Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, DLH Garut Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Program Zero Waste

- Jurnalis

Rabu, 21 Februari 2024 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, DLH Garut Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Program Zero Waste

Peringati Hari Peduli Sampah Nasional, DLH Garut Dorong Partisipasi Masyarakat dalam Program Zero Waste

WARTAGARUT.COM – Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut mengadakan serangkaian kegiatan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Kepala DLH Kabupaten Garut, Jujun Juansyah, Rabu (21/2/2024), menyatakan bahwa kegiatan tersebut telah dimulai sejak launching Gerakan Zero Waste, yang mencakup program-program seperti Kamis-Jum’at Bersih, Eco Office, dan Penataan Ruang Terbuka Hijau.

Menurut Jujun, HPSN tahun ini difokuskan pada peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, khususnya sampah anorganik.

“Sehingga harapannya di HPSN ini bahwa masyarakat Garut itu lebih pro aktif di dalam mengolah sampah di sumbernya,” ucap Jujun.

Puncak acara HPSN akan dilaksanakan pada tanggal 27 Februari 2024 dengan mengadakan acara talkshow di Gedung Pendopo Garut.

Di acara tersebut, akan dilakukan penandatanganan fakta integritas atau komitmen dari berbagai pihak, termasuk SKPD di lingkungan Pemkab Garut, kecamatan, desa, instansi vertikal, BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta di Kabupaten Garut.

“Itu menjadikan di HPSN nanti tangal 27 adalah betul-betul dari semua yang hadir ini berkomitmen, atas apa yang menjadi Instruksi Pak Bupati khususnya, yang didalamnya tentu saja ada terkait dengan gerakan (peduli) sampah melalui Kamis-Jum’at bersih itu kira-kira,” ungkapnya.

DLH Kabupaten Garut juga menawarkan dua jenis layanan terkait persampahan, yaitu penanganan dan pengurangan sampah. Penanganan meliputi proses pengumpulan, pengangkutan, dan pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sementara pengurangan melibatkan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan lingkungan.

Jujun mengimbau masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga lingkungan, karena tanpa dukungan mereka, upaya DLH Kabupaten Garut tidak akan berhasil. Pihaknya juga bekerja sama dengan instansi pemerintah lain seperti kecamatan, desa, dan kelurahan dalam menangani masalah sampah.

“Sehingga ya Insya Allah ini akan menjadikan bahwa Garut seperti yang kemarin disampaikan oleh Pak Pj (bupati) ya kenapa nggak kita kedepannya bisa menjadi Garut Kota Intan kembali kan seperti, itu harapannya mungkin ke depan,” ujarnya.

Selain itu, ia menyerukan kepada masyarakat agar tidak apatis terhadap kondisi lingkungan sekitar. Masyarakat diharapkan untuk mematuhi aturan yang tercantum dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2024, termasuk dalam pembuangan sampah pada rentang waktu tertentu untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Itu saja dulu yang dilakukan, supaya apa? supaya steril dari setengah lima subuh sampai jam 9 malam itu tidak ada sampah, jadi steril seperti itu,” pungkasnya.

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Kemenag Garut Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf Melalui Aplikasi SIWAK
Bupati Garut Instruksikan Pencairan Bansos dan Hibah Dipercepat untuk Dongkrak Ekonomi
Dokter Gigi di Garut Menumpuk di Kota, Putri Karlina Luncurkan Solusi
Hanya Ada 60 Dokter Gigi untuk 2,9 Juta Warga Garut, Ini Solusi Pemkab
Bupati Garut Siapkan Beasiswa agar Dokter Gigi Mau Mengabdi
Garut Kekurangan Dokter Gigi, Bupati Syakur Sebut Idealnya Harus Ada 600 Orang
Mutasi Polri Mei 2026: 9 Kapolda Diganti, Jawa Barat hingga NTB Resmi Punya Pimpinan Baru
Putri Karlina Turun Langsung Tertibkan PKL di Kawasan Pemda Garut, Larang Jual-Beli Lapak
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 18:53 WIB

Kemenag Garut Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf Melalui Aplikasi SIWAK

Senin, 11 Mei 2026 - 12:10 WIB

Bupati Garut Instruksikan Pencairan Bansos dan Hibah Dipercepat untuk Dongkrak Ekonomi

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:58 WIB

Dokter Gigi di Garut Menumpuk di Kota, Putri Karlina Luncurkan Solusi

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:52 WIB

Hanya Ada 60 Dokter Gigi untuk 2,9 Juta Warga Garut, Ini Solusi Pemkab

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:44 WIB

Bupati Garut Siapkan Beasiswa agar Dokter Gigi Mau Mengabdi

Berita Terbaru

Hasil Bali United vs Borneo FC 2-3, Pesut Etam Tempel Persib Bandung

SEPUTAR OLAHRAGA

Hasil Bali United vs Borneo FC 2-3, Pesut Etam Tempel Persib Bandung

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:48 WIB

error: Content is protected !!