Transformasi Desa Cipancar: Dari Keterbatasan ke Desa Unggulan Jawa Barat

- Jurnalis

Sabtu, 14 Desember 2024 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Transformasi Desa Cipancar: Dari Keterbatasan ke Desa Unggulan Jawa Barat

Transformasi Desa Cipancar: Dari Keterbatasan ke Desa Unggulan Jawa Barat

WARTAGARUT.COM – Desa Cipancar, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut menjadi sorotan dalam Evaluasi Akhir Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) tingkat Provinsi Jawa Barat yang digelar Jumat (13/12/2024). 

Acara tersebut dihadiri Ketua Tim Evaluasi P2WKSS Jawa Barat, Ade Ratnawati, bersama rombongan, serta jajaran pemerintah daerah Kabupaten Garut.

Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Didit Fajar Putradi, mengungkapkan tantangan besar yang dihadapi Desa Cipancar sebelum pelaksanaan program. Tingkat pendapatan rendah, pendidikan yang hanya rata-rata SD, dan infrastruktur yang minim menjadi masalah utama. 

“Kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat juga masih sangat rendah,” jelas Didit.

Namun, transformasi signifikan telah terlihat. Berkat gotong-royong dan peran aktif kaum perempuan, Desa Cipancar kini sejajar dengan desa lain di Garut. 

“Kini Desa Cipancar menjadi salah satu desa unggulan di Kecamatan Leles,” tambah Didit.

Ketua Tim Evaluasi P2WKSS Jawa Barat, Ade Ratnawati, menekankan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan, termasuk melalui program lanjutan seperti West Java Women Empowerment (WJWE Caang). 

“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi perempuan hingga unit terkecil di masyarakat,” ujar Ade.

Ketua TP PKK Desa Cipancar, Tri Wahyuni, turut memaparkan perubahan konkret di desanya. Perbaikan rumah tidak layak huni dan pembangunan Posyandu di RW 5 menjadi bukti nyata keberhasilan program ini.

 “Sekarang kami sudah memiliki gedung Posyandu di RW 5, dan lingkungan desa pun semakin asri,” ungkap Tri.

Kegiatan evaluasi meliputi presentasi profil desa, wawancara dengan stakeholder, serta kunjungan lapangan ke hasil program P2WKSS. 

Hasil evaluasi ini diharapkan tidak hanya membawa kebanggaan bagi Desa Cipancar, tetapi juga menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Jawa Barat.***

Berita Terkait

BMKG Peringatkan Cuaca Panas dan Hujan Lebat Masih Mengancam hingga Pertengahan Mei 2026
Ketua Umum PBNU Gus Yahya Kunjungi Al Musaddadiyah Garut, Teguhkan Sinergi Keulamaan dan Pendidikan Pesantren
CSR Astra Bangun 85 Rumah Gratis bagi Petani Kopi di Pakenjeng dan Cikajang
Hari Kartini 2026, Ketua TP PKK Cihurip Ajak Perempuan Tetap Optimistis
Dr. Agustine Merdekawati Ajak Perempuan Indonesia Terus Berkarya di Hari Kartini 2026
Ribuan Koi Meriahkan Garut Young Koi Show 2026, Peserta Datang dari Jakarta hingga Balikpapan
PDAM Tirta Intan Garut Bantu Perbaiki Rumah Ibu Novi, Kolaborasi Lawan Kemiskinan Ekstrem
Jaga Kontinuitas Layanan, Perumda Tirta Intan Garut Kirim Air ke Area Terdampak

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:44 WIB

BMKG Peringatkan Cuaca Panas dan Hujan Lebat Masih Mengancam hingga Pertengahan Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:29 WIB

Ketua Umum PBNU Gus Yahya Kunjungi Al Musaddadiyah Garut, Teguhkan Sinergi Keulamaan dan Pendidikan Pesantren

Jumat, 1 Mei 2026 - 06:45 WIB

CSR Astra Bangun 85 Rumah Gratis bagi Petani Kopi di Pakenjeng dan Cikajang

Selasa, 21 April 2026 - 14:17 WIB

Hari Kartini 2026, Ketua TP PKK Cihurip Ajak Perempuan Tetap Optimistis

Selasa, 21 April 2026 - 14:02 WIB

Dr. Agustine Merdekawati Ajak Perempuan Indonesia Terus Berkarya di Hari Kartini 2026

Berita Terbaru

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin didampingi Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan, drh. Dyah Savitri,bSidak Pasar Hewan Bayongbong Jelang Idul Adha 2026

PEMKAB GARUT

Bupati Garut Sidak Pasar Hewan Bayongbong Jelang Idul Adha 2026

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:44 WIB

KIP Kuliah SNBT 2026, Hanya 39.662 Peserta Dinyatakan Layak DTSEN

Perguruan Tinggi

KIP Kuliah SNBT 2026, Hanya 39.662 Peserta Dinyatakan Layak DTSEN

Selasa, 26 Mei 2026 - 08:27 WIB

error: Content is protected !!