Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan, menumbuhkan budaya kerja produktif, serta meningkatkan sinergi antarunit kerja.
Lebih dari sekadar pelatihan, program ini dirancang untuk membentuk pegawai agar tidak hanya menjalankan tugas administratif dan penegakan hukum, tetapi juga mampu menjadi pemimpin yang memotivasi serta teladan bagi timnya.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kejari Garut, Dr. (C) Helena Octavianne, S.H., M.H., CSSL., CCD.
Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya penguatan karakter sebagai fondasi peningkatan kinerja institusi.
“Acara ini diharapkan dapat menghasilkan peningkatan kualitas kepemimpinan internal, di mana setiap pejabat maupun pegawai mampu menjadi role model bagi timnya,” ujar Helena.
Turut hadir pejabat struktural, mulai dari Kepala Seksi (Kasi), Kepala Subbagian (Kasubsi), hingga pegawai fungsional dan administratif.
Acara terselenggara berkat kerja sama antara Kejari Garut dan TobeIndonesia, menghadirkan Master Trainer Bang Bob sebagai pemateri utama.
Melalui materi interaktif, Bang Bob membangun pola pikir positif, memperkuat kerja tim, serta menanamkan nilai kepemimpinan yang aplikatif di lingkungan kerja.
Helena menambahkan, dengan semakin kokohnya karakter dan kepemimpinan di internal Kejari Garut, pelayanan masyarakat serta efektivitas penegakan hukum akan semakin optimal.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia. Ini menjadi landasan dalam membangun profesionalisme dalam penegakan hukum dan pelayanan publik,” tambahnya.
Sebelumnya, Kejari Garut juga aktif berinovasi dengan mendirikan posko akses keadilan bagi perempuan, anak, dan penyandang disabilitas, sebagai bentuk responsivitas terhadap perlindungan kelompok rentan.
Helena menekankan, keberhasilan kegiatan ini bergantung pada komitmen peserta untuk menerapkan nilai-nilai karakter dan kepemimpinan dalam tugas sehari-hari.***
Penulis : Soni Tarsoni







