Dorong Desa Bebas Sampah, Teh Putri Karlina Gagas Stimulan Dana untuk Pengelolaan Sampah! Ini Penjelasannya!

- Jurnalis

Kamis, 10 Juli 2025 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dorong Desa Bebas Sampah, Teh Putri Karlina Gagas Stimulan Dana untuk Pengelolaan Sampah! Ini Penjelasannya!

Dorong Desa Bebas Sampah, Teh Putri Karlina Gagas Stimulan Dana untuk Pengelolaan Sampah! Ini Penjelasannya!

WARTAGARUT.COM – Wakil Bupati Garut, drg. Hj. Luthfianisa Putri Karlina, M.B.A.,menerima audiensi dari HIMI Persis Garut di Kantor Wakil Bupati Garut untuk mendiskusikan persoalan krusial: pengelolaan sampah di tingkat desa.

kembali menunjukkan komitmennya terhadap isu lingkungan. Pada Kamis, 3 Juli 2025, Teh Putri menerima audiensi dari HIMI Persis Garut di Kantor Wakil Bupati Garut untuk mendiskusikan persoalan krusial: pengelolaan sampah di tingkat desa

Pertemuan tersebut menjadi ajang diskusi serius tentang kultur, regulasi, serta pemberdayaan masyarakat dalam menangani persoalan sampah. Teh Putri menyoroti bahwa akar masalah sampah di Garut bukan hanya teknis, tapi juga budaya dan kebijakan.

Baca Juga :  KONI Garut Buka Kejurdo Karate BKC, Siapkan Atlet Menuju Porprov 2030

“Masalah sampah itu bukan hanya karena kurangnya fasilitas, tapi juga soal kebiasaan dan komitmen bersama,” ujar Teh Putri.

Dalam diskusi, Teh Putri mengapresiasi inisiatif yang sudah berjalan di beberapa wilayah, termasuk Desa Haurpanggung yang aktif membina RT dalam pengelolaan dan edukasi sampah.

Teh Putri menyampaikan rencana strategisnya: pemberian dana stimulan dari pemerintah kabupaten kepada desa-desa yang berkomitmen dan aktif mengelola sampah.

Baca Juga :  Kepala Kemenag Garut: Rakerda Penentu Keberhasilan Program 2026

Namun, syaratnya jelas: desa harus terlebih dahulu menyediakan lahan dan terbebas dari tumpukan sampah.

“Bantuan dana hanya akan diberikan kepada desa yang sudah bersih. Artinya, semangatnya harus datang dulu dari masyarakat dan pemerintah desa,” jelas Teh Putri.

Gagasan ini menuai antusias dari HIMI Persis Garut yang siap berkolaborasi dalam mengedukasi masyarakat, terutama di kawasan yang masih rentan terhadap pencemaran sampah.

Audiensi ini memperkuat arah kebijakan lingkungan Garut ke depan: bersih, partisipatif, dan berkelanjutan.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Ziarah Hari Jadi Garut ke-213, Bupati Garut Kenang Dedikasi Bupati ke-22 Drs. H. Dede Satibi
Mapag Hurip hingga Ziarah Bupati Terdahulu, Refleksi Sejarah di Hari Jadi Garut ke-213
Saatnya Pengelolaan Desa Yang Partisipatif, Akuntabel dan Berwawasan Lingkungan
7 Agenda Utama Warnai Hari Jadi Garut ke-213 Tahun 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
Zakat Fitrah Garut 2026 Resmi Ditetapkan Rp40.500, Ini Keputusan Lengkap BAZNAS
Kemenag Garut Uji Calon Kepala KUA, H. Saepulloh: Pelayanan Umat Harus Lebih Profesional
Kepala Kemenag Garut: Rakerda Penentu Keberhasilan Program 2026
70 Ribu Warga Garut Dicoret dari PBI, Bupati Syakur Amin Minta Layanan Kesehatan Tetap Jalan
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:19 WIB

Ziarah Hari Jadi Garut ke-213, Bupati Garut Kenang Dedikasi Bupati ke-22 Drs. H. Dede Satibi

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:32 WIB

Mapag Hurip hingga Ziarah Bupati Terdahulu, Refleksi Sejarah di Hari Jadi Garut ke-213

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:05 WIB

Saatnya Pengelolaan Desa Yang Partisipatif, Akuntabel dan Berwawasan Lingkungan

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:20 WIB

7 Agenda Utama Warnai Hari Jadi Garut ke-213 Tahun 2026, Ini Jadwal Lengkapnya

Rabu, 11 Februari 2026 - 07:14 WIB

Zakat Fitrah Garut 2026 Resmi Ditetapkan Rp40.500, Ini Keputusan Lengkap BAZNAS

Berita Terbaru

error: Content is protected !!