Kepala Kesbangpol Garut Soroti PIDNAS IMM, Kader Disiapkan Jadi Instruktur

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kesbangpol Kabupaten Garut, Drs. H. Nurrodhin, M.Si., memberikan sambutan dalam kegiatan Pelatihan Instruktur Dasar Nasional (PIDNAS) IMM Garut di IMDA Garut, Jumat, 7 Agustus 2026.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Garut, Drs. H. Nurrodhin, M.Si., memberikan sambutan dalam kegiatan Pelatihan Instruktur Dasar Nasional (PIDNAS) IMM Garut di IMDA Garut, Jumat, 7 Agustus 2026.

WARTAGARUT.COMPIDNAS IMM Garut diharapkan tidak berhenti sebagai pelatihan, tetapi melahirkan instruktur yang mampu membina kader berikutnya sekaligus menyiapkan generasi pemimpin masa depan.

Harapan tersebut disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Garut, Drs. H. Nurrodhin, M.Si., saat mewakili Bupati Garut dalam kegiatan Pelatihan Instruktur Dasar Nasional (PIDNAS) IMM Garut, di IMDA Garut, Jumat (7/8/2026).

Menurut Nurrodhin, proses kaderisasi memiliki posisi penting karena organisasi membutuhkan regenerasi kepemimpinan agar tetap berkembang.

Karena itu, peserta PIDNAS diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan dan sikap yang berakhlakul karimah.

“Di balik pelatihan ini tentu ada sebuah harapan besar, kader-kader hari ini bisa menjadi pemimpin di masa yang akan datang,” ujar Nurrodhin.

Ia juga berharap kader yang mengikuti proses tersebut memiliki kemampuan keilmuan, imanisme, humanitas, dan religiusitas sebagai bekal dalam menjalankan peran organisasi maupun kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga :  KKN UNIGA 2026 Libatkan 1.342 Mahasiswa, Fokus Pemberdayaan Masyarakat

Kaderisasi Dinilai Menentukan Regenerasi Organisasi

Nurrodhin menilai kaderisasi merupakan bagian dari proses suksesi. Pergantian kepemimpinan dan munculnya kader baru dinilai menjadi bagian penting agar sebuah organisasi dapat terus berkembang dan menjadi lebih kuat.

Dalam konteks tersebut, instruktur memiliki peran strategis karena nantinya diharapkan dapat menjadi pembina bagi kader-kader berikutnya.

“Kita berharap pelatihan kader ini bisa melahirkan instruktur-instruktur yang menjadi pembina kader-kader di bawahnya di masa yang akan datang,” katanya.

Bagi IMM, proses tersebut tidak hanya berkaitan dengan keberlanjutan internal organisasi. Nurrodhin menyebut IMM bersama organisasi kemahasiswaan dan organisasi kemasyarakatan lainnya merupakan salah satu pilar yang ikut mendukung pembangunan.

Baca Juga :  PIDNAS IMM Garut, Ketua PDM Garut Sebut RTL Lebih Penting dari Pelatihan

Peran tersebut membuat kualitas kader menjadi penting, terutama dalam membangun kemampuan keilmuan, keterampilan, sikap, serta nilai-nilai yang menjadi bekal mereka di masa depan.

Kesbangpol Buka Ruang Fasilitasi

Nurrodhin mengatakan Kesbangpol Kabupaten Garut akan terus berkoordinasi dalam membantu memfasilitasi kegiatan organisasi, termasuk kegiatan organisasi kemahasiswaan.

Dukungan tersebut diberikan dalam kerangka koordinasi bersama agar aktivitas organisasi dapat berjalan dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Khusus kepada peserta PIDNAS, Nurrodhin meminta kegiatan tidak sekadar diikuti sebagai agenda pelatihan.

Ia berpesan agar materi dan proses selama kegiatan dicermati, diperhatikan, kemudian diterapkan dalam kehidupan organisasi masing-masing.

“Latihan dasar ini adalah latihan yang sangat luar biasa, bukan hanya diikuti, tapi dicermati, kemudian diperhatikan, dan hasil dari kegiatan ini bisa diimplementasikan dalam keorganisasian mereka masing-masing,” tegasnya.

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MAN 1 Garut Gelar Cek Kesehatan dan Donor Darah, Ini Hasilnya
PIDNAS IMM Garut, Ketua PDM Garut Sebut RTL Lebih Penting dari Pelatihan
KKN UNIGA 2026 Libatkan 1.342 Mahasiswa, Fokus Pemberdayaan Masyarakat
Jam Masuk Sekolah Garut Resmi Berlaku, Kenapa Tidak Semua Sekolah Masuk Pukul 06.30?
Pupuk Subsidi Garut Tak Langka, Ternyata Ini Penyebab Petani Belum Bisa Menebus
Pelatihan Vokasi Garut Siapkan 1.500 Tenaga Kerja, Ini Dampaknya
Murid MAN 1 Garut Terbitkan Novel, Jadi Inspirasi Pelajar Berkarya
Muhammadiyah Garut Lantik 4 Kepala Sekolah, Targetnya Bukan Sekadar Ganti Pemimpin

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:50 WIB

MAN 1 Garut Gelar Cek Kesehatan dan Donor Darah, Ini Hasilnya

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:44 WIB

PIDNAS IMM Garut, Ketua PDM Garut Sebut RTL Lebih Penting dari Pelatihan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:48 WIB

KKN UNIGA 2026 Libatkan 1.342 Mahasiswa, Fokus Pemberdayaan Masyarakat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Jam Masuk Sekolah Garut Resmi Berlaku, Kenapa Tidak Semua Sekolah Masuk Pukul 06.30?

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Pupuk Subsidi Garut Tak Langka, Ternyata Ini Penyebab Petani Belum Bisa Menebus

Berita Terbaru