Malam Tahun Baru 2026 di Hotel Harmoni Garut, Budaya Sunda Sakral hingga Modern Memikat Tamu Luar Daerah

Jumat, 2 Januari 2026 - 14:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Malam Tahun Baru 2026 di Hotel Harmoni Garut, Budaya Sunda Sakral hingga Modern Memikat Tamu Luar Daerah

Malam Tahun Baru 2026 di Hotel Harmoni Garut, Budaya Sunda Sakral hingga Modern Memikat Tamu Luar Daerah

WARTAGARUT.COM – Hotel Harmoni Garut sukses menggelar perayaan malam Tahun Baru 2026 dengan mengusung konsep budaya Sunda secara menyeluruh, mulai dari seni sakral hingga hiburan modern, yang mendapat respons antusias dari para tamu lintas daerah.

General Manager Hotel Harmoni Garut, Ageng Sutadiredja, mengatakan acara tutup tahun yang digelar pada 31 Desember 2025 itu mengangkat tema Mapag Warsih Anyar 2026 dengan subtema Nyungkruk Galur Mapay Laratan, sebagai bentuk ajakan untuk mengingat dan merawat akar budaya Sunda dari masa ke masa.

“Kami ingin mengingatkan tamu-tamu tentang budaya Sunda dari zaman dulu sampai sekarang. Alhamdulillah acaranya berjalan lancar dan respons tamu sangat positif,” ujar Ageng, dalam wawancara dengan WartaGarut.com di Hotel Harmoni Garut, Jalan Cipanas Baru Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jum’at (2/1/2026).

Ia menerangkan, Acara malam tahun baru di Hotel Harmoni dimulai dengan penampilan seni tradisional Sunda yang sarat nilai filosofis.

Beberapa kesenian yang ditampilkan di antaranya karinding, tarawangsa khas Rancakalong Sumedang, serta wayang golek, meski dengan durasi terbatas.

“Yang sakralnya kami hadirkan karinding dan tarawangsa. Itu bagian dari warisan Sunda yang sangat kuat nilai budayanya,” kata Ageng.

Baca Juga :  Wisuda Tahfidz Qur'an MAN 5 Garut, Kemenag Tekankan Literasi dan Akhlak

Seiring berjalannya malam, kata Ageng, konsep kemudian dikolaborasikan dengan budaya Sunda modern seperti rampak gendang, jaipongan, permainan kaulinan barudak, egrang, hingga lagu-lagu Sunda anak-anak.

Acara ditutup dengan pertunjukan etnik perkusi Sunda yang menghidupkan suasana hingga pergantian tahun.

“Malam tahun baru di Hotel Harmoni kami tampilkan Sunda secara total, dari yang sakral sampai yang modern,” tegasnya.

Ageng mengungkapkan, mayoritas tamu yang hadir justru berasal dari luar Jawa Barat, seperti Makassar, Kediri, Tangerang, hingga Jakarta.

Namun, mereka menunjukkan antusiasme tinggi terhadap suguhan budaya Sunda.

“Mereka nonton sampai malam, bahkan sampai pesta tahun barunya. Antusiasmenya luar biasa,” ujarnya.

Tak hanya hiburan, kata Ia, Hotel Harmoni juga menyajikan kuliner khas Sunda sebagai bagian dari pengalaman budaya.

Menu yang disuguhkan meliputi nasi tutug oncom, nasi lewet, nasi merah, aneka olahan ayam dan ikan, serta beragam lalapan khas Sunda.

Dekorasi acara pun mengusung tema hasil bumi Sunda, dengan tampilan sayuran, buah-buahan, hingga kelapa.

Menariknya, seluruh hasil dekorasi tersebut dibagikan kepada tamu setelah acara selesai.

Baca Juga :  Arema FC vs Dewa United: Singo Edan Unggul 4-0

“Ada singkong, durian, pisang, sayuran, semuanya kami bagikan. Tamu sangat senang,” kata Ageng.

Antusiasme tamu semakin meningkat dengan hadirnya berbagai door prize, mulai dari voucher menginap, barang elektronik, televisi pintar, handphone, hingga hadiah utama sepeda listrik.

“Yang dapat sepeda listrik itu tamu dari Tangerang Selatan, handphone dari Kediri. Jadi benar-benar lintas daerah,” ujarnya.

Ke depan, Hotel Harmoni Garut berencana menjadikan budaya Sunda sebagai program rutin, tidak hanya saat tahun baru.

Konsepnya akan dikemas dalam berbagai kegiatan, mulai dari sarapan tematik, hingga acara sore santai dengan seni tradisi.

“Kami ingin sebulan sekali atau dua kali menampilkan budaya Sunda. Bisa saat breakfast, bisa juga sore hari dengan konsep ngopi, ngeteh, diskusi budaya sambil dihibur karinding, tarawangsa, atau kecapi suling,” jelas Ageng.

Hotel Harmoni juga menyiapkan lokasi baru di area Kebun Jati sebagai ruang interaksi budaya dan diskusi santai.

“Mudah-mudahan Januari 2026 program ini sudah bisa mulai berjalan. Karena siapa lagi yang menjaga budaya Sunda kalau bukan kita sendiri,” pungkasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prakiraan Cuaca Garut Hari Ini 26 Oktober 2026, Cek Potensi Hujan
Uang Tunai Bakal Hilang? Ini Fakta di Balik Transaksi Digital
Cek Bansos BPNT 2026: Link Resmi dan Cara Cek Pakai NIK
Rudy Gunawan Apresiasi Becak Listrik: Nyaman, Mang Becak Tidak Capek
Jalan Ciangkrong Dibuka, Distribusi Kopi Petani Garut Makin Mudah
Cara Cek Bansos Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Langkahnya
Kebon Jati Hotel Harmoni Garut, Ruang Outdoor Baru untuk Camping hingga Musik
Sawala Usaha Garut 2026 Catat Investasi Rp20,7 Miliar, Investor dan Diaspora Bertemu Pengusaha

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:44 WIB

Prakiraan Cuaca Garut Hari Ini 26 Oktober 2026, Cek Potensi Hujan

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:17 WIB

Uang Tunai Bakal Hilang? Ini Fakta di Balik Transaksi Digital

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:38 WIB

Cek Bansos BPNT 2026: Link Resmi dan Cara Cek Pakai NIK

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Rudy Gunawan Apresiasi Becak Listrik: Nyaman, Mang Becak Tidak Capek

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Jalan Ciangkrong Dibuka, Distribusi Kopi Petani Garut Makin Mudah

Berita Terbaru