Wabup Putri Karlina Ungkap Solusi Revolusioner Atasi Sampah di Garut!

- Jurnalis

Selasa, 11 Maret 2025 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Putri Karlina Ungkap Solusi Revolusioner Atasi Sampah di Garut!

Wabup Putri Karlina Ungkap Solusi Revolusioner Atasi Sampah di Garut!

WARTAGARUT.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus menggencarkan upaya untuk mencari solusi terbaik dalam pengelolaan sampah.

Wakil Bupati (Wabup) Garut, Putri Karlina, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah mencari metode yang lebih efektif dan efisien dalam menangani sampah, mulai dari hulu hingga hilir.

“Jadi kalau misalnya DLH sekarang fokus pada solusi, sebenarnya Perdanya sudah ada. Kami mengkaji kendala di lapangan, lalu dalam waktu satu minggu, DLH akan menyusun draf baru yang mengacu pada Perda yang sudah ada agar pengelolaan sampah bisa berjalan dari hulu ke hilir,” ujar Putri Karlina dalam pertemuan dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Garut di Aula Rapat Kantor DLH Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (11/3/2025).

Lebih lanjut, Wabup menegaskan bahwa tujuan utama bukan sekadar mengangkut sampah yang sudah ada, melainkan mengurangi jumlah sampah sejak dari sumbernya.

Baca Juga :  Pendaftaran Mahasiswa Baru IKKHG Garut 2026 Dibuka, Ini Jadwal Lengkap dan Program Unggulannya

Untuk itu, DLH segera menyusun kebijakan baru dengan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif.

“Fokus kita adalah bagaimana memotong jumlah sampah di akhir, bukan hanya sekadar mengumpulkan yang sudah ada,” tegasnya.

Mewujudkan Garut Bebas Sampah dengan Konsep Eco Office

Selain penanganan sampah dari masyarakat, Pemkab Garut juga berupaya memastikan seluruh kantor dinas dan badan di bawahnya menerapkan konsep “eco office.”

“Sekarang seluruh kantor dinas, kantor badan yang berada di bawah Pemkab Garut harus menjadi eco office. Bukan hanya sekadar nama, tetapi benar-benar diterapkan dengan baik,” tambahnya.

Putri Karlina juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya ini. Menurutnya, beban pengelolaan sampah harus dibagi merata dari tingkat RT/RW, desa, kecamatan, hingga kabupaten.

“Kalau beban 100 kg dibagi ke seratus orang, berarti hanya satu kilo per orang. Ini harus ditegakkan dari tingkat kepemimpinan paling bawah, dari RT/RW, desa, kecamatan, hingga kabupaten,” ujarnya.

Baca Juga :  3 Santri Murid SMP IT Al Mashduqi Garut, Raih Juara Nasional SMENTION 2026

Inspeksi Bank Sampah dan Sekolah Adiwiyata

Sebagai langkah lanjutan, Wabup berencana mengunjungi beberapa bank sampah dan sekolah adiwiyata di Kabupaten Garut untuk memastikan efektivitas program yang sudah berjalan.

“Kami ingin melihat apakah bank sampah dan sekolah adiwiyata yang sudah ada benar-benar berjalan efektif atau tidak. Jika belum, akan kami pertajam lagi. Jika sudah berhasil, kami akan pelajari kunci suksesnya agar bisa diterapkan di tempat lain,” tandasnya.

Dengan berbagai langkah strategis ini, diharapkan Kabupaten Garut dapat mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan, demi menjadikan Garut kota yang lebih bersih dan nyaman.

Keyword Fokus/Utama & Tags:

pengelolaan sampah, Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, DLH Garut, solusi sampah, eco office, bank sampah, sekolah adiwiyata, kebijakan lingkungan, program Pemkab Garut, kebersihan kota

Hashtags Instagram:

#GarutBersih #EcoOffice #PemkabGarut #ZeroWaste #GreenLiving #SampahPlastik #BankSampah #LingkunganHidup #Adiwiyata #SampahBerkurang

Berita Terkait

Ziarah Hari Jadi Garut ke-213, Bupati Garut Kenang Dedikasi Bupati ke-22 Drs. H. Dede Satibi
Mapag Hurip hingga Ziarah Bupati Terdahulu, Refleksi Sejarah di Hari Jadi Garut ke-213
Saatnya Pengelolaan Desa Yang Partisipatif, Akuntabel dan Berwawasan Lingkungan
7 Agenda Utama Warnai Hari Jadi Garut ke-213 Tahun 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
Zakat Fitrah Garut 2026 Resmi Ditetapkan Rp40.500, Ini Keputusan Lengkap BAZNAS
Kemenag Garut Uji Calon Kepala KUA, H. Saepulloh: Pelayanan Umat Harus Lebih Profesional
Kepala Kemenag Garut: Rakerda Penentu Keberhasilan Program 2026
70 Ribu Warga Garut Dicoret dari PBI, Bupati Syakur Amin Minta Layanan Kesehatan Tetap Jalan
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:19 WIB

Ziarah Hari Jadi Garut ke-213, Bupati Garut Kenang Dedikasi Bupati ke-22 Drs. H. Dede Satibi

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:32 WIB

Mapag Hurip hingga Ziarah Bupati Terdahulu, Refleksi Sejarah di Hari Jadi Garut ke-213

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:05 WIB

Saatnya Pengelolaan Desa Yang Partisipatif, Akuntabel dan Berwawasan Lingkungan

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:20 WIB

7 Agenda Utama Warnai Hari Jadi Garut ke-213 Tahun 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:14 WIB

Zakat Fitrah Garut 2026 Resmi Ditetapkan Rp40.500, Ini Keputusan Lengkap BAZNAS

Berita Terbaru

error: Content is protected !!