H. Ato Hermanto Resmi Pimpin PHRI Garut, Siap Dorong Iklim Investasi Kondusif

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

H. Ato Hermanto Resmi Pimpin PHRI Garut, Siap Dorong Iklim Investasi Kondusif

H. Ato Hermanto Resmi Pimpin PHRI Garut, Siap Dorong Iklim Investasi Kondusif

WARTAGARUT.COM – H. Ato Hermanto resmi dilantik sebagai Ketua Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kabupaten Garut periode 2026–2031 dalam acara yang digelar di Sabda Alam Hotel & Resort, Tarogong Kaler, Senin (27/1/2026).

Pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi dan penguatan kolaborasi sektor pariwisata di tengah tantangan ekonomi nasional.

Pelantikan tersebut juga menetapkan H. Dudung Sudiana sebagai Wakil Ketua BPC PHRI Garut masa bakti 2026–2031.

Acara berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pemerintah daerah, pelaku usaha perhotelan, serta para pemangku kepentingan pariwisata.

H. Ato mengakui sempat ragu menerima amanah tersebut karena keterbatasan tenaga dan pikiran.

Namun, dukungan dari berbagai pihak membuatnya mantap untuk memimpin organisasi.

“Awalnya saya merasa sudah tidak siap. Tapi karena aspirasi dan dukungan dari Pak Bupati, Ibu Wakil Bupati, para birokrasi, owner hotel, GM, dan pengurus PHRI, akhirnya saya siap mengemban amanah ini,” ujar H. Ato.

Ia menegaskan, kepemimpinannya akan mengedepankan sinergi lintas sektor demi kebangkitan pariwisata Garut.

Baca Juga :  MAN 1 Garut Raih Medali Perak dan Juara Tematik di Extranas 2026

“Besar itu bukan karena PHRI saja, tapi karena semua stakeholder. Kita harus bersatu, bersaudara, bersama-sama membuat Garut hebat. Slogannya PHRI Garut Bangkit, Kolaborasi Garut Hebat,” katanya.

Pada periode awal kepemimpinannya, H. Ato memprioritaskan konsolidasi internal organisasi.

Ia menilai, penguatan struktur menjadi kunci agar program PHRI berjalan efektif.

“Langkah awal adalah konsolidasi internal, memperkuat sekretariat, dan membentuk kelompok kerja atau pokja,” jelasnya.

Sejumlah pokja akan dibentuk, di antaranya bidang investasi, legal, event, serta pendidikan dan pelatihan.

Menurut H. Ato, keberadaan pokja akan mempercepat pelaksanaan program strategis.

“Pokja legal penting untuk mencegah masalah hukum dan administrasi. Pokja diklat juga dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas SDM,” ucapnya.

Ia berharap, melalui sistem kerja berbasis pokja, PHRI Garut mampu menjadi organisasi yang adaptif dan profesional.

Selain penguatan internal, H. Ato menekankan pentingnya komunikasi antara pelaku usaha dan pemerintah.

Ia ingin PHRI berperan aktif menciptakan iklim investasi yang sehat.

Baca Juga :  Dewa United vs Bhayangkara FC 2-2, Denilson Jadi Penyelamat

“Kita harus terus berkoordinasi dengan birokrasi dan instansi terkait. Semua harus saling mendukung agar investasi di Garut kondusif,” katanya.

Menurutnya, sinergi antara pengusaha hotel, restoran, dan pemerintah daerah menjadi fondasi utama pembangunan sektor pariwisata.

H. Ato tidak menampik bahwa kepemimpinannya dimulai di tengah situasi ekonomi yang belum stabil. Daya beli masyarakat, harga bahan baku, dan kondisi sosial menjadi tantangan tersendiri.

“Situasi sekarang memang berat. Daya beli, bahan baku, dan kondisi ekonomi masih memprihatinkan,” ujarnya.

Meski demikian, ia optimistis pariwisata Garut tetap memiliki potensi besar untuk berkembang.

“Alhamdulillah pariwisata Garut masih stabil. Mudah-mudahan ke depan bisa lebih baik lagi. Kita terus berdoa dan bekerja bersama,” tutur H. Ato.

Ia menegaskan, PHRI Garut akan menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah berbasis pariwisata.

“Yang terpenting, kita bersatu, berkomunikasi, dan berkolaborasi agar Garut bangkit dan semakin hebat,” pungkasnya.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,10%, Sempat Anjlok 2,6% Lalu Rebound
Amanda Rigby Jadi Sorotan, Ini Profil Amanda Lintang Larasati yang Dikaitkan dengan Andre Taulany
Harga Domba Garut Bisa Tembus Rp400 Juta, Ini Dorongan Bupati
Link Pengumuman OMI Kemenag 2026 Kabupaten/Kota, Cek di Sini
Sewa Gedung Telkom untuk BGN Disebut di Atas Harga Pasar, Ini Penjelasannya
Panen Kentang dan Telur di Bandung, GP Ansor Jabar Siapkan Program hingga Garut
10 Nama Lolos Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026-2031, Ini Daftarnya
Wisata Garut Makin Ramai, Pajak Perhotelan Tumbuh 47,17 Persen
Berita ini 59 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 21:50 WIB

IHSG Hari Ini Ditutup Turun 0,10%, Sempat Anjlok 2,6% Lalu Rebound

Senin, 14 September 2026 - 20:57 WIB

Amanda Rigby Jadi Sorotan, Ini Profil Amanda Lintang Larasati yang Dikaitkan dengan Andre Taulany

Sabtu, 12 September 2026 - 21:05 WIB

Harga Domba Garut Bisa Tembus Rp400 Juta, Ini Dorongan Bupati

Sabtu, 12 September 2026 - 15:41 WIB

Link Pengumuman OMI Kemenag 2026 Kabupaten/Kota, Cek di Sini

Rabu, 9 September 2026 - 21:51 WIB

Sewa Gedung Telkom untuk BGN Disebut di Atas Harga Pasar, Ini Penjelasannya

Berita Terbaru