Kemenag Garut dan Densus 88 Gelar Seminar Kebangsaan: Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Radikalisme di Sekolah

- Jurnalis

Senin, 29 Juli 2024 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag Garut dan Densus 88 Gelar Seminar Kebangsaan_ Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Radikalisme di Sekolah

Kemenag Garut dan Densus 88 Gelar Seminar Kebangsaan_ Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Radikalisme di Sekolah

WARTAGARUT.COM – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kapasitas dalam mendeteksi dini radikalisme, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Garut dan Detasemen Khusus 88 (Densus 88) menggelar Seminar Kebangsaan bertema “Meningkatkan Kesadaran dan Kapasitas dalam Mendeteksi Dini Radikalisme.” 

Acara Seminar Kebangsaan itu diselenggarakan di Auditorium MAN 1 Garut pada Senin, 29 Juli 2024, dengan peserta yang terdiri dari guru bimbingan konseling (BK), kepala madrasah ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiyah (MTs), dan madrasah aliyah (MA), baik negeri maupun swasta se-Kabupaten Garut.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut, Dr. H. Saepulloh, S.Ag., M.Pd.I., melalui Kepala Seksi Pendidikan Madrasah H. Surya Mulyana, M.Ag., menjelaskan bahwa seminar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya deteksi dini radikalisme di lingkungan pendidikan. 

Baca Juga :  Belanda Hajar Swedia 5-1, Cody Gakpo dan Brobbey Menggila di Piala Dunia

“Seminar ini merupakan langkah konkret untuk mencegah dan menangkal radikalisme, terutama di sekolah atau madrasah. Kami berharap melalui deteksi dini, benih-benih radikalisme dapat diidentifikasi dan ditangani sebelum berkembang lebih jauh,” ujar H. Surya Mulyana.

Selama ini, kata Ia, Kementerian Agama Kabupaten Garut telah berkolaborasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kespangpol) serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Garut dalam mengatasi isu radikalisme secara eksternal. 

Sementara secara internal, pihak Kemenag memperkuat peran guru BK, karena mereka memiliki pemahaman mendalam mengenai kondisi individu siswa, termasuk latar belakang sosial dan ekonomi. 

“Guru BK adalah garda terdepan dalam mendeteksi potensi radikalisme melalui pendekatan persuasif dan pemahaman mendalam tentang siswa,” tambah H. Surya Mulyana.

Baca Juga :  Persigar vs Persak, Dua Gol Arif Budiman Bawa Persigar Garut Pecah Prediksi di Liga 4

H. Surya Mulyana juga mengungkapkan bahwa radikalisme dapat muncul dari berbagai faktor seperti bullying, rasisme, body shaming, dan pelecehan seksual.

“Jika perilaku-perilaku negatif ini tidak ditangani dengan baik, mereka dapat menjadi bibit-bibit radikalisme. Misalnya, bullying yang membuat seseorang merasa lebih hebat dari orang lain, atau pelecehan seksual yang didasari oleh perasaan superioritas. Semua ini bisa memantik radikalisme jika tidak diatasi sejak dini,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pendidikan dan wawasan kebangsaan sangat penting untuk mencegah radikalisme. 

“Pemahaman yang kuat tentang nilai-nilai kebangsaan dan toleransi harus ditanamkan sejak dini. Dengan begitu, kita bisa membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga kerukunan dan persatuan bangsa,” pungkas H. Surya Mulyana.

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Garut Next Gen 2026, Pelajar Bisa Urus KTP dan Cari Kampus Sekaligus
100 Paket Sembako Dibagikan, Cara Pedagang Garut Plaza Menebar Harapan di Tengah Tekanan Ekonomi
Lebih dari 120 Warga RW 5 Cibangban Ikut Pawai Obor 1 Muharram 1448 H, Tebarkan Semangat Hijrah dan Persatuan
Gowes dari Garut ke Mekkah, Ada Misi Besar yang Dibawa Asep Akung
Catat! Ini Jadwal KA Cikuray Garut-Pasar Senen dengan Rangkaian Baru
PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Buka 5.127 Formasi, Begini Cara Buat Akun SSCASN
BNPB Minta Warga Menjauh dari Pantai Setelah Gempa M 7,7 Filipina
Gempa Bumi M 7,7 Guncang Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami untuk 5 Provinsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:26 WIB

Garut Next Gen 2026, Pelajar Bisa Urus KTP dan Cari Kampus Sekaligus

Kamis, 18 Juni 2026 - 05:35 WIB

100 Paket Sembako Dibagikan, Cara Pedagang Garut Plaza Menebar Harapan di Tengah Tekanan Ekonomi

Selasa, 16 Juni 2026 - 06:30 WIB

Lebih dari 120 Warga RW 5 Cibangban Ikut Pawai Obor 1 Muharram 1448 H, Tebarkan Semangat Hijrah dan Persatuan

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:46 WIB

Gowes dari Garut ke Mekkah, Ada Misi Besar yang Dibawa Asep Akung

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:59 WIB

Catat! Ini Jadwal KA Cikuray Garut-Pasar Senen dengan Rangkaian Baru

Berita Terbaru

error: Content is protected !!