FORKAB V 2026, Hj. Diah Kurniasari Dorong Generasi Muda Kenal Olahraga Tradisional

Sabtu, 12 September 2026 - 14:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hj. Diah Kurniasari Memberikan Sambutan FORKAB V 2026

Hj. Diah Kurniasari Memberikan Sambutan FORKAB V 2026

WARTAGARUT.COM – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Garut mendorong pelestarian olahraga tradisional sejak jenjang sekolah dasar melalui Festival Olahraga Masyarakat Tingkat Kabupaten Garut (FORKAB) V Tahun 2026.

Ketua KORMI Kabupaten Garut,  Hj. Diah Kurniasari, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan olahraga tradisional yang mengandung nilai kearifan lokal kepada generasi muda.

Pernyataan itu disampaikan saat Bupati Garut Abdusy Syakur Amin membuka FORKAB V 2026 di GOR Cikuray, Kompleks SOR RAA Adiwijaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu, 12 September 2026.

FORKAB V 2026 libatkan 42 kecamatan

Sekretaris Fraksi Nasdem DPRD Garut ini menjelaskan, FORKAB V 2026 digelar dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43.

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari dan melibatkan peserta dari 42 kecamatan di Kabupaten Garut.

FORKAB V 2026 diisi festival olahraga tradisional antarkecamatan yang diikuti pelajar tingkat sekolah dasar.

Sejumlah cabang olahraga yang diperlombakan meliputi egrang, dagongan, sumpitan, terompah panjang, hingga senam KORMI.

Menurut Hj. Diah, berbagai cabang yang dipertandingkan merupakan bagian dari kearifan lokal dan hasil karya KORMI Kabupaten Garut.

Baca Juga :  Siswa MTsN 1 Garut Hamzah Tegar Pane Raih Juara 2 Karate di Cianjur Karate Championship 2026

“Seluruh lomba KORMI ini merupakan kearifan lokal atau hasil karya dari KORMI Kabupaten Garut. Diikuti oleh 42 Kecamatan di Kabupaten Garut, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KORMI Kabupaten Garut dalam melestarikan olahraga tradisional sejak jenjang Sekolah Dasar sekaligus mendukung program menuju Indonesia Bugar 2045,” pungkas Diah.

Dorong budaya olahraga sejak usia sekolah

Sektretaris Komisi IV DPRD Garut  menilai pengenalan olahraga tradisional sejak usia sekolah dapat menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan hidup aktif di kalangan generasi muda.

Melalui kegiatan antarkecamatan, para pelajar tidak hanya mendapatkan pengalaman berolahraga, tetapi juga berkesempatan mengenal berbagai permainan tradisional yang berkembang di masyarakat.

Program tersebut sejalan dengan pesan Bupati Garut Abdusy Syakur Amin yang mengajak masyarakat membudayakan pola hidup aktif melalui olahraga untuk menjaga kesehatan dan kebugaran.

“Untuk itu, biar sehat maka harus mau berolahraga. Tentu saja olahraganya tidak usah harus selalu olahraga yang berat-berat atau olahraga yang berorientasi prestasi, tapi olahraga untuk kesehatan, silaturahmi, dan kegembiraan,” ujar Abdusy Syakur Amin.

Baca Juga :  MAN 5 Garut Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Ini yang Dicek pada Siswa Kelas 10

Bupati juga meminta para camat dan jajaran KORMI Kabupaten Garut terus mendorong partisipasi masyarakat dalam berolahraga.

Menurutnya, olahraga masyarakat tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga dapat mempererat silaturahmi dan menggerakkan perekonomian warga melalui kegiatan sports tourism dan rekreasi.

KORMI Jabar apresiasi program olahraga masyarakat

Ketua KORMI Jawa Barat, Denda Alamsyah, mengapresiasi keaktifan KORMI Kabupaten Garut dalam menjalankan berbagai program keolahragaan.

Ia menilai olahraga berbasis masyarakat dapat mendukung peningkatan kesehatan daerah, salah satunya melalui peningkatan partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga.

“Salah satunya melalui acara seperti ini adalah meningkatkan angka partisipasi masyarakat berolahraga,” kata Denda.

Pelaksanaan FORKAB V 2026 diharapkan dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam olahraga sekaligus menjaga keberadaan olahraga tradisional di tengah perkembangan zaman.

Dengan melibatkan pelajar dari 42 kecamatan, KORMI Kabupaten Garut berupaya menjadikan olahraga tradisional sebagai bagian dari aktivitas kebugaran, interaksi sosial, dan pengenalan kearifan lokal sejak usia dini.

Penulis : Soni Warta Garut

Editor : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Liga Negara UEFA 2026/2027: Jadwal Lengkap Matchday 1 dan Big Match
Badminton Putri Indonesia Raih Perunggu Asian Games 2026 Usai Kalah dari China
Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan, Jam dan Venue
Klasemen Persib Terbaru Usai Menang dari Persijap: Maung Bandung Koleksi 6 Poin
PERSIB Balikkan Keadaan, Kalahkan Persijap Jepara 2-1 di Pekan Ketiga Super League
Klasemen Levante vs Barcelona Usai Barca Menang 4-2
Klasemen Premier League Usai Man Utd vs Man City 0-1
Man Utd vs Man City 0-1, Gol Haaland Disahkan VAR

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 20:26 WIB

Liga Negara UEFA 2026/2027: Jadwal Lengkap Matchday 1 dan Big Match

Rabu, 23 September 2026 - 17:29 WIB

Badminton Putri Indonesia Raih Perunggu Asian Games 2026 Usai Kalah dari China

Rabu, 23 September 2026 - 17:00 WIB

Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan, Jam dan Venue

Minggu, 20 September 2026 - 22:10 WIB

Klasemen Persib Terbaru Usai Menang dari Persijap: Maung Bandung Koleksi 6 Poin

Minggu, 20 September 2026 - 21:45 WIB

PERSIB Balikkan Keadaan, Kalahkan Persijap Jepara 2-1 di Pekan Ketiga Super League

Berita Terbaru