Universitas Garut Gelar Workshop Moderasi Beragama, Kuatkan Toleransi di Perguruan Tinggi

- Jurnalis

Jumat, 20 Desember 2024 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Garut Gelar Workshop Moderasi Beragama, Kuatkan Toleransi di Perguruan Tinggi

Universitas Garut Gelar Workshop Moderasi Beragama, Kuatkan Toleransi di Perguruan Tinggi

WARTAGARUT.COM – Universitas Garut (UNIGA) resmi menggelar Workshop Moderasi Beragama yang dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Iman Saifullah, S.Pd.I., M.Pd.I, di Ruang Rapat Rektorat Universitas Garut pada Kamis, 19 Desember 2024.

Turut hadir dalam pembukaan acara ini Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Ijudin S.Ag., M.Si, dan Ketua Griya Moderasi Beragama dan Bela Negara Universitas Garut, Dr. H. Irfan Nabhani, MT.

Acara ini diikuti oleh para dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Agama Islam dari berbagai fakultas di lingkungan UNIGA.

Dengan tema “Penguatan Nilai-Nilai Moderasi Beragama di Perguruan Tinggi Umum,” kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat semangat toleransi dan kerukunan umat beragama, yang menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga harmoni sosial di Indonesia.

Dalam sambutannya, Dr. H. Irfan Nabhani, MT, menyampaikan pentingnya moderasi beragama di lingkungan perguruan tinggi.

“Moderasi beragama adalah fondasi utama untuk menjaga kerukunan dan toleransi, khususnya di Kabupaten Garut dan umumnya di Indonesia. Ini menjadi tanggung jawab bersama, terutama di dunia pendidikan,” ujarnya.

Workshop ini menghadirkan Dr. Nashrullah, S.Ag., M.Hum, dari Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai narasumber.

Ia memberikan pemaparan mendalam mengenai strategi dan implementasi moderasi beragama di perguruan tinggi umum untuk menciptakan generasi muda yang memiliki pemahaman keagamaan yang inklusif dan toleran.

Universitas Garut melalui Griya Moderasi Beragama dan Bela Negara berharap kegiatan ini menjadi langkah awal untuk mendorong nilai-nilai moderasi di kalangan mahasiswa dan dosen, sehingga tercipta lingkungan akademik yang harmonis dan saling menghargai perbedaan.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Hari Kartini 2026! Kepala SMK Muhammadiyah Garut Menilai Kesetaraan Gender Tidak Boleh Menghilangkan Kodrat
SMK Muhammadiyah Garut Buka SPMB! Jurusan Bisnis Daring dan Ritel Siapkan Siswa Kuasai Dunia Usaha Modern
IKKHG Gelar Pembinaan Tendik, Fokus pada Kompetensi dan Profesionalisme
Bawaslu Garut Kunjungi IKKHG, Bahas Kerja Sama Pengawasan Partisipatif
Ketua PDM Garut Dorong IMDA Buka Prodi Sains untuk Jadi Universitas
Wisuda 64 Mahasiswa, Rektor IMDA Garut Targetkan Kampusnya Jadi Universitas Muhammadiyah Garut
Staf Ahli Bupati Garut, Muksin Wisudawan IMDA Garut Harus Jadi Agen Perubahan dan Bawa Kemajuan Daerah
SDN 4 Pataruman Juara Lagi LLC Garut 2026, Bupati Garut Siapkan Lomba untuk Guru

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:53 WIB

Hari Kartini 2026! Kepala SMK Muhammadiyah Garut Menilai Kesetaraan Gender Tidak Boleh Menghilangkan Kodrat

Senin, 20 April 2026 - 07:00 WIB

SMK Muhammadiyah Garut Buka SPMB! Jurusan Bisnis Daring dan Ritel Siapkan Siswa Kuasai Dunia Usaha Modern

Sabtu, 18 April 2026 - 16:33 WIB

IKKHG Gelar Pembinaan Tendik, Fokus pada Kompetensi dan Profesionalisme

Sabtu, 18 April 2026 - 16:27 WIB

Bawaslu Garut Kunjungi IKKHG, Bahas Kerja Sama Pengawasan Partisipatif

Sabtu, 18 April 2026 - 14:11 WIB

Ketua PDM Garut Dorong IMDA Buka Prodi Sains untuk Jadi Universitas

Berita Terbaru

error: Content is protected !!