Diskominfo Garut Gelar Sosialisasi SPBE, Sekda Harap Efisiensi dan Transparansi Pelayanan Publik

Kamis, 19 September 2024 - 14:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Diskominfo Garut Gelar Sosialisasi SPBE, Sekda Harap Efisiensi dan Transparansi Pelayanan Publik

Diskominfo Garut Gelar Sosialisasi SPBE, Sekda Harap Efisiensi dan Transparansi Pelayanan Publik

WARTAGARUT.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut mengadakan Sosialisasi Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut, Kamis (19/9/2024). Acara ini dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, yang menegaskan pentingnya SPBE dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi pelayanan publik.

Sekda Nurdin Yana juga menggarisbawahi pentingnya SPBE sebagai Indeks Kinerja Utama (IKU) bagi para Kepala SKPD, agar semua pihak terlibat aktif dalam implementasi teknologi ini. “Setelah itu terjadi maka insya Allah akan terjadilah, katakanlah keberpihakan dari kita kepada masyarakat,” ucapnya.

Ia berharap, adanya SPBE ini menjadi sebuah transparansi kepada masyarakat terkait dengan penyelenggaraan pemerintahan. Di mana Informasi Teknologi (IT) dipandang relatif lebih transparan dan tidak konvensional.

“Coba memanfaatkan teman-teman yang memiliki kapasitas konteks tadi, khususnya pengembangan IT, sehingga mereka tidak akan terpengaruh karena maaf keberadaan pihak ketiga, kalau itu terjadi maka insya Allah akan berjalan sesuai,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pupuk Subsidi Garut Tak Langka, Ternyata Ini Penyebab Petani Belum Bisa Menebus

Ia berpesan kepada seluruh peserta dapat serius mengikuti sosialisasi pada hari ini, mengingat hal ini sangat penting dan akan diimplementasikan nantinya dalam pelaksanaan pemerintahan di Kabupaten Garut.

Kepala Diskominfo Kabupaten Garut, Margiyanto, menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan panduan kepada seluruh SKPD dalam mengembangkan manajemen SPBE. Dalam sosialisasi ini pihaknya menyampaikan substansi dari dokumen arsitektur SPBE, terutama dalam rangka pembangunan SPBE termasuk dalam pengembangan aspek layanan publik dan administrasi pemerintahan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang mengarah pada digitalisasi.

“Kita berharap seluruh sekretaris perangkat daerah itu mampu mengoordinasikan proses perencanaan terutama di dalam rangka pengembangan manajemen SPBE-nya,” jelas Margiyanto.

Baca Juga :  Pengembangan Pertanian Garut Didorong Lewat Uji Coba Stroberi, Bawang Putih dan Kentang

Ia juga menyampaikan bahwa dokumen arsitektur SPBE akan dijadikan regulasi melalui Peraturan Kepala Daerah, dan pada tahun 2025, Kabupaten Garut menargetkan pengesahan peta jalan SPBE yang terintegrasi dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2025-2029.

“Mudah-mudahan kita akan berkoordinasi dengan BAPPEDA sehingga kemudian itu terintegrasi di dalam dokumen rencana pembangunan jangka menengah Daerah Kabupaten Garut Tahun 2025-2029,” lanjutnya.

Dengan adanya pengembangan SPBE ini, diharapkan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Garut semakin digital dan memberikan manfaat besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sosialisasi ini, disampaikan beberapa materi penting, termasuk kondisi eksisting dan target pengembangan SPBE, serta penjelasan dashboard arsitektur SPBE oleh Nanang Ruswianto dari Tim Evaluator SPBE Nasional.

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BKSAP Garut Dorong Potensi Lokal Tembus Pasar Global
Sekda Garut Minta Diskominfo Cepat Tangani Isu Viral
Jalan Limbangan–Selaawi Direhabilitasi, Anggaran Rp1,3 Miliar
Pengembangan Pertanian Garut Didorong Lewat Uji Coba Stroberi, Bawang Putih dan Kentang
Kepala Kesbangpol Garut Soroti PIDNAS IMM, Kader Disiapkan Jadi Instruktur
Lomba Mewarnai Fruitcity Garut Dibuka, Anak Dapat Main Gratis 1 Jam
Pupuk Subsidi Garut Tak Langka, Ternyata Ini Penyebab Petani Belum Bisa Menebus
Pelatihan Vokasi Garut Siapkan 1.500 Tenaga Kerja, Ini Dampaknya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:30 WIB

BKSAP Garut Dorong Potensi Lokal Tembus Pasar Global

Senin, 10 Agustus 2026 - 07:15 WIB

Sekda Garut Minta Diskominfo Cepat Tangani Isu Viral

Senin, 10 Agustus 2026 - 06:45 WIB

Jalan Limbangan–Selaawi Direhabilitasi, Anggaran Rp1,3 Miliar

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Pengembangan Pertanian Garut Didorong Lewat Uji Coba Stroberi, Bawang Putih dan Kentang

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:01 WIB

Kepala Kesbangpol Garut Soroti PIDNAS IMM, Kader Disiapkan Jadi Instruktur

Berita Terbaru

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menerima kunjungan kerja BKSAP DPR RI di Ruang Rapat Pamengkang, Kamis (6/8/2026).

GARUT TERKINI

BKSAP Garut Dorong Potensi Lokal Tembus Pasar Global

Senin, 10 Agu 2026 - 07:30 WIB

Sekda Garut Nurdin Yana memimpin apel pagi jajaran Diskominfo Kabupaten Garut di Halaman Kantor Diskominfo, Kamis (6/8/2026).

GARUT TERKINI

Sekda Garut Minta Diskominfo Cepat Tangani Isu Viral

Senin, 10 Agu 2026 - 07:15 WIB

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin meninjau rehabilitasi Jalan Limbangan–Selaawi di Kecamatan Selaawi, Kabupaten Garut, Rabu, 5 Agustus 2026.

GARUT TERKINI

Jalan Limbangan–Selaawi Direhabilitasi, Anggaran Rp1,3 Miliar

Senin, 10 Agu 2026 - 06:45 WIB