Audit Dana Desa Bisa Mundur 20 Tahun! Teh Putri Karlina Koordinasi Langsung dengan Kejaksaan – Ini Faktanya!

Kamis, 10 Juli 2025 - 07:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Audit Dana Desa Bisa Mundur 20 Tahun! Teh Putri Karlina Koordinasi Langsung dengan Kejaksaan – Ini Faktanya!

Audit Dana Desa Bisa Mundur 20 Tahun! Teh Putri Karlina Koordinasi Langsung dengan Kejaksaan – Ini Faktanya!

WARTAGARUT.COM – Wakil Bupati Garut, drg. Hj. Luthfianisa Putri Karlina, M.B.A., atau yang akrab disapa Teh Putri Karlina, kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengawal transparansi dana desa.

Pada Kamis, 3 Juli 2025, Teh Putri Karlina mendatangi langsung Kejaksaan Negeri Garut untuk berkoordinasi terkait pelaporan dan audit penggunaan dana desa.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari berbagai aduan masyarakat yang masuk terkait dugaan penyimpangan pengelolaan dana desa di sejumlah wilayah Kabupaten Garut.

Dalam pertemuannya dengan Kepala Kejaksaan Negeri Garut, Helena Octavianne, S.H., M.H., CSSL., CCD., Teh Putri Karlina menegaskan pentingnya edukasi dan transparansi dalam proses audit agar seluruh pihak memahami prosedur dan tidak saling mencurigai.

Baca Juga :  Garudayaksa FC vs Persib Bandung: Peralta Bawa Maung Bandung Unggul 1-0

“Kami ingin desa-desa di Garut dikelola dengan bersih, akuntabel, dan transparan. Audit itu bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk memastikan tidak ada yang dirugikan,” ujar Teh Putri usai diskusi.

Pihak Kejaksaan Negeri Garut pun menyambut baik inisiatif tersebut.

Kajari Helena Octavianne menyatakan kesiapan institusinya untuk mendampingi proses audit desa, termasuk menindaklanjuti apabila ditemukan indikasi penyimpangan.

Baca Juga :  Hari Santri 2026, Ketua PDM Garut Dorong Santri Jadi Penggerak Perubahan

Ia bahkan menegaskan bahwa audit dapat dilakukan mundur hingga 20 tahun ke belakang, jika diperlukan.

“Kami terbuka untuk pendampingan hukum dan audit. Jika ada dugaan pelanggaran, tentu akan ditindak sesuai hukum yang berlaku,” tegas Helena.

Langkah Teh Putri ini dinilai sebagai upaya konkret untuk membangun Garut yang bersih dan berintegritas, serta menumbuhkan kesadaran hukum bagi pemerintah desa dalam mengelola keuangan publik.

Transparansi menjadi pondasi utama untuk menghindari polemik dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut
Wisuda Tahfidz Qur’an MAN 5 Garut, Kemenag Tekankan Literasi dan Akhlak
Sertifikat Tahfidz Kemenag Harus Lewati Ujian Resmi, Ini Penjelasannya
Kemenag Garut Ajak Tokoh Agama Rawat Keberagaman dan Budaya Lokal
PESONA Perikanan, Upaya Dinas Perikanan dan Peternakan Garut dalam Penguatan Nilai Tambah untuk Kesejahteraan Bersama
Peserta PBI PBPU Garut Turun pada 2026, Anggaran JKN Naik
Kemenag Garut Petakan Calon Kepala KUA, Perceraian Jadi Tantangan
Kepala Kemenag Garut Dorong Guru Melek Digital Lewat AKGTK 2026

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Rp2,659 Miliar Santunan JKM Disalurkan kepada 82 Ahli Waris di Garut

Kamis, 22 Oktober 2026 - 05:56 WIB

Wisuda Tahfidz Qur’an MAN 5 Garut, Kemenag Tekankan Literasi dan Akhlak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:57 WIB

Sertifikat Tahfidz Kemenag Harus Lewati Ujian Resmi, Ini Penjelasannya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Kemenag Garut Ajak Tokoh Agama Rawat Keberagaman dan Budaya Lokal

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:35 WIB

PESONA Perikanan, Upaya Dinas Perikanan dan Peternakan Garut dalam Penguatan Nilai Tambah untuk Kesejahteraan Bersama

Berita Terbaru