Garut dan BRIN Kembangkan Enzim Lokal untuk Industri Kulit

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:29 WIB

Murid Teknik Elektronika MAN 1 Garut Kunjungan Industri ke PT Celebit Circuit Technology Indonesia

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:05 WIB

Dua Santri Murid Al Mashduqi Islamic Primary School Raih Medali Perunggu di Kejuaraan Renang Piala Bupati Garut 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!