WARTAGARUT.COM – Wakil Ketua 1 Bidang Akademik, AIK dan Kemahasiswaan STAIDA Muhammadiyah Garut yang juga menjabat sebagai Ketua Komite PKBM PKBM Darul Qalam Muhammadiyah Garut, H. Luqman Al Hakim Musthafa, M.Ag., mengukuhkan kepengurusan PKBM Darul Qalam Muhammadiyah Garut untuk periode 2023-2026.
Pengukuhan pengurus PKBM Darul Qalam Muhammadiyah Garut ini dilaksanakan di aula STAIDA Muhammadiyah Garut, yang terletak di Jalan Bratayudha, Kecamatan Garut Kota, Senin (14/8/2023).
Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Arqam (STAIDA) Muhammadiyah Garut, Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag, mengungkapkan rasa gembira atas pengukuhan PKBM Darul Qalam Muhammadiyah Garut.
Dr Agus Rahmat Nugraha menyatakan bahwa pengukuhan PKBM Darul Qalam yang merupakan labschool Staida Muhammadiyah Garut ini telah dinantikan selama dua tahun.
Dr Agus Rahmat Nugraha juga menekankan pentingnya kelembagaan dalam mengelola PKBM ini, dan ia berharap bahwa pengurus yang telah dikukuhkan adalah individu-individu terbaik yang akan mampu memberikan kontribusi positif melalui PKBM Darul Qalam Muhammadiyah Garut.
“Labschool atau Pendidikan di PKBM tidak hanya berkaitan dengan aspek pembelajaran, tetapi juga melibatkan pelatihan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Misalnya, pelatihan dalam hal pengelolaan rumah tangga, pendidikan keluarga, dan keterampilan ekonomi,” papar Dr Agus Rahmat Nugraha.
Dr Agus Rahmat Nugraha berharap PKBM Darul Qalam Muhammadiyah Garut ini didirikan untuk mengisi ruang ruang kosong dalam pengembangan catur dharma Perguruan tinggi, yaitu pada aspek pengabdian yang nyata.
“Jadi ada pendidikannya ada pengajarannya juga ada, kemudian riset dan pengabdian. Juga berjalan, termasuk juga penguatan al Islam kemuhammadiyahan yang hidup di masyarakat dan bersama sama hidup dengan kampus,”katanya.
Ketua PKBM Darul Qalam Muhammadiyah Garut, Dr. Sandra Taufik Hidayat, M.Ag., menjelaskan tujuan utama dari PKBM ini adalah untuk memberikan pendidikan yang berkualitas kepada masyarakat, khususnya dalam upaya meningkatkan indeks prestasi kabupaten.
“PKBM Darul Qalam Muhammadiyah Garut juga membantu warga masyarakat sekitar untuk mengenyam pendidikan di wajib belajar 12 tahun,”katanya.
Dr. Sandra Taufik Hidayat juga mengatakan bahwa PKBM Darul Qalam Muhammadiyah Garut akan menyelenggarakan berbagai kegiatan pembelajaran, pelatihan, dan pengembangan keterampilan.
“Sebagaimana yang diamanatkan oleh ketua Staida jadi wilayah sekitar juga ini insya allah akan kami garap untuk bidang pelatihan. pelatihannya nanti kita akan sesuaikan programnya dengan kebutuhan masyarakat sekitar,”ujarnya
Ia berharap PKBM Darul Qalam Muhammadiyah Garut menjadi pionir di dalam pengelolaan pendidikan non formal terutama di Kabupaten Garut termasuk di Jawa barat karena PKBM Darul Qalam Muhammadiyah Garut ini merupakan salah satu pendidikan non formal pertama kali yang dimiliki oleh amal usaha Muhammadiyah.
Tak Hanya itu, Ia juga berharap bahwa kedepannya PKBM Darul Qalam Muhammadiyah Garut menjadi contoh yang baik untuk PKBM – PKBM yang lainnya.
“Ini Bisa menjadi cerminan yang benar disamping gejolak ketidakpercayaan kepada pkbm saat ini , maka kami akan membuktikan dengan beberapa kegiatan yang dilaksanakan itu menjadi contoh yang benar untuk yang lainnya,”pungkasnya.***















