WARTAGARUT.COM – PIDNAS IMM Garut diharapkan tidak berhenti sebagai pelatihan, tetapi melahirkan instruktur yang mampu membina kader berikutnya sekaligus menyiapkan generasi pemimpin masa depan.
Harapan tersebut disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Garut, Drs. H. Nurrodhin, M.Si., saat mewakili Bupati Garut dalam kegiatan Pelatihan Instruktur Dasar Nasional (PIDNAS) IMM Garut, di IMDA Garut, Jumat (7/8/2026).
Menurut Nurrodhin, proses kaderisasi memiliki posisi penting karena organisasi membutuhkan regenerasi kepemimpinan agar tetap berkembang.
Karena itu, peserta PIDNAS diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan dan sikap yang berakhlakul karimah.
“Di balik pelatihan ini tentu ada sebuah harapan besar, kader-kader hari ini bisa menjadi pemimpin di masa yang akan datang,” ujar Nurrodhin.
Ia juga berharap kader yang mengikuti proses tersebut memiliki kemampuan keilmuan, imanisme, humanitas, dan religiusitas sebagai bekal dalam menjalankan peran organisasi maupun kehidupan bermasyarakat.
Kaderisasi Dinilai Menentukan Regenerasi Organisasi
Nurrodhin menilai kaderisasi merupakan bagian dari proses suksesi. Pergantian kepemimpinan dan munculnya kader baru dinilai menjadi bagian penting agar sebuah organisasi dapat terus berkembang dan menjadi lebih kuat.
Dalam konteks tersebut, instruktur memiliki peran strategis karena nantinya diharapkan dapat menjadi pembina bagi kader-kader berikutnya.
“Kita berharap pelatihan kader ini bisa melahirkan instruktur-instruktur yang menjadi pembina kader-kader di bawahnya di masa yang akan datang,” katanya.
Bagi IMM, proses tersebut tidak hanya berkaitan dengan keberlanjutan internal organisasi. Nurrodhin menyebut IMM bersama organisasi kemahasiswaan dan organisasi kemasyarakatan lainnya merupakan salah satu pilar yang ikut mendukung pembangunan.
Peran tersebut membuat kualitas kader menjadi penting, terutama dalam membangun kemampuan keilmuan, keterampilan, sikap, serta nilai-nilai yang menjadi bekal mereka di masa depan.
Kesbangpol Buka Ruang Fasilitasi
Nurrodhin mengatakan Kesbangpol Kabupaten Garut akan terus berkoordinasi dalam membantu memfasilitasi kegiatan organisasi, termasuk kegiatan organisasi kemahasiswaan.
Dukungan tersebut diberikan dalam kerangka koordinasi bersama agar aktivitas organisasi dapat berjalan dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Khusus kepada peserta PIDNAS, Nurrodhin meminta kegiatan tidak sekadar diikuti sebagai agenda pelatihan.
Ia berpesan agar materi dan proses selama kegiatan dicermati, diperhatikan, kemudian diterapkan dalam kehidupan organisasi masing-masing.
“Latihan dasar ini adalah latihan yang sangat luar biasa, bukan hanya diikuti, tapi dicermati, kemudian diperhatikan, dan hasil dari kegiatan ini bisa diimplementasikan dalam keorganisasian mereka masing-masing,” tegasnya.
Penulis : Soni Tarsoni

















Komentar