Spanyol vs Argentina: Satu Momen yang Mengubah Nasib Messi Selamanya

Senin, 20 Juli 2026 - 06:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ferran Torres merayakan gol kemenangan Spanyol ke gawang Argentina pada menit ke-106 yang memastikan La Roja menjuarai Piala Dunia FIFA 2026 setelah laga final berlangsung hingga babak tambahan.

Ferran Torres merayakan gol kemenangan Spanyol ke gawang Argentina pada menit ke-106 yang memastikan La Roja menjuarai Piala Dunia FIFA 2026 setelah laga final berlangsung hingga babak tambahan.

WARTAGARUT.COMSpanyol vs Argentina berakhir dramatis pada final Piala Dunia FIFA 2026, Senin (20/7/2026). Gol Ferran Torres pada menit ke-106 membawa Spanyol menang 1-0 setelah perpanjangan waktu sekaligus mengubur mimpi Lionel Messi menutup perjalanan Piala Dunia dengan gelar juara.

Bukan sekadar final, laga di Stadion New York–New Jersey menjadi penanda perubahan peta kekuatan sepak bola dunia. Setelah bertahan selama 120 menit dalam duel ketat, Spanyol keluar sebagai juara berkat efektivitas mereka memanfaatkan keunggulan jumlah pemain usai kartu merah Enzo Fernández.

Final Berjalan Ketat, Tak Ada Gol Selama 90 Menit

Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung memperlihatkan kualitas sebagai finalis.

Argentina mencoba menguasai ritme melalui Lionel Messi dan rekan-rekannya, sementara Spanyol tampil lebih sabar dengan penguasaan bola dan serangan bertahap.

Peluang demi peluang tercipta.

Lamine Yamal sempat mengancam sejak awal pertandingan, sedangkan Mikel Oyarzabal dan Marc Cucurella beberapa kali memaksa lini belakang Argentina bekerja keras.

Di sisi lain, Argentina juga memperoleh sejumlah peluang melalui Nicolás González dan Lionel Messi, tetapi belum mampu mengubah kedudukan.

Babak pertama ditutup tanpa gol.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan semakin meningkat.

Baca Juga :  Mahasiswa Uniga Raih Dua Podium di Arung Progo Festival 2026

Luis de la Fuente memasukkan Ferran Torres dan Pedri pada menit ke-62 untuk meningkatkan daya gedor Spanyol.

Pergantian tersebut perlahan mengubah jalannya pertandingan.

Kami harus tetap sabar karena final sering ditentukan oleh satu momen. Fokus kami adalah terus menekan hingga kesempatan itu datang.

Kartu Merah Enzo Fernández Jadi Titik Balik

Momentum terbesar pertandingan terjadi pada menit 90+3.

Enzo Fernández menerima kartu kuning kedua sehingga Argentina harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain.

Keputusan tersebut mengubah keseimbangan laga.

Spanyol semakin leluasa menguasai permainan dan terus menekan pertahanan Argentina hingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan.

Bagi Argentina, kehilangan satu gelandang pada fase paling menentukan membuat ruang di lini tengah semakin terbuka.

Tekanan demi tekanan mulai mengalir ke pertahanan Albiceleste.

Ferran Torres Mengakhiri Mimpi Lionel Messi

Momen penentu akhirnya hadir pada menit 106.

Nico Williams berhasil mengirim umpan matang ke dalam kotak penalti.

Ferran Torres yang baru masuk pada babak kedua menyelesaikannya menjadi gol.

Stadion New York–New Jersey langsung bergemuruh.

Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam final yang berlangsung selama 120 menit.

Argentina berusaha membalas.

Baca Juga :  Dan Ndoye: Profil, Karier, Statistik, dan Kiprah Winger Swiss di Nottingham Forest

Lionel Messi memperoleh peluang pada menit ke-117, tetapi penyelesaiannya melebar dari sasaran.

Beberapa tekanan di menit-menit akhir juga gagal menghasilkan gol penyeimbang.

Peluit panjang berbunyi dengan skor Spanyol 1-0 Argentina.

Ferran Torres menjadi pembeda ketika pertandingan membutuhkan penyelesaian paling tenang. Satu sentuhan mengubah sejarah.”

Pergantian Generasi Sepak Bola Dunia

Kemenangan ini memiliki makna jauh lebih besar dibanding sekadar trofi.

Spanyol berhasil kembali menjadi juara dunia melalui kombinasi pemain muda dan senior yang tampil disiplin sepanjang turnamen.

Lamine Yamal, Nico Williams, Pedri hingga Ferran Torres memperlihatkan bahwa regenerasi La Roja berjalan sangat sukses.

Sebaliknya, kekalahan ini menjadi akhir pahit bagi Argentina.

Lionel Messi gagal menutup kiprah di Piala Dunia dengan gelar tambahan setelah peluang terakhir mereka sirna akibat gol Ferran Torres.

Kartu merah Enzo Fernández menjadi salah satu titik balik terbesar dalam final.

Bermain dengan 10 pemain membuat Argentina kesulitan mempertahankan keseimbangan permainan ketika Spanyol terus meningkatkan tekanan.

Hasil tersebut sekaligus menandai lahirnya raja baru sepak bola dunia.

Spanyol kembali naik ke puncak dunia setelah melewati salah satu final paling ketat dalam sejarah Piala Dunia FIFA.

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jadwal Liga 1 2026/2027 Pekan 1: Persib vs PSM dan 8 Laga Lainnya
Inter Miami Hancurkan Montréal 7-1, Lionel Messi Cetak 4 Gol
Bournemouth vs Everton: Prediksi Premier League 2026/27 dan Susunan Pemain
Liverpool vs Nottingham Forest 2-2, Gol Víctor Muñoz Selamatkan The Reds
Víctor Muñoz: Profil dan Perjalanan Karier hingga Bergabung dengan Liverpool
Dan Ndoye: Profil, Karier, Statistik, dan Kiprah Winger Swiss di Nottingham Forest
Persija vs Brisbane Roar: Macan Kemayoran Unggul 3-0, Jeremejeff Brace
Barcelona Bungkam Athletic Bilbao 2-0 Lewat Gol Raphinha dan Fermin Lopez
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:39 WIB

Jadwal Liga 1 2026/2027 Pekan 1: Persib vs PSM dan 8 Laga Lainnya

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Inter Miami Hancurkan Montréal 7-1, Lionel Messi Cetak 4 Gol

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Bournemouth vs Everton: Prediksi Premier League 2026/27 dan Susunan Pemain

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Liverpool vs Nottingham Forest 2-2, Gol Víctor Muñoz Selamatkan The Reds

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Víctor Muñoz: Profil dan Perjalanan Karier hingga Bergabung dengan Liverpool

Berita Terbaru

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin membahas optimalisasi PAD melalui sektor pariwisata

GARUT TERKINI

Wisata Garut Makin Ramai, Pajak Perhotelan Tumbuh 47,17 Persen

Jumat, 4 Sep 2026 - 12:58 WIB