WARTAGARUT.COM – Sekretaris Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Garut, Hj. Diah Kurniasari, menekankan pentingnya penguatan kapasitas dan wawasan kader dalam menjalankan politik yang berpijak pada gagasan serta kepentingan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan dalam rangkaian Bimbingan Teknis atau Bimtek Laga Perubahan 2.0 bertajuk “NasDem Naik Kelas” yang digelar di Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem, Jalan Pancoran Timur II, Pancoran, Jakarta Selatan.

Kegiatan yang diikuti unsur Partai NasDem dari sejumlah wilayah tersebut berlangsung pada 5–6 September 2026. Dalam kegiatan itu, turut hadir perwakilan DPW Partai NasDem Provinsi Jawa Barat, Riau, dan Papua Tengah.
Penguatan kapasitas melalui Laga Perubahan 2.0
Menurut Hj. Diah Kurniasari, Bimtek Laga Perubahan 2.0 menjadi ruang pembelajaran untuk memperkuat kapasitas, memperluas wawasan, serta meneguhkan komitmen dalam menjalankan aktivitas politik.
Ia memandang proses pembelajaran politik perlu diarahkan pada penguatan gagasan dan kemampuan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
“Bimtek Laga Perubahan Partai NasDem menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi, memperkaya perspektif, serta memperkuat tekad dalam membangun praktik politik yang mengedepankan gagasan dan mengutamakan aspirasi masyarakat.” ujar Hj. Diah Kurniasari.
Ia menegaskan, Laga Perubahan tidak semata-mata berkaitan dengan upaya memenangkan kontestasi politik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut perlu dimaknai sebagai bagian dari proses membangun kerja politik yang menghadirkan solusi dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
“Laga perubahan tidak hanya berorientasi pada kemenangan dalam kontestasi politik, tetapi juga pada upaya menghadirkan aksi nyata, memberikan solusi, dan menciptakan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tuturnya.
Dari pembelajaran menuju gerakan
Hj. Diah Kurniasari juga menggambarkan proses pembelajaran dalam Laga Perubahan 2.0 sebagai rangkaian yang saling berkaitan, mulai dari penguatan gagasan hingga penerapannya dalam bentuk gerakan.
Menurutnya, ruang pembelajaran dapat menjadi tempat untuk memperkaya perspektif dan merumuskan gagasan. Gagasan tersebut kemudian diharapkan dapat diterjemahkan menjadi gerakan yang memiliki manfaat bagi masyarakat.
“Melalui proses pembelajaran, kita mempertajam gagasan. Gagasan tersebut kemudian diwujudkan dalam gerakan nyata, hingga akhirnya mampu mendorong terjadinya perubahan yang berdampak bagi masyarakat,” tuturnya.
Pernyataan tersebut menjadi penekanan terhadap pentingnya kesinambungan antara proses pendidikan politik, pengembangan gagasan, dan pelaksanaan kerja di tengah masyarakat.
Dihadiri peserta dari sejumlah wilayah
Bimtek Laga Perubahan 2.0 dengan tema “NasDem Naik Kelas” dilaksanakan di lingkungan Akademi Bela Negara Partai NasDem, Jakarta Selatan.
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan Partai NasDem dari Jawa Barat, Riau, dan Papua Tengah hadir dalam rangkaian pembelajaran dan penguatan kapasitas kader.
Akademi Bela Negara menjadi salah satu ruang pendidikan politik dan pengembangan kapasitas kader Partai NasDem. Melalui kegiatan seperti Laga Perubahan 2.0, peserta mendapatkan kesempatan untuk memperluas wawasan serta membangun komunikasi antarkader dari berbagai wilayah.
Bagi Hj. Diah Kurniasari, penguatan kapasitas tersebut perlu diikuti dengan penerapan pengetahuan dalam aktivitas politik dan kerja organisasi di daerah masing-masing.
Ia menutup pesannya dengan menegaskan pentingnya semangat untuk terus belajar, bergerak, dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
“NasDem terus mengusung politik gagasan dan semangat restorasi untuk Indonesia. Mari terus melangkah, memperluas wawasan, serta mendedikasikan perjuangan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.***
Penulis : Soni Warta Garut
Editor : Soni Tarsoni

















Komentar