WARTAGARUT.COM – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Garut menggelar sosialisasi kebangsaan dengan misi memperkuat integrasi lintas etnis dan merawat persatuan bangsa.
Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Jalan Patriot, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (27/8/2025).
Sekretaris Badan Kesbangpol Kabupaten Garut, Ripan Mulyadi, AP, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi dari Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Forum Komunikasi Deteksi Dini Masyarakat (FKDM).
“Acara ini bagian dari sosialisasi FPK, sekaligus momentum memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Kami fasilitasi kegiatan ini di halaman kantor Bakesbangpol sebagai wujud dukungan terhadap upaya pembauran dan penguatan kerukunan lintas etnis di Garut,” ujarnya.
Menurut Ripan, kehadiran lebih dari 21 komunitas etnis, termasuk Batak, Minang, Papua, dan lainnya, menjadi bukti kuatnya toleransi yang terjalin di Kabupaten Garut.
“Alhamdulillah, kondisi kerukunan di Garut sampai saat ini tetap aman. Tidak ada konflik antar kelompok yang mengatasnamakan etnis. Forum ini menjadi wadah komunikasi untuk menjaga keharmonisan,” jelasnya.
Ripan menambahkan, Kesbangpol selalu mendorong sinergi lintas etnis agar mampu mendeteksi potensi gesekan sejak dini.
Melalui sekretariat forum yang aktif, setiap permasalahan bisa segera diidentifikasi dan ditangani secara cepat.
“Kami ingin komunikasi dan silaturahmi antar etnis ini terus terjalin. Kolaborasi ini penting untuk mendukung pembangunan, sekaligus mengisi kemerdekaan dengan kontribusi positif,” tambahnya.
Ke depan, pihaknya berharap sinergitas ini dapat terus berlanjut. FPK dan forum-forum terkait diharapkan mampu memberikan masukan strategis bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan sosial yang inklusif dan berkeadilan.
Penulis : Soni Tarsoni

















