Calon Bupati Garut H. Dadan Hidayatulloh Tekankan Pentingnya Keadilan bagi Guru Honorer dalam Diskusi FAGAR

- Jurnalis

Minggu, 28 Juli 2024 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Bupati Garut H. Dadan Hidayatulloh Tekankan Pentingnya Keadilan bagi Guru Honorer dalam Diskusi FAGAR

Calon Bupati Garut H. Dadan Hidayatulloh Tekankan Pentingnya Keadilan bagi Guru Honorer dalam Diskusi FAGAR

WARTAGARUT.COM – Calon Bupati Garut dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Dadan Hidayatulloh, S.Ag., M.I.Pol., menekankan pentingnya peran partai sebagai laboratorium kader untuk mencetak pemimpin di berbagai tingkatan, mulai dari Kabupaten, Provinsi, hingga pusat. 

Pernyataan dari H.Dadan Hidayatulloh yang juga Ketua PKB Kabupaten Garut tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam acara diskusi yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Forum Aliansi Guru dan Karyawan (FAGAR).

Acara ini dihadiri oleh 120 orang pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kabupaten Garut dan berlangsung di Suka BJB Garut lantai 3, Jumat, 26 Juli 2024.

Baca Juga :  Kepala Kemenag Garut Ajak Tebar Maslahat di Momentum 1 Muharram 1448 H

Menurut H. Dadan Hidayatulloh, yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, partai politik memfasilitasi para pemimpin untuk merebut kekuasaan dengan tujuan utama mensejahterakan dan memberikan keadilan kepada masyarakat. 

“Amanah kekuasaan yang diemban harus digunakan untuk mensejahterakan dan memberikan keadilan kepada masyarakat,” ujar Dadan.

Dalam konteks keadilan di ranah pendidikan, Dadan menekankan pentingnya kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan guru honorer. 

Baca Juga :  Persigar Garut Tak Terkalahkan dan Lolos 16 Besar, Bupati Garut Apresiasi Perjuangan Tim dan Rudy Gunawan

Beberapa skema keberpihakannya antara lain adalah keberpihakan anggaran dan pengangkatan honorer yang berkeadilan. 

“Pemerintah harus memberikan keadilan kepada siapa pun yang disebut tenaga honorer. Intinya, jangan hanya guru atau tenaga kesehatan saja yang mendapatkan perhatian,” tegasnya.

H. Dadan Hidayatulloh juga menambahkan bahwa arah kebijakan pimpinan daerah nanti harus berpihak pada kesejahteraan guru honorer.

“Ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa para guru yang selama ini mengabdikan diri tanpa status yang jelas mendapatkan hak dan kesejahteraan yang layak.”pungkasnya.

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Dispora Garut Apresiasi Sarana Olahraga IKKHG, Dorong Kolaborasi Pembinaan Atlet
Hanya 73 Dokter Gigi Layani 2,7 Juta Warga Garut, PDGI Dukung IKKHG Buka Fakultas Kedokteran Gigi
2 Juta Mulut di Garut Butuh Layanan Gigi, Rudy Gunawan Dorong FKG IKKHG Jadi Solusi
Setelah 4 Prodi Raih Akreditasi Unggul, IKKHG Bersiap Tambah Fakultas Kedokteran Gigi
Tak Sekadar Syukuran, YDHIG Garut Umumkan Tiga Agenda Besar untuk Masa Depan Pendidikan Kesehatan di IKKHG
SMK Muhammadiyah Garut Siapkan Guru Lebih Adaptif, Targetkan Lulusan Siap Bersaing di Dunia Kerja
100 Paket Sembako Dibagikan, Cara Pedagang Garut Plaza Menebar Harapan di Tengah Tekanan Ekonomi
Pembina YDHIG Lantik Senat Akademik IKKHG 2026–2030, Perkuat Tata Kelola Pendidikan Tinggi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:12 WIB

Hanya 73 Dokter Gigi Layani 2,7 Juta Warga Garut, PDGI Dukung IKKHG Buka Fakultas Kedokteran Gigi

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:11 WIB

2 Juta Mulut di Garut Butuh Layanan Gigi, Rudy Gunawan Dorong FKG IKKHG Jadi Solusi

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:10 WIB

Setelah 4 Prodi Raih Akreditasi Unggul, IKKHG Bersiap Tambah Fakultas Kedokteran Gigi

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:08 WIB

Tak Sekadar Syukuran, YDHIG Garut Umumkan Tiga Agenda Besar untuk Masa Depan Pendidikan Kesehatan di IKKHG

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:29 WIB

SMK Muhammadiyah Garut Siapkan Guru Lebih Adaptif, Targetkan Lulusan Siap Bersaing di Dunia Kerja

Berita Terbaru

Ceko Ditahan Afrika Selatan 1-1, Penalti Menit 83 Ubah Klasemen Grup A

SEPUTAR OLAHRAGA

Ceko Ditahan Afrika Selatan 1-1, Penalti Menit 83 Ubah Klasemen Grup A

Jumat, 19 Jun 2026 - 20:39 WIB

error: Content is protected !!