BAZNAS Garut Gelar Rakor UPZ, Fokus Pemutakhiran Data Muzaki

Rabu, 29 Oktober 2025 - 19:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BAZNAS Garut Gelar Rakor UPZ, Fokus Pemutakhiran Data Muzaki

BAZNAS Garut Gelar Rakor UPZ, Fokus Pemutakhiran Data Muzaki

WARTAGARUT.COM – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Garut menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dengan tema “Pemutakhiran Data Muzaki dan Potensi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Garut”, pada bertempat di Aula BAZNAS Garut, Komplek Islamic Center, Kecamatan Garut Kota, Rabu, 29 Oktober 2025.

Rakor ini dihadiri oleh seluruh pengurus UPZ dari berbagai instansi pemerintah daerah, dengan fokus utama peningkatan akurasi data muzaki serta optimalisasi pengumpulan zakat melalui sistem digital terintegrasi.

Ketua BAZNAS Kabupaten Garut, Abdullah Effendi, S.Pd.I., M.E., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari hasil audit syariah yang merekomendasikan agar setiap muzaki memperoleh bukti setor zakat dan data pengumpulan dapat diperbaharui secara berkala.

“Kami menerapkan hasil rekomendasi auditor syariah, karena sebagian UPZ belum menyetorkan data muzaki secara lengkap. Banyak keterlambatan karena prosesnya sudah pro-sistem, sehingga nama-nama muzaki belum tersertakan seluruhnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Abdullah mengungkapkan bahwa saat ini data zakat sudah terintegrasi dengan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) dan menjadi salah satu indikator dalam Indeks Zakat Nasional (IZN) yang diukur oleh Bappeda dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS).

Baca Juga :  Hari Santri 2026, Ketua PDM Garut Dorong Santri Jadi Penggerak Perubahan

“Zakat kini menjadi indikator penting sistem ekonomi syariah. Jika terukur dalam IZN, maka pemerintah daerah dan KDEKS bisa menilai sejauh mana zakat berperan dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Menurut data BAZNAS, potensi zakat dari kalangan ASN di Garut mencapai sekitar Rp2 miliar per bulan, namun baru sekitar 30 persen atau 7.000 dari 20.000 ASN dan P3K yang aktif berzakat melalui BAZNAS.

“Kita sudah memiliki Peraturan Bupati (Perbup) yang menganjurkan ASN menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. Walau tidak bersifat memaksa, semangatnya adalah mengajak untuk menunaikan zakat secara teratur dan amanah,” terang Abdullah.

Hingga kuartal IV tahun 2025, total pengumpulan zakat di Kabupaten Garut mencapai Rp5 miliar lebih, infak sekitar Rp3 miliar, dengan target keseluruhan Rp18 miliar.

Baca Juga :  Ziarah Perdana Usai Pelantikan, BEST Al Mashduqi IIBS Garut Teladani Jejak Ulama di Momentum Hari Santri

Namun, terjadi penurunan signifikan, terutama dari sektor Dinas Pendidikan, akibat perubahan sistem pembayaran sertifikasi guru yang kini langsung ditransfer ke rekening masing-masing, bukan melalui kas daerah.

“Akibatnya, kita kehilangan potensi sekitar 800 lebih ASN dalam dua tahun terakhir. Karena itu, target revisi kita tahun ini menjadi Rp11 miliar,” jelas Abdullah.

Sementara itu, Wakil Ketua IV BAZNAS Garut, Cecep Rukma, S.Sos., M.Si., menambahkan bahwa pemutakhiran data muzaki menjadi langkah strategis dalam memastikan keakuratan data dan potensi zakat.

“Setiap tahun pasti ada perubahan: ada yang pensiun, meninggal, atau pegawai baru. Maka, setiap dinas wajib memperbarui data siapa saja yang masih aktif berzakat. Dari situ kita bisa tahu potensi riil zakat yang bisa dikumpulkan,” ungkapnya.

Melalui rakor ini, BAZNAS Garut menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat sekaligus mendukung visi Pemkab Garut menuju kesejahteraan masyarakat berbasis nilai-nilai syariah.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kondisi Terbaru Dede Sunandar Usai Pingsan Dipukul Vicky Prasetyo
1 Oktober 2026 Hari Apa? Ini Hari Penting dan Status Liburnya
Guruh Soekarnoputra Wafat, Ini Jejak Seni dan Politiknya
Polsek Cilawu Pasang Traffic Mirror di 3 Tikungan Rawan Blind Spot
Daratan Baru Muncul di Dekat Krakatau, Luasnya Capai 30,3 Hektare
Planet Venus dan Bulan Sabit Berdekatan di Langit Indonesia, Ada Fenomena Okultasi
Amanda Rigby Jadi Sorotan, Ini Profil Amanda Lintang Larasati yang Dikaitkan dengan Andre Taulany
10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Kondisi Terbaru Dede Sunandar Usai Pingsan Dipukul Vicky Prasetyo

Rabu, 30 September 2026 - 20:05 WIB

1 Oktober 2026 Hari Apa? Ini Hari Penting dan Status Liburnya

Sabtu, 26 September 2026 - 16:26 WIB

Guruh Soekarnoputra Wafat, Ini Jejak Seni dan Politiknya

Jumat, 25 September 2026 - 12:46 WIB

Polsek Cilawu Pasang Traffic Mirror di 3 Tikungan Rawan Blind Spot

Kamis, 24 September 2026 - 06:26 WIB

Daratan Baru Muncul di Dekat Krakatau, Luasnya Capai 30,3 Hektare

Berita Terbaru

Plt Kepala MAN 1 Garut berfoto bersama siswi usai melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di ruang komputer MAN 1 Garut, Jalan Jend. Ahmad Yani Koropeak, Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Selasa (27/10/2026).

PENDIDIKAN

MAN 1 Garut Siapkan 348 Siswa Hadapi TKA 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:51 WIB

Ilustrasi Persebaya Surabaya menang 3-1 atas Madura United dalam Derbi Suramadu di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (26/10/2026).

Olahraga

Persebaya vs Madura United 3-1, Bajul Ijo Menang Dramatis

Senin, 26 Okt 2026 - 21:23 WIB

Ilustrasi kondisi langit di wilayah Kabupaten Garut.

GARUT TERKINI

Prakiraan Cuaca Garut Hari Ini 26 Oktober 2026, Cek Potensi Hujan

Senin, 26 Okt 2026 - 06:44 WIB