Kisah Inspiratif A. Kasoem : Perintis Industri Kacamata Indonesia Asal Garut
WARTAGARUT.COM – Sejarah industri optik di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari sosok Atjoem Kasoem, atau lebih dikenal sebagai A. Kasoem.
Lahir di Kadungora, Garut, ia mencatatkan diri sebagai pengusaha kacamata pertama di Indonesia yang tidak hanya sukses membangun jaringan toko, tetapi juga mendirikan pabrik lensa bifokus pertama di tanah air pada tahun 1970.
Dedikasinya dalam dunia optik diakui secara nasional hingga pabriknya diresmikan langsung oleh Wakil Presiden Sri Sultan Hamengkubuwono pada tahun 1974, menjadikan Garut sebagai salah satu titik penting dalam peta sejarah industri kesehatan mata nasional.
1. Awal Perjalanan di Braga: Menimba Ilmu dari Kurt Schlooser
Kisah kesuksesan A. Kasoem bermula dari ketekunannya menimba ilmu.
Selepas menyelesaikan sekolahnya, pemuda kelahiran Garut ini tidak langsung terjun membuka usaha sendiri.
Ia memilih untuk bekerja dan belajar di sebuah toko kacamata ternama milik Kurt Schlooser yang berlokasi di kawasan bergengsi Braga, Bandung.
Di sinilah Kasoem menyerap ilmu teknis dan manajemen optik dari ahlinya.
2. Ekspansi Bisnis: Dari Toko Lokal ke Jaringan di Pulau Jawa
Keberanian A. Kasoem membuahkan hasil.
Ia berhasil mendirikan toko kacamatanya sendiri yang diberi nama A. Kasoem.
Tidak berhenti di satu lokasi, naluri bisnisnya mendorong ekspansi yang agresif namun terukur.
Toko kacamata Kasoem berkembang pesat dan merambah ke berbagai kota besar di Pulau Jawa, menjadikannya merek lokal yang diperhitungkan dan menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia untuk kebutuhan alat bantu penglihatan pada masanya.
3. Pabrik Lensa Bifokus Pertama dan Peresmian oleh Wapres
Visi A. Kasoem melampaui sekadar berdagang; ia ingin Indonesia mandiri dalam produksi. Pada tahun 1970, ia mendirikan pabrik lensa bifokus pertama di Indonesia.
Keputusan untuk membangun pabrik ini di Kadungora, Garut, menunjukkan kecintaannya pada tanah kelahiran sekaligus kontribusi nyata bagi ekonomi daerah.
Prestasi ini mendapat pengakuan tertinggi dari negara.
Empat tahun setelah pendiriannya, tepatnya pada 23 September 1974, pabrik tersebut diresmikan secara langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia saat itu, Sri Sultan Hamengkubuwono IX.
Momen ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar A. Kasoem, tetapi juga bagi masyarakat Garut dan industri nasional.
4. Referensi dan Catatan Redaksi
Informasi dalam artikel ini disarikan dari unggahan akun Instagram @masalewat_garut yang merujuk pada arsip tokoh.id, situs resmi optikkasoem.com, serta dokumentasi makam dari @makamindo.
Redaksi WartaGarut.com menyarankan pembaca untuk merujuk ke sumber-sumber primer tersebut untuk detail biografi yang lebih mendalam.
Beberapa detail spesifik mungkin memerlukan verifikasi arsip sejarah lebih lanjut. ***
Penulis : Soni Tarsoni