Kepala Kemenag Garut Ungkap Arah Baru Pendidikan Madrasah

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kemenag Garut Ungkap Arah Baru Pendidikan Madrasah

Kepala Kemenag Garut Ungkap Arah Baru Pendidikan Madrasah

WARTAGARUT.COM – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Garut, Dr. H. Saepulloh, M.Pd.I, mengungkap arah baru pendidikan madrasah melalui penguatan Kurikulum Berbasis Cinta dalam kegiatan sosialisasi sebagai upaya membangun generasi berilmu, berakhlak, dan berkarakter unggul.

Kegiatan dilaksankan di Yayasan Bani Musthofa Purbasana, Kabupaten Garut, Selasa, 27 Januari 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Dr. H. Saepulloh hadir bersama Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kemenag Garut, Dr. H. Surya Mulyana, M.Ag. Keduanya memberikan pembinaan langsung kepada para kepala madrasah, guru, dan pengelola yayasan.

Kepala Kankemenag Garut menegaskan bahwa pendidikan madrasah saat ini tidak cukup hanya berorientasi pada capaian akademik. Menurutnya, pendidikan harus mampu membentuk karakter, moral, dan kepribadian peserta didik.

“Pendidikan itu tidak hanya soal ilmu pengetahuan. Yang lebih penting adalah bagaimana kita membangun akhlakul karimah. Inilah ruh dari Kurikulum Berbasis Cinta,” ujar Saepulloh dalam sambutannya.

Baca Juga :  Kepala Kemenag Garut: 14 Kepala KUA Dilantik, Semua Jabatan Kini Terisi

Ia menjelaskan, Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang menekankan nilai kasih sayang, empati, tanggung jawab, serta keteladanan dalam proses belajar mengajar.

Saepulloh menilai, pendekatan tersebut relevan dengan tantangan zaman yang semakin kompleks, terutama di tengah derasnya arus teknologi dan informasi.

“Berbicara pendidikan tidak akan pernah selesai. Tidak ada titik, apalagi tanda seru. Yang ada adalah koma, terus berlanjut. Karena pendidikan menyentuh kehidupan, kebijaksanaan, sains, teknologi, dan moral,” katanya.

Ia menambahkan, guru, kepala madrasah, dan pengelola yayasan memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk ekosistem pendidikan yang sehat dan berkelanjutan.

“Kita semua bertanggung jawab mengelola pendidikan agar melahirkan generasi yang berkualitas, cerdas, dan berakhlak,” tegasnya.

Melalui program ini, Pihaknya berharap madrasah mampu menjadi pusat pembentukan karakter bangsa yang adaptif terhadap perubahan zaman, tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman dan kebudayaan.

Baca Juga :  Debut Sempurna Savio! Tottenham Gilas Charlton 5-1, Liverpool Menanti di Anfield

Sementara itu, Kasi Penmad Kemenag Garut, Dr. H. Surya Mulyana, M.Ag, menyampaikan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta sejalan dengan program penguatan moderasi beragama dan pendidikan karakter yang dicanangkan Kementerian Agama.

Menurutnya, madrasah memiliki posisi strategis dalam membangun keseimbangan antara kompetensi akademik dan nilai spiritual.

“Madrasah harus menjadi ruang tumbuh bagi peserta didik, baik secara intelektual, emosional, maupun spiritual,” ujarnya.

Ia juga mendorong seluruh satuan pendidikan madrasah di Garut untuk mengimplementasikan kurikulum tersebut secara konsisten, bukan hanya dalam dokumen, tetapi dalam praktik sehari-hari.

Kemenag Garut juga berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan, evaluasi, dan penguatan kapasitas guru agar Kurikulum Berbasis Cinta dapat berjalan secara berkelanjutan.***

Penulis : Soni Tarsoni

Follow WhatsApp Channel wartagarut.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Kemenag Garut: 14 Kepala KUA Dilantik, Semua Jabatan Kini Terisi
Dr Saepulloh Pamit, Kepala MAN 1 Garut Ungkap Kesan 3 Tahun Kepemimpinan
Dr. Saepulloh Pamit, Ini Harapan untuk Kemenag Garut di Bawah Pimpinan Baru
Kemenag Garut Laksanakan GEBER MAS di 1.892 Masjid, Ini Targetnya
Kemenag Garut Dukung Penuh Seleksi Pimpinan BAZNAS, Ini Kompetensi yang Dicari
Seleksi Pimpinan BAZNAS Garut 2026 Dibuka, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi  
Garut Raih Juara Umum II Pentas PAI Jawa Barat, Dua Gelar MTQ Jadi Penentu
APBD Garut 2027 Tembus Rp4,76 Triliun, Ini Prioritas Anggarannya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:26 WIB

Kepala Kemenag Garut: 14 Kepala KUA Dilantik, Semua Jabatan Kini Terisi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:06 WIB

Dr Saepulloh Pamit, Kepala MAN 1 Garut Ungkap Kesan 3 Tahun Kepemimpinan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:45 WIB

Dr. Saepulloh Pamit, Ini Harapan untuk Kemenag Garut di Bawah Pimpinan Baru

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Kemenag Garut Laksanakan GEBER MAS di 1.892 Masjid, Ini Targetnya

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:50 WIB

Kemenag Garut Dukung Penuh Seleksi Pimpinan BAZNAS, Ini Kompetensi yang Dicari

Berita Terbaru