Anggota DPRD Jabar H Enjang Tedi: Sosialisasi Perda Perlindungan Anak dan Peran Aktif Mubaligh di Garut

- Jurnalis

Rabu, 31 Juli 2024 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Jabar H Enjang Tedi: Sosialisasi Perda Perlindungan Anak dan Peran Aktif Mubaligh di Garut

Anggota DPRD Jabar H Enjang Tedi: Sosialisasi Perda Perlindungan Anak dan Peran Aktif Mubaligh di Garut

WARTAGARUT.COM – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PA, H Enjang Tedi, S.sos., M.Sos, melaksanakan kegiatan sosialisasi Perda Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak.

Kegiatan ini digelar bersamaan dengan kajian dari Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Garut mengenai Fiqih Perlindungan Anak, yang dihadiri oleh para mubaligh dari Muhammadiyah dan Aisyiyah di Kabupaten Garut.

Dalam sosialisasi ini, H Enjang Tedi menyampaikan bahwa Perda ini telah berulang kali disosialisasikan di Kabupaten Garut.

Namun, kejadian kekerasan terhadap anak, baik fisik maupun seksual, masih terus berulang.

“Sosialisasi Perda ini tidak hanya selesai pada saat pelaksanaan. Para mubaligh dan tokoh masyarakat harus menyampaikan pesan-pesan penting terkait perlindungan anak kepada masyarakat, agar hal serupa tidak terjadi lagi” ujarnya dalam acara tersebut di Gedung Dakwah Aisyiyah Garut, pada Selasa, 31 Juli 2024.

Ia menegaskan bahwa sosialisasi Perda perlindungan anak ini harus terus dilakukan karena kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Garut masih sering terjadi.

Salah satu contoh terbaru adalah kasus di Kecamatan Peundeuy, di mana seorang guru les komputer melakukan kekerasan seksual terhadap anak didiknya.

H Enjang Tedi menyampaikan keprihatinannya terhadap berulangnya kasus kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh orang dewasa.

Ia juga mempertanyakan peran Pemerintah Kabupaten Garut dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap anak.

“Ini sudah berulang kali terjadi, tapi yang muncul hanya upaya penindakan setelah kejadian. Seharusnya ada langkah-langkah preventif dari pemerintah daerah untuk mencegah kekerasan terhadap anak,” tegasnya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Garut mengambil langkah konkret untuk melakukan sosialisasi dan pencegahan agar kekerasan terhadap anak tidak terus berulang.

“Jika banyak terjadi kasus kekerasan anak, maka kita khawatir generasi emas 2045 tidak akan tercapai,” pungkasnya.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat, terutama para mubaligh dan tokoh masyarakat, dapat lebih berperan aktif dalam menyampaikan pesan-pesan perlindungan anak.

Upaya preventif yang kuat diharapkan dapat mengurangi angka kekerasan terhadap anak di Kabupaten Garut.***

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

SDN 4 Pataruman Juara Lagi LLC Garut 2026, Bupati Garut Siapkan Lomba untuk Guru
Garut Dapat Kuota 2.000 Bidang Tanah, Reforma Agraria Dipacu untuk Tekan Kemiskinan
Bupati Garut Soroti Bahaya Gadget, Pramuka Dinilai Jadi Solusi Pembentukan Karakter
Mau Kuliah di Garut? Universitas Garut Buka PMB 2026/2027, 28 Program Studi dari S1 hingga S3
SMK Muhammadiyah Garut Buka SPMB 2026/2027, Jurusan Teknik Sepeda Motor Siapkan Siswa Kuasai Teknologi Otomotif
Bupati Garut Tutup BLK 2026, Lulusan Siap Buka Usaha dan Masuk Industri
326 Calon Mahasiswa Baru Gelombang I dan Prestasi Ikuti Tes Kesehatan di IKKHG, Ada Tes Buta Warna hingga HBsAg
Ribuan Koi Meriahkan Garut Young Koi Show 2026, Peserta Datang dari Jakarta hingga Balikpapan

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:49 WIB

SDN 4 Pataruman Juara Lagi LLC Garut 2026, Bupati Garut Siapkan Lomba untuk Guru

Jumat, 17 April 2026 - 15:41 WIB

Garut Dapat Kuota 2.000 Bidang Tanah, Reforma Agraria Dipacu untuk Tekan Kemiskinan

Jumat, 17 April 2026 - 15:28 WIB

Bupati Garut Soroti Bahaya Gadget, Pramuka Dinilai Jadi Solusi Pembentukan Karakter

Jumat, 17 April 2026 - 12:54 WIB

Mau Kuliah di Garut? Universitas Garut Buka PMB 2026/2027, 28 Program Studi dari S1 hingga S3

Jumat, 17 April 2026 - 07:04 WIB

SMK Muhammadiyah Garut Buka SPMB 2026/2027, Jurusan Teknik Sepeda Motor Siapkan Siswa Kuasai Teknologi Otomotif

Berita Terbaru

SDN 4 Pataruman Juara Lagi LLC Garut 2026, Bupati Garut Siapkan Lomba untuk Guru

Prestasi Pelajar dan Mahasiswa

SDN 4 Pataruman Juara Lagi LLC Garut 2026, Bupati Garut Siapkan Lomba untuk Guru

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:49 WIB

error: Content is protected !!