Al Mashduqi Educare Tumbuh sebagai Sekolah Rujukan Terapi Berbasis Cinta dan Program Individual Anak

Kamis, 25 Desember 2025 - 08:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Al Mashduqi Educare Tumbuh sebagai Sekolah Rujukan Terapi Berbasis Cinta dan Program Individual Anak

Al Mashduqi Educare Tumbuh sebagai Sekolah Rujukan Terapi Berbasis Cinta dan Program Individual Anak

WARTAGARUT.COM – Pendekatan pendidikan berbasis cinta, stimulasi, dan program individual menjadi fondasi utama Al Mashduqi Educare dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Melalui sistem terapi terintegrasi dan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap anak, Al Mashduqi Educare kini tumbuh sebagai sekolah rujukan terapi yang menempatkan proses perkembangan sebagai prioritas utama.

Suasana tersebut tergambar dalam kegiatan pembagian rapor perkembangan anak yang digelar di aula sekolah.

Para orang tua tidak menerima rapor dalam bentuk angka semata, melainkan catatan komprehensif tentang perjalanan perkembangan anak selama enam bulan terakhir.

Salah satu orang tua menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan sekolah.

“Terima kasih atas kesabaran dan perhatian dalam membersamai perkembangan anak kami. Kami sangat menantikan kemajuan berikutnya,” ujar orang tua santri.

Kepala Sekolah Al Mashduqi Educare dalam pengantarnya menegaskan bahwa proses pendidikan di lembaganya tidak berorientasi pada kecepatan capaian, melainkan pada konsistensi pertumbuhan anak.

Baca Juga :  Hari Santri Nasional 202026, Kepala SMK Muhammadiyah Garut Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak

“Hari ini bukan tentang seberapa cepat anak-anak mencapai target, tetapi tentang seberapa konsisten mereka bertumbuh. Setiap kemajuan kecil adalah kemenangan besar,” ujarnya.

Ia juga menekankan visi Al Mashduqi Educare sebagai lembaga yang memadukan terapi, stimulasi, dan pembelajaran individual dalam satu pendekatan yang utuh.

“Di Al Mashduqi Educare, kami memadukan terapi, stimulasi, dan pembelajaran individual agar anak-anak tidak hanya berkembang dalam keterampilan, tetapi juga merasa dicintai, diterima, dan percaya diri,” kata Kepala Sekolah.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa perkembangan anak tidak dapat berjalan optimal tanpa keterlibatan keluarga.

Menurutnya, kemitraan antara rumah, orang tua, dan sekolah harus dibangun secara sejajar dan saling menguatkan.

Pendekatan inilah yang membedakan Al Mashduqi Educare dari lembaga terapi pada umumnya.

Lembaga ini tidak sekadar menjadi tempat terapi, tetapi hadir sebagai sekolah rujukan yang memandang setiap anak sebagai individu unik dengan potensi yang perlu dipupuk secara bertahap.

Baca Juga :  Garudayaksa FC vs Persib Bandung: Starting XI Maung Bandung

Bagi anak-anak yang membutuhkan stimulasi perkembangan, terapi reguler, serta pembelajaran berbasis program individual, Al Mashduqi Educare menghadirkan pendekatan terpadu.

Terapi, stimulasi belajar, dan program perkembangan individual dirancang secara kolaboratif oleh guru, terapis, dan orang tua.

Seorang guru Al Mashduqi Educare menggambarkan filosofi pendampingan yang diterapkan di sekolah tersebut.

“Anak-anak tidak datang ke sini untuk ‘diperbaiki’. Mereka datang untuk dikenali, dimengerti, dan dibimbing agar tumbuh sesuai dengan ritme mereka masing-masing,” tuturnya.

Setiap anak di Al Mashduqi Educare memiliki Individual Educational and Development Program, yakni program pendidikan dan perkembangan yang disusun berdasarkan kebutuhan spesifik.

Fokus pengembangan pun beragam, mulai dari regulasi emosi, interaksi sosial, kemampuan bahasa, motorik halus, hingga kesiapan akademik.

Tidak ada standar seragam dan tidak ada perbandingan antaranak. Yang menjadi perhatian utama adalah perjalanan tumbuh kembang setiap anak, yang dijalani dengan penuh empati, kesabaran, dan penghargaan terhadap proses.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut
MAN 1 Garut Siapkan 348 Siswa Hadapi TKA 2026
Prakiraan Cuaca Garut Hari Ini 26 Oktober 2026, Cek Potensi Hujan
Readhaton Masagi MTsN 1 Garut Hidupkan Budaya Literasi Siswa
Ketua PDM Garut Tekankan Dialog dan Amal Saleh dalam Pelantikan Kepala SMP Muhammadiyah
Ziarah Perdana Usai Pelantikan, BEST Al Mashduqi IIBS Garut Teladani Jejak Ulama di Momentum Hari Santri
Hari Santri Nasional 202026, Kepala SMK Muhammadiyah Garut Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak
Hari Santri Nasional, Rektor UNIGA Irfan Nabhani Soroti Peran Santri dalam Membangun Bangsa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:51 WIB

MAN 1 Garut Siapkan 348 Siswa Hadapi TKA 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Readhaton Masagi MTsN 1 Garut Hidupkan Budaya Literasi Siswa

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Ketua PDM Garut Tekankan Dialog dan Amal Saleh dalam Pelantikan Kepala SMP Muhammadiyah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:41 WIB

Ziarah Perdana Usai Pelantikan, BEST Al Mashduqi IIBS Garut Teladani Jejak Ulama di Momentum Hari Santri

Berita Terbaru

Ucapan Sumpah Pemuda 2026

UCAPAN DAN TWIBBON

Ucapan Sumpah Pemuda 2026

Rabu, 28 Okt 2026 - 08:10 WIB

Plt Kepala MAN 1 Garut berfoto bersama siswi usai melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di ruang komputer MAN 1 Garut, Jalan Jend. Ahmad Yani Koropeak, Suci, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Selasa (27/10/2026).

PENDIDIKAN

MAN 1 Garut Siapkan 348 Siswa Hadapi TKA 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 10:51 WIB

Ilustrasi Persebaya Surabaya menang 3-1 atas Madura United dalam Derbi Suramadu di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (26/10/2026).

Olahraga

Persebaya vs Madura United 3-1, Bajul Ijo Menang Dramatis

Senin, 26 Okt 2026 - 21:23 WIB