Bacaan Doa Buka Puasa Tarwiyah dan Arafah yang Banyak Diamalkan Umat Islam

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bacaan Doa Buka Puasa Tarwiyah dan Arafah yang Banyak Diamalkan Umat Islam

Bacaan Doa Buka Puasa Tarwiyah dan Arafah yang Banyak Diamalkan Umat Islam

WARTAGARUT.COM – Doa berbuka puasa Tarwiyah dan Arafah menjadi salah satu bacaan yang banyak dicari umat Islam menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.

Dua puasa sunnah di bulan Zulhijah ini memiliki keutamaan besar sehingga banyak muslim mempersiapkan diri untuk menjalankannya, termasuk memahami bacaan doa berbuka puasa lengkap dalam tulisan Arab, latin, dan artinya.

Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada 8 Zulhijah atau Senin, 25 Mei 2026. Sementara puasa Arafah jatuh pada 9 Zulhijah atau Selasa, 26 Mei 2026, bertepatan dengan pelaksanaan wukuf jemaah haji di Padang Arafah.

Kedua amalan sunnah tersebut sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Puasa Arafah bahkan dikenal memiliki pahala besar karena dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.

Saat waktu magrib tiba, umat Islam dianjurkan membaca doa berbuka puasa sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT setelah menyelesaikan ibadah puasa seharian penuh.

Berikut bacaan doa berbuka puasa Tarwiyah dan Arafah yang umum diamalkan umat Islam:

Baca Juga :  Sewa Gedung Telkom untuk BGN Disebut di Atas Harga Pasar, Ini Penjelasannya

Doa berbuka puasa “Allahumma Laka Shumtu”

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Arab latin:
Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa’ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar raahimin.

Artinya:
“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu wahai Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”

Selain itu, ada juga doa berbuka puasa lain yang cukup populer dibaca umat Islam:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Arab latin:
Dzahabadh dzama’u wabtalatil uruqu wa tsabatal ajru insyaa Allah.

Artinya:
“Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah.”

Puasa Tarwiyah sendiri merupakan puasa sunnah yang dilakukan pada tanggal 8 Zulhijah. Amalan ini menjadi bagian dari ibadah sunnah pada sepuluh hari pertama Zulhijah yang dikenal penuh keberkahan dan pahala besar.

Sementara puasa Arafah dilaksanakan pada 9 Zulhijah dan menjadi salah satu puasa sunnah paling utama bagi umat Islam yang tidak berhaji. Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun, yaitu satu tahun sebelumnya dan satu tahun yang akan datang.

Baca Juga :  Head to Head Napoli vs Arsenal: The Gunners Unggul dalam 5 Pertemuan

Selain menjalankan puasa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa, zikir, membaca Al-Qur’an, sedekah, serta memperbanyak amal saleh menjelang Hari Raya Idul Adha.

Waktu membaca doa berbuka puasa dilakukan setelah azan magrib berkumandang dan sesaat setelah membatalkan puasa. Rasulullah SAW juga menganjurkan umatnya untuk menyegerakan berbuka ketika waktu magrib telah tiba.

Selain itu, berbuka puasa dengan makanan manis seperti kurma juga menjadi sunnah yang banyak diamalkan umat Islam. Tradisi ini bukan hanya bernilai ibadah, tetapi juga baik untuk mengembalikan energi tubuh setelah berpuasa seharian.

Momentum puasa Tarwiyah dan Arafah juga menjadi waktu terbaik untuk memperbanyak ibadah serta mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Idul Adha dengan hati yang lebih bersih dan penuh rasa syukur.

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Muhammadiyah Garut Dorong Pontren Jadi Pusat Dakwah dan Perkaderan
Mahasiswa Uniga Raih Dua Podium di Arung Progo Festival 2026
KH Dadang Priatna Pimpin Yayasan Pesantren Cipari, Ini 3 Prioritasnya
SMK Muhammadiyah Garut Perkuat Ideologi Guru dan Staf lewat Pengajian Pembinaan
PDM Garut Dorong AIK Jadi Akar Penguatan Sekolah Muhammadiyah
Ketua PDM Garut Ungkap Makna Jiwa Merdeka: Tak Takut Selain kepada Allah
Muhammadiyah Garut Bahas Tafsir Peradaban, Dorong Al-Qur’an Jadi Panduan Hidup
Doa Tolak Bala Lengkap, Arab, Latin, dan Artinya
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 13:00 WIB

Muhammadiyah Garut Dorong Pontren Jadi Pusat Dakwah dan Perkaderan

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Mahasiswa Uniga Raih Dua Podium di Arung Progo Festival 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:14 WIB

KH Dadang Priatna Pimpin Yayasan Pesantren Cipari, Ini 3 Prioritasnya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:41 WIB

SMK Muhammadiyah Garut Perkuat Ideologi Guru dan Staf lewat Pengajian Pembinaan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:10 WIB

PDM Garut Dorong AIK Jadi Akar Penguatan Sekolah Muhammadiyah

Berita Terbaru

Reisya Agustina Fauziah Juara 2 OMI 2026

Prestasi Pelajar dan Mahasiswa

Raih Juara 2 OMI 2026 Garut, Reisya Agustina Fauziah dari MAN 2 Garut Lolos Provinsi

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:19 WIB

MAN 1 Garut meraih dua prestasi dalam EXTRANAS 2026 melalui kategori Stand Expo Tematik dan Video Profil Keterampilan.

Prestasi Pelajar dan Mahasiswa

MAN 1 Garut Raih 2 Prestasi di EXTRANAS 2026, Sabet Juara Stand Expo dan Video Profil

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:03 WIB