Paham Intoleransi Cikal Bakal Radikalisme

- Jurnalis

Kamis, 17 Februari 2022 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Garut, Rudy Guanawan, memberikan sambutan dalam acara Peringatan Harlah NU ke - 99 yang dilaksanakan di Gedung PCNU, Jalan Suherman Nomor 117, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (17/2/2022). (Foto : M. Ahdiansyah/Diskominfo Garut).

Bupati Garut, Rudy Guanawan, memberikan sambutan dalam acara Peringatan Harlah NU ke - 99 yang dilaksanakan di Gedung PCNU, Jalan Suherman Nomor 117, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (17/2/2022). (Foto : M. Ahdiansyah/Diskominfo Garut).

GARUT, Tarogong Kaler- Bupati Garut, Rudy Gunawan meminta bantuan dari struktural NU untuk memberitahukan kepada masyarakat, bahwa saat ini ada paham-paham yang tidak memberikan dampak terhadap _Rahmatan Alamin Lil Alamin_. Ia menilai paham-paham tadi menurutnya sudah masuk dalam kategori intoleransi dan cikal bakal untuk terjadinya radikalisme.

“Paham-paham yang itu justru masuk dalam kategori intoleransi dan cikal bakal untuk terjadinya radikalisme, maka saya sangat takjub ketika Doktor Hilman cendikiawan muda dari Nahdlatul Ulama memaparkan di hadapan pimpinan daerah, begini begini-begini hal yang berhubungan dengan intoleransi dan radikalisme, dalam bentuk kajian dari Satgas Intoleransi dan Radikalisme,” ucapnya saat memberikan sambutan pada acara Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke – 99 Tingkat Kabupaten Garut, di Gedung Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Jalan Suherman Nomor 117, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (17/2/2022).

Terkait dengan hal tersebut, lanjut Rudy, pihaknya bersama Forkopimda sepakat bahwa siapapun yang melanggar hukum makan akan langsung diadakan penegakan hukum.

“Saya berharap dan sepakat kita semua di Forkopimda ada saja yang melanggar hukum kita langsung adakan penegakan hukum, sebagai mana (penangkapan) 3 jendral (NII) yang hari ini diadili, dan kita pemerintah daerah, kita ada Forkopimcam kita ada aparatur desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tapi saya ingin dakwah kita tidak kalah dengan dakwah-dakwah mereka yang dilakukan sembunyi-sembunyi,” lanjut Rudy.

Bupati Garut juga meminta MUI dan ormas-ormas islam, untuk sedini mungkin memberikan pengarahan dan pengetahuan terkait paham-paham yang dirasa intoleransi dan mengarah ke radikalisme.

“Seperti yang terjadi di Garut Kota hanya 2 kilometer dari pendopo, hanya 2 kilometer dari Polres, hanya 2 kilometer dari kantor PCNU, tentu kita dari Kodim pun sama hanya 2 kilometer, ada di pusat kota (dengan) 50 orang terpapar, oleh sebab itu kami _by name by address_ kita akan lindungi mereka baik dari ekonomi, hal-hal yang menyangkut dakwah dan sebagainya,” ungkapnya.

Berkaitan dengan Harlah NU, Bupati Garut, mengucapkan selamat atas Harlah NU ke- 99, ia berharap NU akan menjadi bagian yang memberikan jalan lurus bagi warga Garut supaya bisa masuk surga Allah SWT.

“Saya berharap bahwa Nahdatul Ulama kedepan akan menjadi bagian seorang tokoh baik individu maupun organisasinya yang memberikan jalan lurus bagi seluruh warga Garut supaya masuk surganya Allah SWT,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Garut, KH. Atjeng Abdul Wahid, megatakan pihaknya bersyukur Harlah NU ke-99 tingkat Kabupaten Garut bisa terlaksana, walaupun pada pelaksanaannya diselenggarakan secara terbatas karena masih dalam kondisi Pandemi Covid-19.

Ia juga menuturkan, pelaksanaan Harlah tahun ini sengaja dilaksanakan di Gedung PCNU yang baru, dengan harapan mengajakyang hadir agar pembangunan gedungnya bisa cepat selesai dengan sempurna.

Berita Terkait

22.022 Domba dan Kambing Diprediksi Dipotong Saat Idul Adha di Garut
PMK Terkendali, Warga Garut Tak Perlu Khawatir Beli Hewan Kurban
Ketersediaan Hewan Kurban di Garut Dipastikan Aman Jelang Idul Adha 2026
Bimtek Juru Sembelih Halal Digelar Sebelum Idul Adha 1447 H di Garut
Diskannak Garut Siapkan 100 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban untuk Idul Adha 1447 H
BMKG Peringatkan Cuaca Panas dan Hujan Lebat Masih Mengancam hingga Pertengahan Mei 2026
Kemenag Garut Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf Melalui Aplikasi SIWAK
Bupati Garut Instruksikan Pencairan Bansos dan Hibah Dipercepat untuk Dongkrak Ekonomi

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:26 WIB

22.022 Domba dan Kambing Diprediksi Dipotong Saat Idul Adha di Garut

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:22 WIB

PMK Terkendali, Warga Garut Tak Perlu Khawatir Beli Hewan Kurban

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:15 WIB

Ketersediaan Hewan Kurban di Garut Dipastikan Aman Jelang Idul Adha 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:01 WIB

Bimtek Juru Sembelih Halal Digelar Sebelum Idul Adha 1447 H di Garut

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:44 WIB

BMKG Peringatkan Cuaca Panas dan Hujan Lebat Masih Mengancam hingga Pertengahan Mei 2026

Berita Terbaru

error: Content is protected !!