WARTAGARUT.COM – Rumah Sakit (RS) Medina resmi membuka layanan isolasi khusus anak dan menghadirkan ambulans baru untuk merujuk pasien jantung peserta BPJS Kesehatan sebagai langkah peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Garut.
Komisaris Utama PT Medika Medina Gunawan, H. Rudy Gunawan, SH, MH, menegaskan penambahan fasilitas tersebut merupakan bentuk komitmen manajemen dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya pasien anak dan penderita penyakit jantung yang membutuhkan rujukan cepat dan tepat.
“Kami melihat kebutuhan layanan isolasi khusus anak semakin penting, terutama untuk penanganan kasus infeksi yang memerlukan ruang terpisah dan pengawasan intensif. Selain itu, ambulans baru ini kami siapkan untuk mendukung rujukan pasien jantung BPJS agar prosesnya lebih cepat dan aman,” ujar Rudy Gunawan melalui unggahan video IG, jumat, (27/2/2026).
Menurutnya, layanan isolasi anak dirancang dengan standar keselamatan pasien yang ketat.
Fasilitas tersebut memungkinkan penanganan lebih optimal tanpa risiko penularan silang dengan pasien lain.
Langkah ini sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit.
Sementara itu, pengadaan ambulans baru difokuskan pada kebutuhan rujukan pasien jantung peserta BPJS Kesehatan.
Rudy Gunawan menjelaskan, kasus jantung membutuhkan respons waktu yang cepat. Dengan armada khusus, proses rujukan ke rumah sakit yang memiliki fasilitas penanganan lanjutan dapat dilakukan lebih efisien.
“Kami ingin memastikan pasien jantung BPJS tidak terkendala transportasi medis. Kecepatan dan ketepatan rujukan sangat menentukan keselamatan pasien,” katanya.
Ia menambahkan, RS Medina akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan layanan agar sejalan dengan kebutuhan masyarakat.
Manajemen juga berkomitmen menjaga standar pelayanan sesuai regulasi dan prinsip akuntabilitas.
Dengan dibukanya layanan isolasi khusus anak dan operasional ambulans baru untuk rujukan jantung BPJS, RS Medina berharap akses layanan kesehatan di Garut semakin merata dan responsif terhadap kondisi darurat medis.***
Penulis : Soni Tarsoni















