Kasubag TU Kemenag Garut: DKM Penentu Utama Arah Kajian di Masjid

- Jurnalis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ini Kata Kemenag Garut! DKM Wajib Saring Penceramah, Jangan Asal Undang Ustadz!

Ini Kata Kemenag Garut! DKM Wajib Saring Penceramah, Jangan Asal Undang Ustadz!

WARTAGARUT.COM – Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Garut menggelar pembinaan jamaah masjid berbasis pemahaman moderat (Tawassuth) di Gedung Serbaguna Islamic Centre Garut, Pada Kamis, 7 Agustus 2025. 

Kegiatan ini diikuti oleh Pimpinan Cabang DMI dan Takmir Masjid Besar se-Kabupaten Garut.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut, H. Endang Sutiana, S.Ag, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini. 

Ia menekankan pentingnya peran DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) dalam memilih dan menyaring pengisi kajian keagamaan, terutama dalam konteks moderasi beragama.

Baca Juga :  Aksi Pencurian di Kebun Semangka Cikelet Berakhir di Kantor Polisi

“Alhamdulillah kami dari Kemenag memberikan apresiasi ke DMI Garut. Harapannya, para DKM bisa memanage keinginan masyarakat. Karena yang menentukan siapa yang mengisi, itu kuncinya di DKM. Kalau Ustadz tidak diundang, dia juga tidak akan datang,” ujar H. Endang.

Menurutnya, DKM memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan dan moderasi ajaran di masjid. Ia mengingatkan pengurus DKM untuk lebih selektif, terutama dalam memilih penceramah yang dinilai tidak moderat.

Ia juga menyampaikan bahwa sinergi antara Kemenag Garut dan DMI saat ini berjalan baik, meskipun di masa lalu sempat ada miskomunikasi terkait pemisahan peran antara DMI dan Badan Kesejahteraan Masjid (BKM).

Baca Juga :  Satlantas Polres Garut Edukasi Sopir Bus Demi Keselamatan Penumpang

“Sekarang pembinaan antara DKM dan DMI berjalan bersama. Kita punya tujuan yang sama, yakni membina masjid melalui konsep Idaroh, Imaroh, dan Riayah,” tambahnya.

Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam penguatan peran masjid sebagai pusat pembinaan umat, bukan hanya dalam ibadah, tapi juga dalam moderasi, toleransi, dan pembangunan karakter bangsa.

Penulis : Soni Tarsoni

Berita Terkait

Ratusan Warga SMK Muhammadiyah Garut Turut Meriahkan Jalan Sehat Milad ke-113 Muhammadiyah
SMP IT Al Mashduqi Garut Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional 2025 dari KLHK RI
Mahasiswa FKOMINFO Uniga Sabet Juara 1 GRT Championship
Mahasiswi STIKes Karsa Husada Kembali Ukir Prestasi, Elsa Juara Poster HKN 2025
IPI Garut Tingkatkan Ketangguhan Orang Tua melalui Program Pengasuhan Positif Berbasis Teknik Appraisal di Desa Sukaratu
MAN 1 Garut Jadi Tuan Rumah Upacara dan Venue Utama Perlombaan HAB Kemenag ke-80
Marching Band MAN 1 Garut Ukir Prestasi di Ajang GMBC 2 FYBI 2025
Prestasi Nasional, Rizky dari MAN 1 Garut Sabet Juara 2 ASBD
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Desember 2025 - 11:54 WIB

Ratusan Warga SMK Muhammadiyah Garut Turut Meriahkan Jalan Sehat Milad ke-113 Muhammadiyah

Jumat, 12 Desember 2025 - 09:47 WIB

SMP IT Al Mashduqi Garut Raih Penghargaan Adiwiyata Nasional 2025 dari KLHK RI

Kamis, 11 Desember 2025 - 18:06 WIB

Mahasiswa FKOMINFO Uniga Sabet Juara 1 GRT Championship

Kamis, 11 Desember 2025 - 17:20 WIB

Mahasiswi STIKes Karsa Husada Kembali Ukir Prestasi, Elsa Juara Poster HKN 2025

Rabu, 10 Desember 2025 - 14:35 WIB

IPI Garut Tingkatkan Ketangguhan Orang Tua melalui Program Pengasuhan Positif Berbasis Teknik Appraisal di Desa Sukaratu

Berita Terbaru

Milad ke-113 Muhammadiyah Garut, 5.000 Peserta Tumpah di Makorem

Garut Hari Ini

Milad ke-113 Muhammadiyah Garut, 5.000 Peserta Tumpah di Makorem

Minggu, 14 Des 2025 - 12:57 WIB

error: Content is protected !!