Bupati Garut Tekankan Pentingnya UUPA di Hari Agraria 2025

Rabu, 24 September 2025 - 18:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut Tekankan Pentingnya UUPA di Hari Agraria 2025

Bupati Garut Tekankan Pentingnya UUPA di Hari Agraria 2025

WARTAGARUT.COM —Bupati Garut menegaskan kembali pentingnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) sebagai landasan pengelolaan sumber daya agraria yang adil bagi seluruh rakyat Indonesia.

Hal itu ia sampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) 2025 di Kantor ATR/BPN Garutn pada

Dalam sambutannya, Bupati menyebut UUPA menjadi tonggak sejarah dalam konstitusi Indonesia. “Bumi dan kekayaan alam dikuasai negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Itu adalah amanat UUPA yang wajib kita wujudkan bersama,” tegasnya.

HANTARU 2025 menekankan manfaat kebijakan agraria dan tata ruang melalui tema “Tanah Terjaga Ruang Tertata, Wujudkan Asta Cita”.

Baca Juga :  Korem 062 Sosialisasikan Pa PK TNI, Lulusan Kesehatan Dibutuhkan

Bupati Garut menekankan, kebijakan agraria harus memberi kepastian hukum, melindungi lahan, dan menjamin ruang usaha bagi masyarakat.

Ia menyoroti dua program utama Kementerian ATR/BPN yang berdampak langsung pada masyarakat: Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan percepatan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

“PTSL hadir untuk memberi kepastian hukum tanah rakyat sekaligus mencegah sengketa agraria. Sementara RDTR yang terintegrasi OSS akan memperkuat kepastian investasi yang tertata, adil, dan ramah lingkungan,” paparnya.

Baca Juga :  Letusan Vulkanik di Pulau Anak Krakatau, Begini Kondisinya Hari Ini

Data terbaru mencatat hingga September 2025 telah ada 96,9 juta bidang tanah bersertifikat, dengan penerapan sertifikat elektronik guna menekan praktik mafia tanah. Selain itu, 643 RDTR telah ditetapkan, di mana 428 di antaranya terintegrasi dengan sistem OSS.

Bupati mengingatkan, tanpa tata ruang yang jelas, investasi bisa tak terkendali, masyarakat rentan terdampak, dan lingkungan berisiko rusak. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak berkolaborasi menjaga tanah dan ruang untuk generasi mendatang.

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Kemenag Garut Dorong Kolaborasi Penyuluh untuk Tekan Angka Perceraian
10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya
Kantor Baru KPU Garut Diresmikan, Bupati Tekankan Pemilu Profesional dan Berintegritas
9 Nama Masuk Seleksi Awal Sekda Garut, Bupati Belum Buka Identitas Kandidat
Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?
Polres Garut dan PLN Resmikan SPKLU, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik
Prof. Haedar Nashir Raih Achmad Bakrie 2026, Ini Tanggapan PDM Garut
Kepala Kemenag Garut: 14 Kepala KUA Dilantik, Semua Jabatan Kini Terisi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 19:00 WIB

Kepala Kemenag Garut Dorong Kolaborasi Penyuluh untuk Tekan Angka Perceraian

Jumat, 4 September 2026 - 18:47 WIB

10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya

Rabu, 2 September 2026 - 20:54 WIB

Kantor Baru KPU Garut Diresmikan, Bupati Tekankan Pemilu Profesional dan Berintegritas

Minggu, 30 Agustus 2026 - 08:03 WIB

9 Nama Masuk Seleksi Awal Sekda Garut, Bupati Belum Buka Identitas Kandidat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Kasus Rekening Donasi Pati: Benarkah Bank Bisa Blokir Saldo Nasabah?

Berita Terbaru