WARTAGARUT.COM – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut bersama LAZ Yuk Peduli mendistribusikan 1.500 mushaf Al-Qur’an untuk 75 sekolah dan 500 buku Iqro untuk 25 TK di Kabupaten Garut dalam momentum Ramadhan 1447 H sebagai bagian dari gerakan cinta Al-Qur’an dan penguatan generasi madani.
Kegiatan yang mengusung semangat “Mari Rayakan Ramadhan Bulan Al-Qur’an” ini menjadi langkah konkret Kemenag Garut dalam memperluas akses literasi Al-Qur’an bagi pelajar sejak usia dini.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Garut, H. Endang Sutiana, S.Ag., menegaskan bahwa distribusi mushaf dan Iqro ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari komitmen membangun karakter generasi Qur’ani.
“Alhamdulillah, Kemenag Garut bersama LAZ Yuk Peduli telah mendistribusikan 1.500 mushaf Al-Qur’an untuk sekolah dan 500 buku Iqro untuk TK di Kabupaten Garut. Ini adalah wujud nyata upaya menciptakan generasi madani yang cinta Al-Qur’an,” ujar H. Endang, melalui pesan singkat, Kamis (26/2/2026).
Ia menyampaikan apresiasi khusus kepada LAZ Yuk Peduli atas kolaborasi yang terjalin dalam mendukung 75 sekolah dan 25 TK penerima manfaat.
“Kami atas nama Kementerian Agama dan pimpinan menyampaikan terima kasih khususnya kepada LAZ Yuk Peduli. Semoga ni menjadi role model dalam gerakan gemar membaca Al-Qur’an. Ini benar-benar bisa menjadi kebanggaan kita bersama,” katanya.
Menurut Endang, momentum Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat budaya membaca dan memahami Al-Qur’an, terutama di lingkungan pendidikan.
Ia berharap mushaf dan buku Iqro yang telah disalurkan benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh peserta didik.
“Mudah-mudahan langkah ini membawa keberkahan bagi kita semua dan menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” ucapnya.
Distribusi ini juga mempertegas peran Kemenag Garut dalam memperkuat pendidikan keagamaan di daerah.
Kolaborasi dengan lembaga zakat dinilai menjadi model sinergi yang efektif dalam menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Dengan total 2.000 kitab suci dan buku bacaan dasar Al-Qur’an yang dibagikan, gerakan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat literasi Qur’ani serta membentuk karakter pelajar yang religius, berakhlak, dan berdaya saing.***
Penulis : Soni Tarsoni

















