WARTAGARUT.COM – Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, kembali menegaskan pentingnya sistem kepemimpinan yang efektif di tingkat desa dan kelurahan.
Hal ini ia sampaikan dalam kegiatan pembinaan kepada seluruh Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Garut yang digelar di GOR Karangpawitan, Senin, 14 Juli 2025.
Dalam arahannya, Teh Putri Kalina menyampaikan bahwa kepemimpinan yang kuat bukan hanya soal jabatan, tetapi tentang kemampuan untuk membawa perubahan nyata di tengah masyarakat.
“Kalau ada kesalahan di satu titik, maka yang harus dievaluasi adalah sistemnya. Jangan buru-buru menyalahkan orang. Pemimpin itu tugasnya membenahi, bukan mencari kambing hitam,” tegas Teh Putri Karlina.
Isu lingkungan juga tak luput dari perhatian. Teh Putri menyoroti persoalan sampah yang dinilainya masih menjadi PR bersama di banyak desa dan kelurahan.
“Sampah itu urusan kita semua, kapanpun dan di manapun. Jangan tunggu ada instruksi untuk bertindak. Harus proaktif,” ujarnya.
Ia juga menanggapi adanya kabar soal potensi gangguan aktivitas pada 14–17 Juli 2025. Dalam kesempatan ini, Teh Putri secara lugas mengimbau agar aktivitas pelayanan publik tetap berjalan normal.
“Tidak ada libur untuk sekolah, tidak ada libur untuk PKL. Kita harus tetap fokus bekerja melayani masyarakat, karena itulah hakikat kepemimpinan,” ujar Teh Putri dengan nada serius namun penuh semangat.
Pembinaan ini menjadi refleksi penting akan peran kepala desa dan lurah sebagai ujung tombak pemerintahan daerah.
Menurut Teh Putri, kualitas kepemimpinan di tingkat desa sangat menentukan keberhasilan program-program strategis Pemerintah Kabupaten Garut.
“Pemimpin harus punya arah dan tujuan. Bukan sekadar jabatan, tapi punya visi untuk memajukan Garut,” pungkasnya.***
Penulis : Soni Tarsoni









