Atasi Lahan Kritis! KCD Kehutanan Garut Apresiasi Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa Program Kemenag RI

Selasa, 22 April 2025 - 20:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Atasi Lahan Kritis! KCD Kehutanan Garut Apresiasi Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa Program Kemenag RI

Atasi Lahan Kritis! KCD Kehutanan Garut Apresiasi Gerakan Penanaman 1 Juta Pohon Matoa Program Kemenag RI

WARTAGARUT.COM – Kepala Cabang Dinas (KCD)  Kehutanan  Wilayah V Garut, Dedi Sudadi, S.Hut., MM. mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, melalui program penanaman 1 juta pohon matoa,salah satunya berlangsung di Lapangan MAN 2 Garut, Kabupaten Garut, Pada Selasa, 22 April 2025.

“Alhamdulillah, ini suatu kebanggaan bagi kami dari Cabang Dinas Kehutanan. Gerakan ini sangat membantu dalam menyelesaikan masalah lahan kritis sekaligus mengembalikan alam agar lebih lestari,” ujar Dedi kepada WartaGarut.com.

Lebih lanjut, Dedi menjelaskan bahwa luas lahan kritis di Kabupaten Garut masih cukup mengkhawatirkan, mencapai sekitar 62 ribu hektare.

Baca Juga :  DMI Garut Siapkan Warung Barokah Masjid dan Program Ekonomi Jemaah

Meski demikian, setiap tahun pihaknya terus berupaya melakukan rehabilitasi dan penghijauan dengan target antara 1.000 hingga 1.500 hektare per tahun melalui berbagai program, termasuk kolaborasi seperti yang dilakukan bersama Kementrian Agama.

Menurutnya, pemilihan pohon matoa sangat tepat karena memiliki banyak keunggulan.

“Pohon matoa ini bukan hanya besar dan penghasil oksigen, tapi juga berbuah, jadi bisa menopang perekonomian masyarakat. Ini pohon kehidupan,” ungkapnya.

Tak hanya berdampak pada lingkungan, kegiatan ini juga mengandung nilai edukatif.

Baca Juga :  Persib vs Garudayaksa Malam Ini, Simak Jadwal dan Misi Maung Bandung

Dedi menambahkan bahwa penanaman yang dilakukan di area persekolahan seperti di MAN 2 Garut bisa membangun kesadaran ekologis di kalangan generasi muda.

“Ini edukasi luar biasa. Kita ajarkan sejak dini bahwa lingkungan adalah bagian dari peradaban yang harus dijaga. Hasilnya bisa menciptakan lingkungan yang asri, udara sejuk, dan kesehatan yang lebih baik,” tutup Dedi.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antarinstansi dalam membangun masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan di Kabupaten Garut.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan
Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut
Kondisi Terbaru Dede Sunandar Usai Pingsan Dipukul Vicky Prasetyo
1 Oktober 2026 Hari Apa? Ini Hari Penting dan Status Liburnya
Guruh Soekarnoputra Wafat, Ini Jejak Seni dan Politiknya
Polsek Cilawu Pasang Traffic Mirror di 3 Tikungan Rawan Blind Spot
Daratan Baru Muncul di Dekat Krakatau, Luasnya Capai 30,3 Hektare
Planet Venus dan Bulan Sabit Berdekatan di Langit Indonesia, Ada Fenomena Okultasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:48 WIB

RUPS Tahunan Bukan Sekadar Formalitas, Notaris Agustine Merdekawati Ajak Developer Garut Perkuat Tata Kelola Perseroan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Kondisi Terbaru Dede Sunandar Usai Pingsan Dipukul Vicky Prasetyo

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

1 Oktober 2026 Hari Apa? Ini Hari Penting dan Status Liburnya

Sabtu, 26 September 2026 - 16:26 WIB

Guruh Soekarnoputra Wafat, Ini Jejak Seni dan Politiknya

Berita Terbaru

Anggota Tapak Suci Unit 4 SMK Muhammadiyah Garut dalam kegiatan pembinaan bela diri dan karakter pelajar.

PENDIDIKAN

14 Murid SMK Muhammadiyah Garut Ikuti Kejurda Tapak Suci 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 20:48 WIB