WARTAGARUT.COM – Dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-27 Partai Kebangkitan Bangsa ( Harlah PKB), DPC PKB Kabupaten Garut menggelar rangkaian kegiatan sarat makna.
Mulai dari santunan untuk 27 anak yatim piatu, malam tirakatan bersama tokoh pendiri PKB Garut KH Muhammad Nuh Addawami (Ceng Nuh), Aceng Malki Anggota Fraksi PKB DPRD Provinsi Jawa Barat, Anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Garut: H. S. Fahmi, S.I.P., Luqi Sa’adilah Farindani, SE., H. Iden Sambas, S.Pd.I., Aji Kurnia, H.R. Mochhamad Romli, S.I.P., M.Si., Ihat Solihat, Dindin Mauludin, S.Pd.I., M.M., Asep Sake, S.I.P., Sekretaris PCNU Kabupaten Garut Dr. H. Hilman Umar Basori, M.Pd, Badan Otonom (Banom), hingga refleksi sejarah dan program pelayanan umat.
Selain itu kegiatan juga diisi dengan tadarus Al-Qur’an, serta diskusi mendalam tentang kiprah PKB selama ini di Garut.
Ketua DPC PKB Garut, Unjang Asari, menjelaskan bahwa refleksi ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga penegasan posisi PKB sebagai partai rakyat dan partai umat.
“PKB harus tetap menjadi jalan perjuangan umat, membela yang lemah dan dilemahkan. Politik itu bagian dari ibadah,” tegas Unjang.
Dalam refleksi tersebut, PKB juga menyoroti capaian strategisnya, termasuk peningkatan jumlah kursi DPRD Garut dari 5 ke 8 kursi pada Pemilu 2024.
Keberhasilan ini, menurut Unjang, menjadi bukti respons positif masyarakat terhadap kiprah PKB.
Lebih jauh, Unjang mengungkapkan agenda besar ke depan akan merestrukturisasi 42 DPAC se-Kabupaten Garut secara serentak.
Target utamanya melibatkan generasi muda usia maksimal 35 tahun sebagai Ketua Tanfidz. Total 442 desa akan dilibatkan melalui seleksi dan asesmen pengurus.
“PKB sekarang mengarah ke fase produktif. Kami ingin kader muda tak hanya melek politik, tapi juga bisa mengelola partai,” jelasnya.
Selain itu, Unjang juga mengungkapkan bahwa Delapan anggota Fraksi PKB Garut saat ini juga masing-masing memiliki satu unit ambulans yang digratiskan untuk masyarakat sebagai bentuk nyata pelayanan umat. Program ini terbukti membantu warga dalam kondisi darurat maupun bencana.
Unjang menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari khidmat PKB menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, aktif dalam advokasi kebijakan, serta siap berkontribusi dalam pembangunan Garut.
“2027 kita pastikan seluruh struktur siap. 2028 sudah fokus persiapan pemilu. Target kami adalah menjadikan PKB sebagai partai yang benar-benar hadir untuk rakyat,” pungkasnya.
Penulis : Soni Tarsoni

















