WARTAGARUT.COM – Doa Idul Adha dan doa kurban menjadi salah satu bacaan yang banyak dicari umat Islam menjelang Hari Raya Kurban 1447 Hijriah.
Selain mempersiapkan ibadah kurban, masyarakat juga mulai mencari bacaan doa lengkap dalam tulisan Arab, latin, hingga arti dalam bahasa Indonesia.
Hari Raya Idul Adha 2026 sendiri jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Momentum ini identik dengan pelaksanaan salat Id, takbiran, hingga penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk ibadah dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dalam pelaksanaannya, umat Islam dianjurkan membaca doa-doa tertentu saat Idul Adha maupun ketika menyembelih hewan kurban.
Doa tersebut berisi pujian kepada Allah SWT dan permohonan agar ibadah diterima.
Berikut doa Idul Adha yang umum dibaca umat Islam:
اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا فِي هَذَا الْعِيْدِ مِنَ الْفَائِزِيْنَ وَاجْعَلْنَا مِنْ عُتَقَائِكَ مِنَ النَّارِ
Latin:
Allahumma ij‘alna fii haadzal ‘iidi minal faaiziin waj‘alna min ‘utaqaa-ika minan naar.
Artinya:
“Ya Allah, jadikanlah kami pada hari raya ini termasuk orang-orang yang memperoleh kemenangan dan jadikan kami termasuk hamba-hamba-Mu yang dibebaskan dari api neraka.”
Selain doa Idul Adha, umat Islam juga dianjurkan membaca doa ketika menyembelih hewan kurban.
Berikut bacaan doa kurban Idul Adha:
بِسْمِ اللهِ، اللهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ، اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنِّي
Latin:
Bismillahi, Allahu akbar. Allahumma haadzaa minka wa laka. Allahumma taqabbal minni.
Artinya:
“Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, ini dari-Mu dan untuk-Mu. Ya Allah, terimalah ibadah kurbanku.”
Doa tersebut biasa dibaca saat proses penyembelihan hewan kurban berlangsung.
Bacaan itu menjadi bentuk pengagungan kepada Allah SWT sekaligus pengingat bahwa seluruh rezeki berasal dari-Nya.
Selain membaca doa, umat Islam juga dianjurkan menjaga tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam.
Hewan kurban harus diperlakukan dengan baik dan proses penyembelihan dilakukan secara benar serta memperhatikan aspek kebersihan.
Idul Adha sendiri memiliki makna mendalam tentang keikhlasan dan pengorbanan, sebagaimana kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang menjadi teladan bagi umat Islam.
Momentum Hari Raya Kurban juga menjadi ajang mempererat kepedulian sosial melalui pembagian daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan.
Karena itu, doa Idul Adha dan doa kurban tidak hanya menjadi bacaan ritual semata, tetapi juga pengingat tentang pentingnya rasa syukur, ketakwaan, dan kepedulian terhadap sesama.
Menjelang Idul Adha 2026, pencarian terkait doa kurban, takbiran, dan tata cara penyembelihan hewan diperkirakan kembali meningkat di mesin pencarian Google dan media sosial.***
Penulis : Soni Tarsoni

















