WARTAGARUT.COM – Murid kelas XII Program Keterampilan Teknik Elektronika Daya dan Komunikasi MAN 1 Garut Tahun Pelajaran 2025/2026 melaksanakan kunjungan industri ke PT Celebit Circuit Technology Indonesia sebagai bagian dari pembelajaran berbasis dunia industri dan teknologi modern.
Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada murid mengenai proses produksi, sistem kerja industri elektronik, teknologi manufaktur, hingga budaya kerja profesional di sektor industri.
Kepala MAN 1 Garut, Drs. H. Sarip Asbuloh, M.PMat., menjelaskan bahwa kunjungan industri menjadi salah satu strategi sekolah dalam menghubungkan pembelajaran di kelas dengan kebutuhan nyata dunia usaha dan industri.
“Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh wawasan langsung mengenai teknologi modern dan sistem kerja industri. Kami ingin mereka memiliki pengetahuan, keterampilan, dan motivasi yang kuat agar siap bersaing di era teknologi dan industri digital,” ujarnya kepada WartaGarut.com, Selasa, (12/5/2026).
Menurutnya, program keterampilan yang dimiliki MAN 1 Garut merupakan nilai tambah bagi murid karena tidak hanya memperkuat kemampuan akademik, tetapi juga membekali mereka dengan kompetensi praktis yang relevan dengan perkembangan zaman.
Selama kunjungan, para siswa mengamati secara langsung tahapan produksi perangkat elektronik, mengenal teknologi manufaktur, serta memahami standar kualitas dan kedisiplinan yang diterapkan di perusahaan.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar sekaligus memperluas wawasan murid tentang peluang karier di bidang teknologi dan elektronika.
Drs. H. Sarip Asbuloh menegaskan bahwa MAN 1 Garut terus berkomitmen mencetak generasi madrasah yang cerdas, terampil, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Selain kegiatan pembelajaran berbasis industri, MAN 1 Garut juga masih membuka Penerimaan Murid Baru (PMB) Tahun Pelajaran 2026/2027 jalur reguler.
Pendaftaran jalur reguler diperpanjang mulai 3 Maret hingga 28 Mei 2026. Kesempatan ini terbuka bagi calon peserta didik yang ingin bergabung di madrasah dengan perpaduan pendidikan akademik, pembinaan karakter, dan program keterampilan siap industri.
“Saatnya menjadi generasi madrasah yang cerdas, terampil, dan siap menghadapi dunia industri masa depan,” pungkas Drs. H. Sarip Asbuloh.***
Penulis : Soni Tarsoni

















