WARTAGARUT.COM – Kampus STIKes Karsa Husada Garut resmi memiliki pemimpin baru. Dr. Iwan Wahyudi., S.Kep. M.Kep., dilantik sebagai Ketua STIKes Karsa Husada Garut periode 2025–2029.
Ketua Pembina Yayasan Dharma Husada Insani Garut (YDHIG), Dr. H. Hadiat, M.A., langsung memimpin pelantikan di Aula Kampus 1 STIKes Karsa Husada Garut, pada Kamis (4/9/2025).
Dalam sambutan perdananya, Dr. Iwan menyampaikan rasa syukur sekaligus tekad besar untuk mengemban amanah tersebut.
“Hari ini adalah hari pertama saya menerima amanah besar untuk memimpin perguruan tinggi ini. Tugas ini tentu bukanlah hal ringan, tetapi dengan niat tulus dan mengharap ridho Allah SWT, saya berkomitmen menjalankannya dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Dr. Iwan juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua STIKes sebelumnya beserta jajaran yang telah meletakkan fondasi kuat bagi kemajuan kampus.
“Kepemimpinan ini adalah tongkat estafet. Saya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih setinggi-tingginya atas dedikasi dan perjuangan sebelumnya,” tambahnya.
Dr. Iwan memaparkan enam langkah strategis yang akan ia jalankan selama masa kepemimpinannya:
Peningkatan mutu akademik melalui kurikulum relevan, pembelajaran inovatif, dan pengembangan kompetensi dosen serta mahasiswa.
Penguatan penelitian dan publikasi ilmiah, agar kampus dikenal sebagai pusat ilmu pengetahuan yang solutif.
Pengembangan pengabdian masyarakat dengan program nyata, tepat sasaran, dan berdampak luas.
Peningkatan tata kelola dan pelayanan berbasis transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi.
Peningkatan kesejahteraan SDM sebagai aset utama penggerak kemajuan kampus.
Penguatan nilai religiositas, integritas, dan etika akademik sebagai fondasi moral kampus.
Dr. Iwan menegaskan bahwa ia hanya bisa mewujudkan cita-cita besar ini melalui kebersamaan dan komitmen seluruh civitas akademika.
“Insya Allah, dengan persatuan dan semangat kebersamaan, kita akan mampu membawa STIKes Karsa Husada Garut menjadi perguruan tinggi unggul, berdaya saing global, dan memberi manfaat nyata bagi bangsa dan masyarakat,” tutupnya. ***
Penulis : Soni Tarsoni










