Pasca Pandemi COVID-19, Jumlah Pekerja Migran Indonesia Kembali Meningkat

Kamis, 16 Maret 2023 - 17:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Penempatan dan Perlindungan Kawasan Amerika dan Pasifik, Lasro Simbolon  menerima cendramata usai kegiatan sosialisasi penempatan dan pelindung pekerja migran Indonesia, Kegiatan itu di Gedung Islamic Center, Jalan Pramuka, Kecamatan Garut Kota, Kamis (16/3/2023).

Deputi Penempatan dan Perlindungan Kawasan Amerika dan Pasifik, Lasro Simbolon menerima cendramata usai kegiatan sosialisasi penempatan dan pelindung pekerja migran Indonesia, Kegiatan itu di Gedung Islamic Center, Jalan Pramuka, Kecamatan Garut Kota, Kamis (16/3/2023).

WARTA GARUT – Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melakukan sosialisasi penempatan dan pelindung pekerja migran Indonesia, Kegiatan itu dilakukan di Gedung Islamic Center, Jalan Pramuka, Kecamatan Garut Kota, Kamis (16/3/2023).

Deputi Penempatan dan Perlindungan Kawasan Amerika dan Pasifik, Lasro Simbolon menuturkan bahwa sebelum pandemi COVID-19, Indonesia mengirimkan rata-rata 276.400 pekerja migran ke berbagai negara setiap setahunnya.

Namun, kata dia, saat terjadi pandemi COVID-19 Tahun 2021, Jumlah pengiriman pekerja migran Indonesia langsung turun menjadi 113.000.

“Bahkan pada tahun berikutnya, saat pandemi semakin parah dan perbatasan ditutup, hanya 73.000 pekerja migran yang berhasil dikirimkan,”tuturnya.

Baca Juga :  Penipuan di Garut! Janji Nikahi Anak Korban Berujung Rumah Diruntuhkan

Ia mengungkapkan bahwa situasi saat ini sudah mulai membaik, karena beberapa negara sudah membuka perbatasan setelah lockdown.

“Pada Tahun 2022, Jumlah tenaga migran yang berhasil dikirimkan mencapai 176.000 dan pada bulan Maret 2023 diharapkan situasi sudah kembali normal, Mudah mudah tidak ada gejolak,”ujarnya.

Lasro Simbolon menyebutkan, 10 negara tujuan utama pengiriman tenaga migran Indonesia diantaranya Hongkong, Taiwan, Malaysia, Korea, Singapura, Brunei, Jepang, Italia, dan Timur Tengah.

“Namun untuk Timur Tengah, pemerintah masih menerapkan moratorium penempatan sektor pekerja rumah tangga,”katanya.

Baca Juga :  Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026 Dibuka, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi  

Tetapi saat ini, kata Ia, Indonesia telah mengirimkan tenaga Profesional seperti Tenaga Perawat, Ahli IT, Tenaga Pertambangan dengan gaji standar Internasional ke Arab Saudi, Qatar, Dubai dan Uni Emirat Arab.

Lasro Simbolon menegaskan bahwa Indonesia memiliki tenaga kerja yang profesional dan berkelas di luar negeri.

“Indonesia memiliki tenaga kerja yang profesional dan berkelas di luar negeri yang berkerja di sektor formal seperti teknisi, Ahli IT, tukang las profesional, dan pekerja di sektor perhotelan,”pungkasnya.

Berita Terkait

Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026 Dibuka, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi  
252.520 Warga Miskin, Bupati Garut Siapkan Solusi Khusus, Efektifkah?
PAD Garut Masih Bergantung Transfer, Apa Jalan Keluarnya?
Garut Raih Juara Umum II Pentas PAI Jawa Barat, Dua Gelar MTQ Jadi Penentu
APBD Garut 2027 Tembus Rp4,76 Triliun, Ini Prioritas Anggarannya
Garut Sumbang Hampir 80 Persen Kentang Jabar, Jadi Percontohan UPLAND
Review The Odyssey, Film Christopher Nolan yang Dibintangi Matt Damon
Fenomena Langka! Makkah Diprediksi Gelap Lebih dari 5 Menit Akibat Gerhana Matahari Total

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:27 WIB

Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026 Dibuka, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi  

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:43 WIB

252.520 Warga Miskin, Bupati Garut Siapkan Solusi Khusus, Efektifkah?

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:30 WIB

PAD Garut Masih Bergantung Transfer, Apa Jalan Keluarnya?

Senin, 20 Juli 2026 - 13:23 WIB

Garut Raih Juara Umum II Pentas PAI Jawa Barat, Dua Gelar MTQ Jadi Penentu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:06 WIB

APBD Garut 2027 Tembus Rp4,76 Triliun, Ini Prioritas Anggarannya

Berita Terbaru

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memberikan arahan kepada jajaran Bapenda mengenai penguatan PAD sebagai upaya meningkatkan kemandirian fiskal Kabupaten Garut.

PEMERINTAHAN

PAD Garut Masih Bergantung Transfer, Apa Jalan Keluarnya?

Selasa, 21 Jul 2026 - 06:30 WIB

Spanyol menjadi pemenang Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 di final melalui gol Ferran Torres.

EVENT OLAHRAGA

Pemenang Piala Dunia 2026 Resmi Milik Spanyol, Ini Fakta Besarnya

Senin, 20 Jul 2026 - 19:10 WIB