Wakil Ketua DPRD Garut, Ayi Suryana Kecam Keras Dokter Cabul: “Ini Pengkhianatan Profesi!”

- Jurnalis

Kamis, 17 April 2025 - 06:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPRD Garut, Ayi Suryana Kecam Keras Dokter Cabul_ “Ini Pengkhianatan Profesi!” (poto doc)

Wakil Ketua DPRD Garut, Ayi Suryana Kecam Keras Dokter Cabul_ “Ini Pengkhianatan Profesi!” (poto doc)

WARTAGARUT.COM– Wakil Ketua DPRD Garut, Ayi Suryana, mengutuk keras tindakan asusila yang dilakukan oleh oknum dokter yang tengah ditangani oleh Polres Garut.

Menurutn Ayi Suryana, perbuatan itu tidak hanya melanggar hukum, tapi juga menghancurkan nilai-nilai moral dan kepercayaan terhadap profesi mulia seorang tenaga medis.

“Profesi dokter itu penuh kepercayaan, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Tapi tindakan bejat seperti ini telah mengkhianati sumpah profesi dan mencoreng nama baik dunia kesehatan,” tegas Ayi Suryana dalam keterangannya kepada Media, Rabu, 16 April 2025.

Ia menilai, kepercayaan masyarakat terhadap profesi dokter bisa sangat sulit dipulihkan jika sudah dirusak oleh perilaku individu.

Padahal, kepercayaan itu adalah pondasi penting dalam hubungan antara pasien dan tenaga medis.

“Sekali rusak, sangat sulit untuk kembali utuh. Ini bukan hanya persoalan hukum, tapi juga krisis moral yang harus kita lawan bersama,” ujar politisi PPP yang dikenal vokal dalam isu perlindungan sosial ini.

Baca Juga :  Detik-Detik Pembobol TK Al-Wasilah Akhirnya Dicokok Polisi

Ayi Suryana pun memberikan apresiasi terhadap langkah cepat yang diambil Polres Garut dalam menangkap pelaku. Ia menilai hal tersebut mencerminkan ketegasan aparat dalam menindak tegas kejahatan seksual.

“Saya mengapresiasi Polres Garut yang sigap menangkap pelaku. Ini menunjukkan bahwa tidak ada toleransi terhadap tindakan bejat seperti ini. Tapi, proses hukum juga harus dilakukan secara objektif dan transparan agar memberikan efek jera,” ujarnya.

Tak hanya itu, Ayi menegaskan pentingnya proses hukum yang terbuka agar korban mendapatkan keadilan yang seutuhnya.

“Keadilan bukan hanya soal menghukum pelaku, tapi juga bagaimana korban merasa dilindungi dan dipulihkan dari trauma,” ucapnya.

Lebih lanjut, Ayi mengingatkan bahwa menciptakan lingkungan sosial yang aman adalah tanggung jawab bersama.

Ia mendorong keterlibatan keluarga, sekolah, komunitas, hingga tokoh masyarakat dalam upaya pencegahan kekerasan seksual.

Baca Juga :  Mahasiswi STIKes Karsa Husada Kembali Ukir Prestasi, Elsa Juara Poster HKN 2025

“Semua harus terlibat. Jangan sampai kita lengah terhadap situasi sekitar. Pencegahan paling awal dimulai dari rumah dan lingkungan terdekat,” tutur Ayi.

Ia juga mendorong peningkatan literasi masyarakat tentang regulasi dan mekanisme pelaporan kasus asusila.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang tidak tahu harus ke mana dan bagaimana melapor.

“Masyarakat harus diberi pemahaman yang benar dan mudah diakses. Pemerintah daerah harus aktif mensosialisasikan ini melalui sekolah, puskesmas, dan komunitas,” jelasnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, Ayi berkomitmen mendorong pemerintah daerah untuk menguatkan program edukasi dan pendampingan bagi korban.

“Korban jangan sampai dibiarkan sendiri menghadapi trauma. Pendampingan psikologis dan perlindungan hukum harus jadi prioritas,” tegasnya.

Ayi menutup pernyataannya dengan menyerukan agar tragedi serupa tidak terulang, dengan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan aparat penegak hukum.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Kenali Ciri Surat Tilang ETLE Asli Agar Tak Tertipu
Aksi Pencurian di Kebun Semangka Cikelet Berakhir di Kantor Polisi
Polsek Karangpawitan Selidiki Penemuan Mayat Bayi di Sungai Cibalagung
Razia Malam, Polsek Cibalong Temukan Miras di Rumah Warga
Detik-Detik Pembobol TK Al-Wasilah Akhirnya Dicokok Polisi
Patroli Jelang Nataru, Polres Garut dan Tim Gabungan Ungkap Penyimpanan Miras di Pasirwangi
Nama Kalapas Garut Dicatut, Masyarakat Diminta Abaikan Pesan Palsu
Polres Garut Tertibkan Juru Parkir Liar demi Jaga Ketertiban di Pusat Kota
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Desember 2025 - 08:09 WIB

Kenali Ciri Surat Tilang ETLE Asli Agar Tak Tertipu

Sabtu, 13 Desember 2025 - 16:00 WIB

Aksi Pencurian di Kebun Semangka Cikelet Berakhir di Kantor Polisi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:48 WIB

Polsek Karangpawitan Selidiki Penemuan Mayat Bayi di Sungai Cibalagung

Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:19 WIB

Razia Malam, Polsek Cibalong Temukan Miras di Rumah Warga

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:48 WIB

Detik-Detik Pembobol TK Al-Wasilah Akhirnya Dicokok Polisi

Berita Terbaru

Anggota DPRD Jawa Barat Ceng Malki Soroti Transparansi Pemerintahan Desa di Bayongbong

DPR RI DAN DPRD JAWA BARAT

Anggota DPRD Jawa Barat Ceng Malki Soroti Transparansi Pemerintahan Desa di Bayongbong

Selasa, 16 Des 2025 - 15:20 WIB

Ketua DPRD Garut Apresiasi Running Challenge Kodim 0611/Garut

DPRD GARUT

Ketua DPRD Garut Apresiasi Running Challenge Kodim 0611/Garut

Selasa, 16 Des 2025 - 13:52 WIB

Mahasiswa Uniga Juara 1 Nasional Vocals Gambus di Lasqi Fest

Garut Hari Ini

Mahasiswa Uniga Juara 1 Nasional Vocals Gambus di Lasqi Fest

Selasa, 16 Des 2025 - 07:04 WIB

error: Content is protected !!